Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

IDENTIFIKASI JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA KEROKAN KUKU KAKI PETANI DI DESA RIKIT BUR KECAMATAN BUKIT TUSAM KABUPATEN ACEH TENGGARA Mahyudi Mahyudi; Hestina Hestina
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 1 No 2 (2016): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.816 KB)

Abstract

Tinea unguium adalah kelainan kuku yang disebabkan oleh jamur golongan dermatofita. Dapat dibedakan tiga bentuk klinis Tinea unguium yaitu : Bentuk subungual distalis, Leukonikia trikofita, dan Bentuk subungual proksimalis. Kuli pasir ada yang mengalami kelainan Tinea unguium dimana kurangnya pengetahuan akan faktor penyebab dan personal hygiene (kebersihan diri). Telah Dilakukan Penelitian Jamur Penyebab Tinea Unguium Pada Kerokan Kuku Kaki Petani Di Desa Rikit Bur Kecamatan Bukit Tusam Kabupaten Aceh Tenggara yang diperiksa dengan metode pembiakan atau kultur untuk mengetahui ada tidaknya pertumbuhan jamur dan jamur penyebab Tinea unguium, di antara 10 sampel yang diperiksa sampel 3 dan sampel 4 positif maka dilakukan pemeriksaan menggunakan pemeriksaan secara direct smear menggunakan LPCB. Pada sampel 3 ditemukan jamur golongan dermatofita genus Trichophyton mentagrophytes, dan pada sampel 4 juga ditemukan Trichophyton mentagrophytes pada sampel 4 juga di temukan jamur lain yaitu Aspergillus niger. Pekerja yang selalu kontak dengan air dapat mengalami kelainan pada kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur. Dengan adanya penelitian ini diharapkan tenaga kerja kuli pasir dapat melakukan sikap dan tindakan pencegahan dini terhadap jamur penyebab Tinea unguium
PEMERIKSAAN KISTA PROTOZOA USUS KELAS MASTIGPHORA PADA TINJA ANAK USIA 6-7 TAHUN SD N. 10 PANTANSILE KECAMATAN KUTEPANANG KABUPATEN ACEH TENGAH Debie Rizqoh; Hestina Hestina
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 3 No 1 (2018): JURNAL ANALISIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.259 KB)

Abstract

Protozoa kelas Mastigophora spesies Giardia lamblia dapat menyebabkan radang usus. Parasit ini dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi bentuk kista dalam tinja, dan ditularkan melelui makanan yang dihingapi Musca domestika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada ditemukan parasit Protozoa kelas Mastigophora spesies Giardia lamblia dalam bentuk kista pada tinja anak usia 6-7 tahun di Desa Pantansile Kecamatan Kutepanang tahun 2016. Penelitian ini dilakukan pada tangal 29,08-02,09 di laboratorium Kimia Biologi Universitas Sari Mutiara Indonesia. Pemeriksaan mengunakan lugol kista metode direct smear. Populasi dalam penelitiaan ini adalah seluruh tinja anak usia 6-7 tahun di Desa Pantansile Kecamatan Kutepanang Kabupaten Aceh Tengah dengan sampel sebanyak 50orang. Jenis penelitiaan ini bersipat Deskriktif Crossectional. Dari hasil penelitian secara mikroskopis 2 sampel 4% yang terinfeksi kista Giardia lamblia dan 2 sampel (4%) yang terinfeksi parasit lain yaitu telur cacing Ascaris lumbricoides.
PENENTUAN SENYAWA KOMPLEK CO (II), CU (II), FE (II), NI (II), DAN ZN (II) DENGAN ANION KARBOKSILAT MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI INFRA MERAH Maniur Arianto Siahaan; Hestina Hestina
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 3 No 2 (2018): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92 KB)

Abstract

Komplek (RCOO)2M (R=CH3, C9H19, C15H31 ; M=Fe, Co, Ni, Cu dan Zn telah dibuat dari RCOONa dengan MCI2 atau MSO4. Kelima belas komples tersebut dikarakterisasi dengan spektroskopi FT-IR. Pada kompleks etanoat diperoleh vco mulai dari 1789-1709 cm-1, Va COO- dari 1585-1558 cm-1 dan Vs COO- 1468-1407 cm-1, kompleks dekanoat juga telah diperoleh pita serapan VCO mulai dari 1732-171 cm-1, Va COO- dari 1594-1538 cm-1 dan Vs COO- 1467-1413. Ion dekanoat dan ion heksadekanoat keduanya terkoodinasi secara monodentat hanya pada tiga logam yaitu Fe(II), Ni(II) dan Cu(II), sedangkan terhadap logam Co(II) dan Zn(II), ion – ion dekanoat dan heksadekanoat terkoordinasi secara bidentat
PEMERIKSAAN KOLESTROL PADA PENDERITA DIABETES MELITUS USIA 30-50 TAHUN DI RSUD GAYO LUES ACEH Dicky Y. W; Hestina Hestina
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 4 No 1 (2019): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.585 KB)

