Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DETERMINAN KUALITAS PELAYANAN PERBANKAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA TABUNGAN BRITAMA (Studi Kasus Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Kanoman Cirebon) Ali Jufri; Risdianto Risdianto
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 11 No 2 (2016): Juli - Desember 2016
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v11i2.1497

Abstract

Globalisasi perdagangan dunia mengakibatkan perubahan yang cepat pada lingkungan bisnis. Oleh karena itu setiap perusahaan yang ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya haruslah dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada dan harus memiliki keunggulan kompetitif. Salah satu cara untuk meningkatkan daya saing adalah dengan peningkatan kualitas pelayanan, karena dengan kualitas pelayanan yang baik maka kepuasan pelanggan akan tercapai. Banyak cara untuk mengukur kualitas pelayanan, dalam penelitian ini menggunakan metode pengukuran baru untuk mengukur kualitas pelayanan bagi industri Perbankan yang disebut Banking Service Quality (BSQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan maupun parsial dari variabel Banking Service Quality (BSQ) [keefektifan dan jaminan (X1), akses (X2), harga (X3), keterwujudan (X4), portofolio dan jasa (X5), kehandalan (X6)] terhadap kepuasan nasabah pada tabungan Britama di BRI Unit Kanoman Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menyebar kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 2190 nasabah dan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Accidental Sampling dengan pengambilan sampel sebanyak 96 nasabah. Hasil dari penelitian ini adalah variabel keefektifan dan jaminan (X1), keterwujudan (X4) yang paling tinggi memiliki pengaruh positif dan signifikan disusul oleh variabel akses (X2), harga (X3), portofolio jasa (X5), dan yang paling rendah dalam mempengaruhi kepuasan nasabah adalah variabel kehandalan (X6). Kata Kunci : Keefektifan dan Jaminan, Akses, Harga, Keterwujudan, Portofolio Jasa, Kehandalan, dan Kepuasan Nasabah
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PROFESIONALITAS PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN JAMAAH UMROH DAN HAJI DI PT. RAUDHATUL MUTAALLIMIN INDRAMAYU Ahmad Munsit Abdulillah; Risdianto Risdianto
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 11 No 2 (2016): Juli - Desember 2016
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v11i2.1506

Abstract

Penelitian ini mendiskripsikan dan menginterprestasikan Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Profesionalitas Pegawai Terhadap Kepuasan Jamaah Umroh dan Haji Pada PT. Raudhatul Mutaallimin Indramayu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey, karena populasi lebih dari 100 (seratus) orang pegawai, yaitu 171 (seratus tujuh puluh satu), maka penelitiannya merupakan penelitian sampel, yang menjadi obyek penelitian ini sejumlah 51 (lima puluh satu) orang pegawai. Terdapat tiga kesimpulan yang dapat diambil : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara Kualitas Pelayanan Umroh dan Haji terhadap Kepuasan Jamaah. Keberartian pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Jamaah dapat dilihat dari hasil uji t yaitu t hitung sebesar 4,982 > 1,677 maka Ho ditolak, Ha diterima, sedangkan indek determinasi yang disesuaikan sebesar 58,9 % sisanya 41,1 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara Profesionalitas Pegawai terhadap Kepuasan Jamaah Umroh dan Haji. Keberartian pengaruh Profesionalitas Pegawai terhadap Kepuasan Jamaah dibuktikan dengan uji t yaitu yang dihitung sebesar sebesar 6,884 > 1,677 maka Ho ditolak, Ha diterima, sedangkan indek determinasi yang disesuaikan sebesar 49,2 % sisanya 51,8 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif secara bersama?sama antara Kualitas Pelayanan Umroh dan Haji dan Profesionalitas Pegawai terhadap Kepuasan Jamaah, hal ini dapat dibuktikan dengan uji F yaitu nilai F hitung sebesar 47,624 > 3,18 dan nilai indeks determinasi yang disesuaikan 66,5 % sisanya 33,5 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, ProfesionalitasPegawai dan Kepuasan Jamaah
Manfaat Jamu Empon-Empon Untuk Peningkatan Imunitas Tubuh Pada Masa Pandemi Covid-19 Indah Nursuprianah; Yandi Heryandi; Risdianto Risdianto
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v4i1.10846

