Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent Rina Susilowati; Aska Muta Yuliani; Indriwati Indriwati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v11i2.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi matematika siswa bedasarkan gaya kognitif field independent. Penentuan siswa pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah siswa pada penelitian yaitu 3 (tiga) orang siswa kelas VII yang melakukan miskonsepsi matematika rendah, sedang dan tinggi yang memiliki gaya kognitif field independent. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika rendah memiliki kemampuan matematika tinggi. Siswa mampu menyatakan ulang konsep, mampu merumuskan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mampu menentukan rumus untuk menjawab soal dan mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika sedang memiliki kemampuan matematika sedang. Siswa tidak mampu menyatakan ulang konsep dikarenakan tidak paham konsep bangun datar persegi dan belah ketupat. Siswa juga tidak mampu merumuskan konsep dalam bentuk representasi gambar. Namun, Siswa mampu menentukan rumus untuk menjawab soal, tetapi tidak mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika tinggi tidak mampu menjawab semua indikator dengan benar. Siswa ini termasuk kategori siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Gaya Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Romi Iwan Suyandi; Aska Muta Yuliani; Wiwin Putriawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i4.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dengan jenis penelitian kualitatif. Penentuan Subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah subjek dalam penelitian yaitu 6 (enam) orang siswa dengan masing-masing setiap gaya belajar terdiri dari satu kemampuan komunikasi matematis tinggi dan rendah. Teknik analisis data dilakukan secara interaktif dengan teknik data reduction, data display, dan calculasion drawing/verification. Adapun instrument yang digunakan yaitu angket gaya belajar, tes kemampuan matematis tertulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan gaya belajar visual tinggi memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi; (2) siswa dengan gaya belajar visual rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi; (3) siswa dengan gaya belajar auditorial tinggi memiliki kemampuan komunikasi matematis rendah; (4) siswa dengan gaya belajar auditorial rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis rendah; (5) siswa dengan gaya belajar kinestetik tinggi memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi; (6) siswa dengan gaya belajar kinestetik rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi.
RELAWAN NUMERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA DI LUAR PROGRAM SEKOLAH Muhammad Irham; Aska Muta Yuliani; Ayu Rohmawati; Eka Susanti
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa kelas 1 sampai 6 SDN Jorok untuk belajar matematika di luar sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kesukarelawanan bagi nahasiswa calon guru di Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan beberapa hal positif, diantaranya pada tahap perencanaan diperoleh respon yang baik dari pemerintah desa dan juga masyarakat Desa Jorok. Hal ini ditunjukkan dengan diberikannya salah satu halaman rumah warga sebagai tempat berkegiatan secara rutin. Adapun pada tahap pelaksanaan, kegiatan relawan numerasi memberikan dampak positif terhadap pengalaman belajar matematika siswa, di mana siswa sudah mampu menguasai beberapa teknik mulai dari jarimatika sampai trik-trik menyelesaikan soal ujian matematika. Pada tahap evaluasi diperoleh kesimpulan bahwa kegiatan relawan numerasi perlu dilanjutkan karena berdampak positif bagi siswa peserta dalam kegiatan belajar di luar sekolah dan juga mampu menumbuhkan semangat kesukarelawan bagi mahasiswa sebagai calon guru.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN AWAL SISWA Wulan Riski Rahmadhani; Rizky Fadillah; Aska Muta Yuliani
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/2dmbzr06