Abstract

Kolestrol merupakan komponen lemak yang terdapat pada pembuluh darah semua binatang dan juga manusia. Kolestrol sebenarnya berguna sebagai sumber energi, membentuk dinding sel-sel dalam tubuh dan sebagai bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Diabetes melitus adalah suatu sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik secra absolute maupun relative. Metabolism terganggu karena protein yang dipecah dalam proses glukogenesis berlebihan. Kolestrol dapat meningkat pada penderita Diabetes Melitus akibat adanya penumpukan komponen lemak atau sisa makanan yang berlebihan yang melewati ambang normal kolestrol yaitu lebih dari 200 mg/dl. Peneliti lakukan berjudul Pemeriksaan Kolestrol Pada Penderita Diabetes Melitus Usia 30-50 Di RSUD Gayo Lues Aceh bertujuan untuk mengetahui Kadar Kolestrol Pada Penderita Diabtes Melitu. Desain penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan mengunakan metode Colorimetri di RSUD Gayo Lues Aceh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 20 sampel pasien yang menderita Diabetes Melitus yang melakukan pemeriksaan kadar Kolestrol mengalami peningkatan 50% (6 orang perempuan dan 4 orang laki-laki ) dan 50% normal (4 orang perempuan dan 6 orang laki-laki). Ditinjau dari hasil penelitian kadar kolestrol, maka pada penderita diabetes melitus disarankan tetap mengontrol kadar kolestrolnya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menghindar berbagai penyakit lainnya dan menjaga pola kesehatan seperti menjaga pola makan dan olahraga teratur.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Online untuk Meningkatkan Pembelajaran Mandiri Di Masa New Normal F Ari Anggraini Sebayang; Ordekoria Saragih; Hestina Hestina
Pelita Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Pelita Masyarakat, September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v2i1.4222

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah terjadi beberapa bulan terakhir berdampak terhadap pembelajaran siswa yang awalnya diselenggaran secara luring menjadi daring. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai pengelelola situs belajar daring agar memberikan akses gratis kepada siswa. Akan tetapi kompensasi akses pada sumber-sumber belajar online ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal . Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mensosialisasikan pemanfaatan media pembelajaran online untuk meningkatkan pembelajaran mandiri di masa new normal. Pengabdian ini dilakukan kepada anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Talenta Delpita Medan. Adapun metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu 1) persiapan; 2) kegiatan sosialisasi; dan 3) evaluasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi, pengabdian kepada masyarakt ini mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada anak. Pemanfaatan media belajar online juga meningkatkan antusiasme dan motivasi belajar anak. Selain itu, motivasi anak untuk belajar secara mandiri juga meningkat dengan memanfaatkan sumber-sumber belajar yang tersedia di internet.
Workshop Software Bidang Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0 di SMK Negeri 1 Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang Burhanuddin Damanik; Riah Ukur Ginting; Dini Maria Hutagalung; Hestina Hestina Hestina; Maniur Arianto Siahaan
Pelita Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Pelita Masyarakat, September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v2i1.3927

Abstract

Along the industry revolution 4.0 progress, there are many applications created to help people to do their jobs. Suc as registration online application to continue their study in university, applying jobs, and employment registration. The most popular files format today that people commonly use are *.jpeg and 8.pdf. Because many registration or administration filing digital management use these kind of soft files. Therefore, System Information Program of Sari Mutiara Indonesia University went to schools to do community service to teach students to do Workshop in SMK Negeri 1 Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang. The workshop materials are : Nitro Software Installation, Tutorial and Practical with Ntrio 10 and Microsoft Picture Manager. The goals of the Community Service is to train the students to know how to convert any Office Applications documents format into *.pdf format, manipulate or change the size of an image or picture and how to put it in one documents. 
PEMANFAATAN LIMBAH KALENG MINUMAN YANG MENGANDUNG ALUMINIUM (Al) MENJADI TAWAS BERNILAI EKONOMIS Erdiana Gultom; Hestina .
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2019): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.672 KB)

Abstract

Peningkatan limbah setiap tahunnya sangat berpengaruh pada kelestarian lingkungan hidup. Untuk itu sangat dibutuhkan penanganan yang serius untuk masalah ini. Adapun usaha yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah tersebut menjadi material yang bernilai ekonomis. Dalam hal ini dilakukan penelitian pemanfaatan limbah kaleng minuman sebagai bahan baku pembuatan tawas. Dalam penelitian sebelumnya diperoleh kadar aluminium dalam limbah kaleng minuman terdapat mencapai 83,98% Setelah dilakukan penelitian diperoleh bahwa kadar aluminium dalam tawas yang dibuat dari limbah kaleng minuman mengandung 4,57% lebih baik daripada tawas komersial yang hanya 0,37%. Abstract : Increased waste each year is very influential on environmental sustainability. For this reason, serious treatment is needed for this problem. The business that can be done is to utilize the waste into economically valuable material. In this case, a research was carried out on the utilization of beverage cans as raw material for alum production. In previous studies, aluminum content in beverage cans was found to reach 83.98%. After the study, it was found that aluminum content in alums made from beverage cans contained 4.57% better than commercial alums which were only 0.37%. Keywords : Alum, Aluminum, Canned Beverage Waste.
ISOLASI DAN ANALISIS KOMPONEN MINYAK ATSIRI SEREH WANGI (Cymbopogon Nardus L.rendle) MELALUI EXTRAKSI SOXHLETASI MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAPHY MASS SPECTROMETRY Erdiana Gultom; Hestina .; Salomo Sijabat
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.062 KB)

