Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA FKUB DALAM MEMBANGUN SEMANGAT TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA Agustya Prayuda; Indra Prameswara; Untung Suhardi; A.A. Ketut Patera
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 10 No 2 (2019): Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v10i2.293

Abstract

Membahas tentang FKUB sebagai bagian daripada lembaga pemerintah yang bertugas untuk menyelaraskan keserasian dalam hubunganya dengan kehidupan keagamaan. Namun dewasa ini terjadi kasus-kasus intoleransi misalnya hoax, penyebaran berita bohong, dan ketegangan antar sesama umat berawal dari perbedaan pilihan pemimpin yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan dan ketidaknyamanan dalam hal berkehidupan keaagamaan. Adapun yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi DKI Jakarta dalam membangun dan memperkuat semangat toleransi antar umat beragama, keterlibatan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada kegiatan FKUB di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, kemudian pada penelitian ini menggunakan teori komunikasi organisasi dan gaya kepemimpinan. Temuan dari penelitian ini adalah Forum Kerukunan Umat Beragama melakukan kegiatan budaya lintas agama yang bertujuan untuk menanamkan arti nilai kerukunan sejak dini, simakrama dengan tokoh lintas agama melalui dialog konstruktif serta kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat. Langkah Parisada dalam upaya membangun sikap toleransi dengan merangkul generasi muda melalui pembekalan tentang cara berkehidupan yang damai, harmonis, dilingkungan masyarakat yang plural, agar di masa depan generasi muda akan menjadi penerus kepemimpinan Hindu yang paham tentang nilai-nilai kebersamaan dalam sebuah perbedaan.
KEDUDUKAN DAN PERAN BADAN PENYIARAN HINDU DALAM PEMBINAAN KEHIDUPAN KEAGAMAAN DI INDONESIA Untung Suhardi; Lusiana Oktaviani; I Made Biasa; Indra Prameswara
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 11 No 1 (2020): Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v11i1.352

Abstract

Penelitian ini bertema tentang tempat penyiaran dewan Hindu di Indonesia. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif desain untuk garis besar posisi terkait Badan Penyiaran Hindu (BPH). Penelitian ini dilakukan di BPH Pusat, BPH Banten dan BPH DKI Jakarta. Proses mengumpulkan data dalam studi ini melalui: pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Temuannya adalah Kedudukan Badan Penyiaran Hindu dalam keorganisasian umat Hindu saat ini berada dibawah naungan Parisada, jika BPH Pusat berada dibawah Parisada Pusat dan BPH Provinsi berada dibawah Parisada Provinsi. Secara hierarkis BPH berada dibawah Parisada setempat, secara koordinasi BPH Pusat mempunyai hubungan dengan seluruh BPH Daerah. Untuk mencapai tingkat kemantapan sebuah organisasi, perlu dilakukan tahapan-tahapan yang lebih matang. Terutama kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan-tantangan internal maupun eksternal. Pada dasarnya bahwa kemantapan kondisi terbentuk berkat pertukaran yang berlangsung terus menerus, antara pengaliran energi yang masuk kedalam sistem dan pengaliran keluar produk dari sistem ke lingkungan.
Kedudukan Dan Peran Badan Penyiaran Hindu Dalam Pembinaan Kehidupan Keagamaan Di Indonesia Untung Suhardi; Lusiana Oktaviani; I Made Biasa; I Wayan Arif Sugiarta; Indra Prameswara
Dhammavicaya : Jurnal Pengkajian Dhamma Vol. 4 No. 1 (2020): Juli :Jurnal Pengkajian Dhamma
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/dv.v4i1.23

Abstract

This research was that the theme of the place of the Broadcasting Board of Hinduism in Indonesia. This research is qualitative descriptive design to outline the position associated with Hindu Broadcasting Agency (BPH). This research was conducted at the Center BPH, BPH Banten and BPH DKI Jakarta. The process of collecting the data, through several namely: observation, interviews, literature, and documentation. The process of collecting data in this study through several stages: observation, interviews, and documentation. Related to that this research is a field data into the underlying data in the study, the authors in this case finding and determine the sources that are considered helpful in providing information to then be processed through a technique to achieve the validity of the data that is triangulation (observation, interviews, and literature) and photographs or other supporting documents. This study refers to the position of the Broadcasting Agency in the Hindu religious development in Indonesia. How BPH development support for the Hindus through electronic media and the mass media. BPH is expected through broadcasting products more varied and also coaching Hindus can be improved. Thus, knowledge of Hindu teachings can be conveyed and understood by Hindus
UPAYA FKUB DALAM MEMBANGUN SEMANGAT TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA Agustya Prayuda; Indra Prameswara; Untung Suhardi; A.A. Ketut Patera
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 10 No 2 (2019): Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v10i2.293