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat penilaian diagnostik yang menggunakan model pengembangan 4D (Thiagarajan), yang meliputi tahapan definisi, desain, dan pengembangan, untuk menentukan pengetahuan awal siswa SMP. Tes, observasi, wawancara, dan analisis dokumen digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Ini kemudian diperiksa menggunakan kriteria seperti daya pembeda, validitas, reliabilitas, dan tingkat kesulitan. 52 pertanyaan esai yang mencakup materi prasyarat (garis dan sudut), materi inti (segitiga dan segi empat), dan materi lanjutan (translasi dan keserupaan) membentuk alat akhir. Dua ahli dan lima praktisi memvalidasi pertanyaan, menghasilkan total 25 pertanyaan valid dengan hasil validasi rata-rata 78% (kategori valid). Hasilnya, ditentukan bahwa alat penilaian diagnostik ini sesuai untuk menentukan pemahaman dasar siswa dan membantu perencanaan pelajaran yang berdiferensiasi.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN KEARIFAN LOKAL SUMBAWA Erlita Qintan Oktarina; Aska Muta Yuliani
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/43qx4x21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika yang dapat meningkatkan kemampuan siswa sekaligus membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila (P3) melalui pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Four-D (4D) sampai tahap uji validitas yang dilaksanakan di SMPN 4 Satap Lenangguar dengan subjek siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumen, angket, dan tes. Wawancara, dokumen, dan tes digunakan untuk memperoleh data awal berupa kurikulum, karakteristik siswa, dan kemampuan awal siswa. Sedangkan angket digunakan untuk menilai tingkat kevalidan produk oleh tiga validator. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil tahap definisi menunjukkan guru jarang memfasilitasi pembelajaran yang menekan pembentukan P3, khususnya karakter yang perlu diperkuat di sekolah. Hal ini disebabkan terbatasnya referensi dalam merancang aktivitas pembelajaran, sementara materi statistika dianggap sulit karena menuntut kemampuan membaca, memahami, dan menganalisis data. Pada tahap perancangan, dihasilkan rancangan modul berbasis P3 dan kearifan lokal Sumbawa yang memuat: cover, kata pengantar, daftar isi, deskripsi awal, petunjuk penggunaan, garis besar isi, tujuan pembelajaran, uraian materi, aktivitas, tes formatif, rangkuman, daftar istilah, daftar pustaka, kunci jawaban, serta instrumen penilaian. Pada tahap pengembangan, hasil validasi menunjukkan rata-rata persentase keseluruhan aspek sebesar 95,54% (sangat valid). Dengan demikian, modul matematika berbasis P3 dan kearifan lokal Sumbawa layak digunakan bagi siswa fase D.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dita Puspita Sari; Aska Muta Yuliani; Rizky Fadillah
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/5j6hye78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian Profil Pelajar Pancasila (P3) pada pembelajaran matematika yang valid untuk siswa fase B dengan menggunakan desain penelitian pengembangan Four-D (4D). Tahap pengembangan meliputi define, design, dan develop hanya sampai pada tahap uji kevalidan produk. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket dan dokument, sedangkan analisis data menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan penilaian ahli berdasarkan skala Likert. Pada tahap define, menunjukkan bahwa guru sudah melakukan peniaian karakter tetapi belum maksimal. Indikator penilaian yang digunakan belum sesuai sepenuhnya dengan elemen dan CP masing-masing dimensi P3. Instrumen yang digunakan guru masih terbatas pada lembar observasi sederhana yang bersifat satu arah. Pemanfaatan instrumen penilaian karakter yang bersifat reflektif dan partisipatif juga masih minim. Tahap design, menghasilkan dua jenis instrumen, yaitu instrumen evaluasi karakter berupa Angket Refleksi Diri, Lembar Refleksi Pembelajaran, dan Survei Karakter, sedangkan instrumen pembiasaan karakter dirancang dalam bentuk Lembar Rencana Belajar, Jurnal Reflektif (Catatan Hebatku) dan Kartu Ayo Berpikir. Semua instrumen disusun secara sistematis agar dapat divalidasi oleh ahli dan praktisi guna mengukur kelayakan isi, kebahasaan, dan penyajiannya. Tahap develop menunjukkan hasil validasi instrumen pembiasaan dengan analisis deskriptif memperoleh rata-rata di atas 90%. Instrumen Refleksi Diri dan Survei Karakter dianalisis dengan CVR dan termasuk kategori valid. Dari 75 pernyataan pada Refleksi Diri, 4 tidak valid karena nilai CVR di bawah 0,622. Sementara itu, Survei Karakter berisi 25 soal dan seluruhnya sangat valid. Dengan demikian, hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen penilaian P3 dalam pembelajaran Matematika sangat valid dan layak digunakan oleh siswa pada fase B.