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencari alternatif pengobatan dan pencegahan terhadap COVID-19 dengan cara peningkatan imunitas tubuh melalui jamu empon-empon, mengetahui banyaknya manfaat dari bahan rimpang yang digunakan dalam membuat jamu, lamanya proses penyembuhan dan pemulihan OTP COVID-19 setelah meminum jamu. Hasilnya diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk peningkatan imunitas tubuh pada masa Pandemi COVID-19. Kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen pada 30 OTG yang mengukur bagaimana manfaat jamu empon-empon dapat meningkatkan imunitas tubuh, dan berapa lama waktu yang diperlukan tubuh untuk dapat sembuh dan recovery setelah meminum jamu. Dari gejala yang dialami oleh 12 responden, yang terbanyak adalah gejala lemas, yaitu 8 dari 12 responden, kemudian pusing dan sakit sendi. Perbaikan yang dialami 12 responden rata-rata terjadi di hari ke-5 setelah meminum jamu, perbaikan kualitas tidur, radang, gusi berdarah, dll. Jamu empon-empon juga dapat membantu menyembuhkan sakit pencernaan dengan penambahan temulawak pada komposisi jamunya, serta kencur untuk sakit pernafasan. Hal ini terbukti adanya testimoni dari masyarakat yang mengkonsumsi jamu mengalami perbaikan fungsi tubuh, selain untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Model Rehabilitasi Schizoprenia Untuk Peningkatan Quality Of Life ODS Nursuprianah, Indah; Munawaroh, Mumun; Risdianto, Risdianto; Awanis, Nuraida Absharina
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v6i2.18709

Abstract

Schizophrenia is a mental disorder that impacts cognitive functions, leading to disruptions in thinking, perception, emotion, movement, and behavior. According to the World Health Organization (WHO) data from 2013, schizophrenia is a severe mental illness that affects approximately 7‰ of the adult population, particularly within the age group of 13 to 35 years. Given the discrepancies between societal expectations and the actual handling of individuals with schizophrenia (ODS) in practice, this study aims to develop a model of schizophrenia rehabilitation to enhance the quality of life for ODS. This research employs a mixed-methods approach, incorporating the Wilcoxon test and modeling techniques. The Wilcoxon test, with a significance level of ɑ = 0.05, revealed a notable improvement in the quality of life of ODS before and after undergoing rehabilitation at the institution. The schizophrenia rehabilitation model consists of four stages: relaxation, care, rehabilitation, and day care. The final findings of this study demonstrate that the quality of life for ODS significantly improved after undergoing rehabilitation at the Gramesia Kedawung Institution in Cirebon Regency.
Bibliometrics for Halal Transportation and Occupational Health and Safety Risdianto Risdianto; Wiwi Hartati; Indah Nursuprianah; Nuraida Absharina Awanis
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i1.370

Abstract

This study analyzes literature on halal transportation and occupational health and safety (OHS) using a bibliometric approach. A bibliometric analysis was chosen because it systematically maps research trends, identifies key contributors, and highlights thematic linkages, providing a comprehensive overview of the field. Halal transportation integrates Islamic principles into transportation operations, while OHS ensures the health and safety of workers and users. The study retrieves data from Google Scholar, Dimensions, and ScienceDirect using Publish or Perish and VOSviewer to evaluate trends, geographical distribution, and topic linkages. The results indicate that halal transportation research primarily focuses on halal logistics, whereas studies on the operational aspects of non-food goods transportation remain limited. Research on OHS within halal transportation is also scarce, particularly in integrating halal standards with OHS regulations. Malaysia and Indonesia have been the main contributors to this field, with an increasing publication trend since 2010. The main research clusters include "halal logistics," "occupational health and safety," and "sustainability.". This study emphasizes the importance of developing operational standards for halal transportation that incorporate process halalness, worker health and safety, and resource efficiency. It recommends using modern technology, such as IoT, to enhance halal tracking and risk mitigation. By bridging the gap between halal transportation and OHS, this research provides valuable insights for policymakers, industry practitioners, and academics to develop more comprehensive and effective standards. The findings serve as a foundation for future studies on the intersection of transportation operations and OHS.
Occupational Health and Safety Integration in Digital-Based Governance to Support Excellence Campus Risdianto Risdianto; Wiwi Hartati
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.1365

Abstract

Occupational Safety and Health (OHS) is an essential component of effective university governance. This study aims to examine the implementation of OHS, the utilization of digital governance, and the gap between actual conditions and expectations within the academic community. A quantitative survey was conducted using a 28-item Likert-scale questionnaire administered to 38 student respondents at the University of Muhammadiyah Cirebon. Data were analyzed using descriptive statistics, and the gap was calculated as the difference between the mean scores of expected outcomes and actual conditions across variables. The results indicate that OHS implementation and governance are categorized as good (mean = 3.80), while the utilization of digital OHS systems shows the lowest mean score (3.78), and support for a superior campus records the highest mean score (4.03). A gap of 0.25 was identified, particularly in the digitalization aspect of OHS. These findings suggest the need for strengthening the integration of digital OHS systems to improve safety management in higher education, although the results are limited to the context of the studied institution.