Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Medical Scope Journal (MSJ)

Rehabilitasi Medik pada Pasien Coronavirus Disease 2019 Parauba, Mercy C. K.; Gessal, Joudy; Lampah, Christopher
Medical Scope Journal Vol 3, No 1 (2021): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.3.1.2021.33780

Abstract

Abstract: COVID-19 could cause respiratory, physical and psychological dysfunctions. These dysfunctions reduce the patient's functional capacity ultimately. Changes in physical function over a period of hospitalizations and critical illness are more common occurr in patients with more severe or pre-existing disease comorbidities which often lead to mobility disabilities and restrictions in activities of daily life. Physical medicine and medical rehabilitation play an impor-tant role in increasing the functional capacity of COVID-19 patients. This study was aimed to eva-luate the rehabilitation of COVID-19 patients. This was a literature review study using databases of Clinical Key, Web of Science, Pub Med, and Google Schoolar. The keywords used were rehabilitation COVID-19 OR rehabilitation SARS-CoV-2. Based on inclusion and exclusion criteria, eight literatures were selected. The result showed that early rehabilitation should be grant-ed to inpatients with COVID-19. Patients with restricted mobility due to quarantine or lockdown should receive exercise programs to reduce the risk of frailty, sarcopenia, cognitive decline, and depression. Telerehabilitation may represent the first option for individuals at home. In conclusion, proper rehabilitation can reduce the consequences of decreasing functional capacity.Keywords: rehabilitation; COVID-19 patients Abstrak; COVID-19 dapat menyebabkan disfungsi pernapasan, fisik, dan psikologis yang menurunkan kapasitas fungsional pasien. Perubahan fungsi fisik selama periode rawat inap dan penyakit kritis lebih umum dialami oleh pasien dengan penyakit COVID-19 yang lebih parah atau disertai komorbiditas dan dapat berakibat cacat mobilitas dan pembatasan dalam aktivitas kehi-dupan sehari-hari. Kedokteran fisik dan rehabilitasi medik memiliki peran penting dalam mening-katkan kapasitas fungsional pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rehabilitasi medik pada pasien COVID-19. Jenis penelitian ialah literature review menggunakan database Clinical Key, Web of Science, PubMed, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu rehabilitasi COVID-19 OR rehabilitasi SARS-CoV-2. Seleksi data berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi mendapatkan delapan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi dini harus diberikan kepada pasien rawat inap dengan COVID-19. Pasien dengan mobilitas terbatas karena karantina atau lockdown harus menerima latihan program untuk mengurangi risiko kelemahan, sarkopenia, penurunan kognitif, dan depresi. Telerehabilitasi mungkin merupakan pilihan pertama bagi individu di rumah. Simpulan penelitian ini ialah rehabilitasi dini yang tepat dapat mengurangi konsekuensi penurunan kapasitas fungsional.Kata kunci: rehabilitasi; pasien COVID-19
Gambaran Kasus Nyeri Punggung Bawah di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Tahun 2020– 2022 Baka, Reinaldi S. F. N.; Gessal, Joudy; Lampah, Christopher
Medical Scope Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v7i2.59519

Abstract

Abstract: Low back pain (LBP) is a common musculoskeletal complaint that often leads to impairment and disability, with a continuously increasing global incidence. This study aimed to obtain the overview of low back pain cases at the Installation of Medical Rehabilitation of Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital in Manado during the period from 2020-2022. This was a descriptive and retrospective study with a cross-sectional design, using medical record data. The results obtained 379 medical records of patients with LBP. The majority of patients were ≥ 56 years (79.2%), female (63.1%), housewives (31.7%), body mass index above 25 kg/m2 (49.6%), non-smokers (88.4%), mechanical etiology (50.1%), and had radiating pain (50.1%). In conclusion, the majority of patients with low back pain were ≥56 years old, female, housewives, excess body mass index, non-smokers, and had mechanical etiology and radiating pain. Keywords: low back pain; age; gender; occupation; body mass index; smoking; etiology; radiating pain    Abstrak: Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering menyebabkan gangguan dan disabilitas, dengan insiden global yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus NPB pada pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou periode tahun 2020-2022. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif dengan desain potong lintang menggunakan data rekam medis. Hasil penelitian mendapatkan 379 rekam medik pasien dengan NPB (n=379). Mayoritas pasien berusia 56 tahun ke atas (79,2%), didominasi oleh perempuan (63,1%), berlatar belakang sebagai ibu rumah tangga (31,7%), indeks massa tubuh di atas 25 kg/m2 (49,6%), tidak merokok(88,4%), terdapat etiologi mekanik (50,1%), dengan nyeri menjalar (50,1%). Simpulan penelitian ini ialah pasien yang datang dengan nyeri punggung bawah mayoritas berusia 56 tahun ke atas, didominasi perempuan, pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, memiliki indeks massa tubuh berlebih, tidak merokok, etiologi mekanik, dan nyeri menjalar. Kata kunci: nyeri punggung bawah; usia; jenis kelamin; pekerjaan, indeks massa tubuh, merokok, etiologi, nyeri menjalar