Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Wax Precipitation in Crude Oil by Coutinho Model Based on Conventional Gas Chromatography Data Muh Kurniawan; Adiwar Adiwar; Kamarza Mulia; Chairil Anwar
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 36 No 2 (2013)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.36.2.764

Abstract

Wax precipitation in crude oils can produce problems in oil production and transportation operations. Prediction is the key of avoidance or remediation of the wax problem of flow assurance. Among the wax prediction thermodynamic model, Coutinho model can be run using limited laboratory data, but the result is comparably accurate. The model requires n-paraffin distribution, which commonly determined by high-temperature gas chromatography (HTGC) analysis. However, only few laboratories could perform the HTGC. Lemigas has abundant database of crude oil with conventional gas chromatography data. An extended n-paraffin distribution was calculated based on the conventional GC data by performing extrapolation and normalization to total wax content. The n-paraffin distribution was applied in Coutinho model to predict wax precipitation of a crude oil sample. The WAT obtained from the model deviated only 2°C from DSC data. The result was also valid to DSC data in term of precipitated wax amount along temperature range.
Effects Of Delayed Evaporation In Cellulose Acetate Membrane Preparation To Separate Co2/Ch4 At Low Pressure Adiwar Adiwar
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 32 No 3 (2009)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.32.3.847

Abstract

The effect of delayed evaporation rate on CO2/CH4 selectivity was investigated on cellulose acetate based membrane in composition of cellulose acetate and acetone (CA+ACE), cellulose acetate, acetone and formamide (CA+ACE+F) and cellulose acetate, acetone, formamide and polyethylene glycol 400 (CA+ACE+F+PEG). Delayed evaporation was carried out in acetone saturated air. The study shows that the presence of PEG in membrane composition gives a probability for the membrane to be used and kept in dry state. Evaporation time at standard evaporation rate for membrane composition CA+ACE+F andd CA+ACE+F+PEG to get better selectivity is not less than 60 seconds. SEM shows that macrovoids in membrane prepared by delayed evaporation rate compared to those prepared by standard evaporation are smaller in size but higher in numbers.Effects of 60 seconds of delayed evaporation rate on membrane selectivity and permeability is about the same with the effects of 15 seconds of standard evaporation. It brought abourt, in turn, a thought, that the effects of 8 seconds evaporation in spineret on hollow fibre selectivity and permeability can be increased by increasing evaporation rate.
Crude Oil Grading sebagai Second Reference dalam Penetapan Harga Minyak Bumi Indonesia Adiwar Adiwar; Baity Hotimah; Wage Martono; Muh Kurniawan; Yuflinawati Away
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 44 No 1 (2010)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.44.1.596

Abstract

Suatu grading dilakukan terhadap Indonesian Crude Oil Basket dan minyak bumi Indonesia lainnya dengan menggunakan suatu program Crude Oil Grading ADBHWMMK&YA.Program ini merupakan sebuah home-made program yang menggunakan Excell dan VisualBasic, yang mengurutkan kualitas minyak bumi berdasarkan API, kandungan sulfur, dan yielddistilat serta klasifikasi minyak bumi.Urutan grading terhadap 8 Indonesian Crude Oil Basket, memperlihatkan urutan yangagak sama dengan urutan grading ICP pada Tahun 2000, 2006 dan 2007, dan cukup mendekatiurutan grading ICP pada Tahun 2008 dan 2009 (kecuali untuk minyak bumi SLC). Urutan grading yang dihasilkan program ini terhadap urutan grading kedelapan Indonesian Crude Oil Basket, konsisten baik diurutkan secara tersendiri atau bersama dengan minyak bumi Indonesia lainnya.Dengan demikian, program ini potensial untuk digunakan sebagai second reference dalampenetapan ICP.Aplikasi program ini terhadap blending dua atau lebih minyak bumi dapat memperlihatkankemungkinan adanya efek positif pencampuran terhadap kualitas minyak bumi yang dihasilkan.
Efek Berat Molekul Polietilen Glikol (PEG) pada Membran Selulosa Asetat terhadap Selektifitas Pemisahan Gas CO2/CH4 Anda Lucia; Adiwar Adiwar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 2 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.2.689