Abstract

Membahas tentang FKUB sebagai bagian daripada lembaga pemerintah yang bertugas untuk menyelaraskan keserasian dalam hubunganya dengan kehidupan keagamaan. Namun dewasa ini terjadi kasus-kasus intoleransi misalnya hoax, penyebaran berita bohong, dan ketegangan antar sesama umat berawal dari perbedaan pilihan pemimpin yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan dan ketidaknyamanan dalam hal berkehidupan keaagamaan. Adapun yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi DKI Jakarta dalam membangun dan memperkuat semangat toleransi antar umat beragama, keterlibatan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada kegiatan FKUB di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, kemudian pada penelitian ini menggunakan teori komunikasi organisasi dan gaya kepemimpinan. Temuan dari penelitian ini adalah Forum Kerukunan Umat Beragama melakukan kegiatan budaya lintas agama yang bertujuan untuk menanamkan arti nilai kerukunan sejak dini, simakrama dengan tokoh lintas agama melalui dialog konstruktif serta kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat. Langkah Parisada dalam upaya membangun sikap toleransi dengan merangkul generasi muda melalui pembekalan tentang cara berkehidupan yang damai, harmonis, dilingkungan masyarakat yang plural, agar di masa depan generasi muda akan menjadi penerus kepemimpinan Hindu yang paham tentang nilai-nilai kebersamaan dalam sebuah perbedaan.
KEDUDUKAN DAN PERAN BADAN PENYIARAN HINDU DALAM PEMBINAAN KEHIDUPAN KEAGAMAAN DI INDONESIA Untung Suhardi; Lusiana Oktaviani; I Made Biasa; Indra Prameswara
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 11 No 1 (2020): Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v11i1.352

Abstract

Penelitian ini bertema tentang tempat penyiaran dewan Hindu di Indonesia. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif desain untuk garis besar posisi terkait Badan Penyiaran Hindu (BPH). Penelitian ini dilakukan di BPH Pusat, BPH Banten dan BPH DKI Jakarta. Proses mengumpulkan data dalam studi ini melalui: pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Temuannya adalah Kedudukan Badan Penyiaran Hindu dalam keorganisasian umat Hindu saat ini berada dibawah naungan Parisada, jika BPH Pusat berada dibawah Parisada Pusat dan BPH Provinsi berada dibawah Parisada Provinsi. Secara hierarkis BPH berada dibawah Parisada setempat, secara koordinasi BPH Pusat mempunyai hubungan dengan seluruh BPH Daerah. Untuk mencapai tingkat kemantapan sebuah organisasi, perlu dilakukan tahapan-tahapan yang lebih matang. Terutama kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan-tantangan internal maupun eksternal. Pada dasarnya bahwa kemantapan kondisi terbentuk berkat pertukaran yang berlangsung terus menerus, antara pengaliran energi yang masuk kedalam sistem dan pengaliran keluar produk dari sistem ke lingkungan.
Analisis Pendukung dan Penghambat Transformasi Digital dalam Perilaku Organisasi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Tingkat Pusat dan Cabang Bogor Ni Putu Aprilita Widiantari; Untung Suhardi; Indra Prameswara; I Made Jaya Negara Suarsa Putra; I Made Biasa
Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Samsara Institute Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in Hindu student organizations presents new challenges and opportunities, particularly in the context of organizational behavior. This study examines how the Indonesian Hindu Dharma Student Union (KMHDI), both at the Central Leadership (PP) and Bogor Branch Leadership (PC) levels, navigate these dynamics. The research focuses on the supporting and inhibiting factors of digital transformation that influence organizational communication and behavior. This study employed a qualitative method with a case study approach. Data were obtained through in-depth interviews with nine informants, including central and branch administrators, community leaders, and academics. Findings indicate that digital infrastructure support, the commitment of young, tech-savvy administrators, and the flexibility of digital platforms such as Zoom and WhatsApp are contributing factors to the transformation. However, limited digital literacy, resistance to change, lack of access to official central media, and minimal external support are key challenges. The information gap between the central and branch levels also impacts the spirit of cadre development and a sense of belonging to the organization. While digital transformation can increase efficiency, it also changes communication patterns and closeness among members. For organizational sustainability, KMHDI needs to align technology with a culture of camaraderie, strengthen digital literacy, and develop an inclusive, hybrid communication strategy. This research contributes to the development of a communication strategy for Hindu student organizations in navigating the digital era in an adaptive and sustainable manner.