Abstract

Sereh wangi (Cymbopon nardus L. Rendle) is a plant that is spread throughout Indonesia.. Apart from being used as spices or cooking spices, this plant can be processed into more valuable by isolating the essential oils found in this plant. Isolation of essential oil from citronella plants (Cymbopon nardus L. Rendle) by soxhletation extraction method was successful. From 1000 grams of fresh fragrant lemongrass, dried, then reduced and blended to 100-120 mesh size. Of these samples used as much as 100 grams to be extracted. With the extraction process for 90 minutes using hexane as a solvent, the essential oil yield was 1.8 ml. The extracted essential oil was analyzed by Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS). From the results of GC analysis, 25 peaks were obtained in the form of chromatogram, while the spectra produced by the MS data analyzed were 10 peaks. Three of the ten highest percentages of compounds from the GC-MS data are citronellal (36.94%), octadienal (8.88%) and geranil acetate (5.75%).
ANALISIS LOGAM TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA KOPI BUBUK TIDAK BERMEREK YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI Erdiana Gultom; Hestina .; Salomo Sijabat
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.906 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas kopi terbanyak di dunia. Tentu hal ini, sangat membanggakan mengingat Indonesia merupakan negara agraris. Selain itu kopi merupakan bahan minuman yang banyak digemari masyarakat. Namun, dalam mengkonsumsi kopi kita perlu waspada akan komposisi kopi yang akan kita konsumsi. Dalam kopi bisa kita temukan logam-logam berbahaya seperti timbal seng, tembaga, merkuri,besi, kadmium, kobalt, timbal, nikel yang terlarut dalam air. LOgam-logam ini kemungkinan berasal dari pemakaian pestisida serta pemupukan yang berlebihan dan dapat juga berasal dari tanah tempat tumbuhnya kopi tersebut. Jika kopi sudah tercemar akan membahayakan kesehatan. Penelitian ini bersifat deskripsi dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) yang bertujuan untuk menganalisa logam timbal (Pb) dan tembaga (Cu) pada kopi bubuk tidak bermerek yang dijual di beberapa pasar tradisional di Medan. Dari data yang diperoleh diketahui, hasil analisis logam Cu didalam sampel kopi bubuk 1 (KL) menunjukkan kadar logam Cu yang berkisar antara 0,6 mg sampai 0,8 mg dan kadar Pb 0,31 mg/kg sampai 0,42 mg/kg; dan hasil analisis logam Cu didalam sampel kopi bubuk 2 (SS) menunjukkan kadar logam Cu yang berkisar antara 0,7 mg sampai 0,8 mg dan kadar Pb 0,35 mg/kg sampai 0,48 mg/kg; sedangkan hasil analisis logam Cu didalam sampel kopi bubuk 3 (H) menunjukkan kadar logam Cu yang berkisar antara 0,6gram sampai 0,8mg dan kadar Pb o,32mg/kg sampai 0,45 mg/kg . Berdasarkan SNI untuk kopi bubuk, kadar logam Cu maksimal yang diperbolehkan sebesar 30 mg/kg dan Pb sebesar 2 mg/kg. Berdasarkan perolehan data di atas maka dikatakan bahwa ketiga sample kopi bubuk tak bermerek yang dianalisa secara keseluruhan telah memenuhi standar SNI yang telah ditentukan.
KARAKTERISASI POROSITAS NANOKARBON CANGKANG BUAH SAWIT MENGGUNAKAN SCANNING ELEKTRON MICROSCOPE (SEM) Vivi Purwandari; Hestina Hestina; Zuhairiah Nasution; Hotromasari Dabukke; M Mukmin
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2021): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.273 KB)

Abstract

Referring to data from the Directorate General of Plantations of the Ministry of Agriculture throughout 2019, the area of oil palm plantations in Indonesia is estimated at around 14.68 million hectares, with total production reaching 51.8 million tons per year or the largest in the world. In 1 ton of palm oil produces 6.5% shell waste or 65 kg. Nanocarbons with their unique properties are now widely used in various applications such as batteries, supercapacitors, sensors and so on. Utilization of palm fruit shell waste as a nanocarbon material with a micropore structure, large surface area and high pore volume is the goal of this research.