Abstract

Pemisahan gas CO2 pada gas alam telah dilakukan dengan distilasi kriogenik dan adsorpsi.Namun belakangan ini, proses pemisahan CO2 menggunakan membran menunjukan cukupberpotensi dikarenakan kesederhanaannya, mudah dikontrol, kompak, murah dan pemakaian energiyang sedikit. Penggunaan membran dengan fasilitas perpindahan lebih menarik perhatian sepertimembran dengan pembawa tetap (fixed carrier) karena mempunyai kelebihan yaitu disampingdaya tahan yang cukup baik, juga dapat ditingkatkannya permeabilitas dan selektifitas membranterhadap pemisahan gas diakibatkan reaksi reversible antara pembawa dalam membran. Penelitianini diarahkan pada pemakaian PEG dengan berbagai berat molekul sebagai pembawa tetap danbertujuan untuk mengetahui pengaruh berat molekul PEG terhadap selektifitas pemisahan. Membrandengan pembawa PEG dapat menghasilkan laju permeasi sebesar 2.55 x 10–6 cm3 (STP) cm-2 s-1cm Hg pada tekanan 20 psi.
Pemilihan Umpan Kilang Berdasarkan Pendekatan Jenis Minyak Bumi dan Perolehan Distilasi Maizar Rahman; Yuflinawati Away; Baity Hotimah; Adiwar Adiwar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 2 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.2.692

Abstract

Lemigas sebagai Litbang lewat program Evaluasi Mutu Minyak Bumi telah menginventarisasijenis dan karakter minyak bumi Indonesia. Data jenis dan karakter minyak bumi Indonesia initelah disajikan dalam Buku Minyak Bumi Indonesia edisi 1 sampai 4 dan Pangkalan Data MinyakBumi Indonesia versi 1 sampai 3. Beberapa program atau pendekatan seperti Crude Oil Blendingdan Crude Oil Grading telah disusun untuk memanfaatkan data jenis dan karakter minyak bumiIndonesia tersebut. Dalam makalah ini dikemukakan suatu cara pemilihan minyak bumi substitusiumpan kilang sebagai pengganti minyak bumi umpan disain kilang. Cara pemilihan ini dilakukanlewat pendekatan jenis minyak bumi dan perolehan distilasi. Pendekatan lewat jenis minyak bumidilakukan untuk mendapatkan sifat produk minyak bumi yang dihasilkan sama atau lebih baikdari sifat produk yang dihasilkan umpan disain kilang. Pendekatan lewat yield distilasi dilakukanuntuk mendapatkan perolehan produk bumi yang dihasilkan sama atau mendekati perolehan produkyang dihasilkan umpan disain kilang. Pemilihan minyak bumi baik dalam bentuk individual ataudalam bentuk blending sebagai pengganti minyak bumi Katapa dari sejumlah minyak bumi, yangdikemukakan dalam makalah ini sebagai contoh kasus menghasilkan dua minyak bumi individualdan satu minyak bumi blending yang dapat dipakai sebagai pengganti minyak bumi Katapa.
Pengaruh Konsentrasi Polimer dan Tinggi GAP Terhadap Membran Serat Berongga Bertekanan Tinggi Untuk Pemisahan GAS CO, DAN CH Adiwar Adiwar; Yuflinawati Away; Arif Rahman Hakim; Priyadi Priyadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 50 No 2 (2016)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.50.2.716

Abstract

Telah dilakukan pembuatan membran serat berongga dengan bahan dasar polimer berupa campuran selulosa asetat dan polietilena glikol. Dikarenakan tidak dapat dibuat nozzle dengan diameter kurang dari 0.2 mm, peningkatan ketahanan tekan dilakukan dengan memvariasikan formamida, spinneret, konsentrasi dan berat molekul polietilen glikol (PEG) dalam larutan polimer. Komposisi formamida 6%, PEG 10% dengan berat molekul 4000 berhasil meningkatkan ketahanan tekan membran serat berongga sampai 400 psi yang dicetak menggunakan spinneret modifikasi iii. Keberadaan formamida yang lebih besar dalam larutan polimer relatif tidak berpengaruh terhadap selektivitas. Diperoleh beberapa komposisi dengan selektivitas yang baik dimana CH, tidak lewat dan CO, lewat dengan permeabilitas sekitar 107 cm (STP).cm.cm2.cmHg'