Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SIFAT KEMANJAAN DAN TIDAK PERCAYA DIRI TERHADAP PERILAKU SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VII DALAM MATA PELAJARAN FISIKA SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA Tri Mawaningsi; Andi Halimah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.65 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5467

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara sifat kemanjaan dan tidak percaya diri terhadap perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa. Adapun pengambilan sampel secara representative dimana peneliti mengambil 25% dari populasi yang ada yaitu 130 peserta didik dari 520 peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa dan peneliti menggunakan teknik Proporsional Random Sampling yaitu pengambilan dengan proporsi tiap kelas sehingga diperoleh 10 orang tiap kelas yang masing-masing akan diambil secara acak. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata 62,94 dengan katagori bahwa sifat kemanjaan peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa termasuk kategori cukup. Tidak percaya diri peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa diperoleh nilai rata-rata 65,28 dan termasuk kategori tinggi. Serta untuk perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa diperoleh nilai rata-rata  85,00 dan termasuk kategori tinggi. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 2204,35 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,07. Dengan demikian, Fhitung>Ftabel hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara sifat kemanjaan dan tidak percaya diri terhadap perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa
Efektivitas Penerapan Pendekatan Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Fathu Ridha; Suharti Suharti; Andi Halimah; Fitriani Nur
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 6, No 2 (2021): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v6i2.8378

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan pembelajaran Realistics Mathematics Education (RME) terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dan untuk mengetahui pembelajaran yang lebih efektif antara pembelajaran RME dengan pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Merupakan penelitian Quasi Experiment yang desain penelitiannya Nonequivalent Control Group Design. Populasinya ialah kelas VII SMPN 3 Sungguminasa, sampel kelas kontrolnya ialah kelas VII.E dan sampel kelas eksperimennya ialah kelas VII.F yang jumlah siswanya masing-masing 32 orang. Teknik analisis datanya berupa analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasilnya mengungkapkan ada perbedaan pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran RME dan bukan, serta pembelajaran RME lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa.
TEORI DAN MODEL DESAIN PEMBELAJARAN: SEBUAH KAJIAN SISTEMTIS DAN IMPLIKASINYA BAGI PRAKTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL Gufrah Risman; Zidny Irfanal Haqq; Ridwan Idris; Andi Halimah
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i3.7226

Abstract

Kajian desain pembelajaran dalam literatur pendidikan Indonesia masih didominasi pendekatan prosedural yang mengabaikan dimensi filosofis dan kontekstual, terutama pada Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menuntut bukan hanya penguasaan kognitif tetapi juga pembentukan akhlak; pendidik PAI cenderung mengadopsi model desain pembelajaran secara seragam tanpa mempertimbangkan kesesuaian asumsi teoretisnya dengan tujuan pendidikan Islam yang holistik-transformatif. Artikel ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut melalui kajian sistematis terhadap lima teori belajar (behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, humanisme, konektivisme) dan empat model desain pembelajaran utama (ADDIE, Dick and Carey, ASSURE, Kemp), sekaligus merumuskan model paling relevan bagi pendidik PAI di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan analisis isi kualitatif terhadap 28 sumber pustaka terseleksi, membandingkan struktur prosedural, orientasi evaluatif, basis epistemologis, dan konteks aplikasi ideal setiap model. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap model memiliki keunggulan dan keterbatasan kontekstual spesifik sehingga tidak ada model yang unggul secara universal; pendekatan eklektik yang mengintegrasikan kerangka prosedural ADDIE dengan prinsip konstruktivisme dan humanisme dinilai paling sesuai untuk PAI, disertai penguatan literasi digital kritis melalui perspektif konektivisme. Kontribusi utama artikel ini adalah kerangka konseptual bagi pendidik PAI dalam memilih dan mengadaptasi model desain pembelajaran secara kontekstual, serta sintesis teoretis yang memperkaya pengembangan kurikulum PAI pada jenjang menengah dan tinggi.
PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS HOTS DAN TAKSONOMI BLOOM Shirny Fathan; Febi Febrianti; Ridwan Idris; Andi Halimah
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumusan tujuan pembelajaran merupakan komponen penting dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Meskipun Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Taksonomi Bloom Revisi telah banyak digunakan dalam pengembangan tujuan pembelajaran, kajian yang mengintegrasikan kedua konsep tersebut secara kontekstual sesuai karakteristik materi PAI dan tuntutan Kurikulum Merdeka masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perumusan tujuan pembelajaran PAI berbasis HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi, mengidentifikasi implementasinya pada berbagai jenjang pendidikan, serta merumuskan prinsip penerapannya dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal bereputasi, dokumen kebijakan Kurikulum Merdeka, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi merupakan kerangka yang efektif dalam perumusan tujuan pembelajaran PAI apabila diterapkan secara kontekstual dengan mempertimbangkan karakteristik materi, perkembangan kognitif peserta didik, serta keterpaduan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini juga menghasilkan sintesis konseptual bahwa penerapan HOTS dalam PAI tidak dapat disamaratakan pada seluruh materi, melainkan perlu disesuaikan dengan karakter materi yang bersifat qath'i, ta'abbudi, maupun ijtihadi. Selain itu, perumusan tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka perlu diselaraskan dengan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan asesmen autentik agar pembelajaran PAI mampu mengembangkan kompetensi peserta didik secara holistik tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.