Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBIAYAAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN TALASEMIA PESERTA BPJS DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM TANGERANG 2017 Ahmad Ruyani
Jurnal JKFT Vol 3, No 2 (2018): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v3i2.1281

Abstract

ABSTRAK Secara global tingkat kemiskinan mengalami penurunan namun komitmen untuk mengentaskan masih dalam prioritas pencapaian SDGs. Dampak krisis meluas keseluruh kehidupan termasuk bidang kesehatan oleh karena itu reformasi kebijakan kesehatan memberikan fokus penting pada pembiayaan kesehatan. Talasemia termasuk kelompok delapan besar penyakit katastropik. Penyakit ini membutuhkan biaya yang besar untuk perawatannya. Dalam implementasi JKN pembayaran diatur dengan INA-CBGs.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan selisih biaya Rill dengan INA-CBGs yang di lihat dari faktor pembiayaan pelayanan kesehatan pada pasien Talasimia pada peserta BPJS di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Umum Tangerang 2017. Metode penelitian ini dengan jumlah sampel 110 responden menggunakan desain potong lintang. Hasil penelitian ini selisih biaya pelayanan rawat jalan pasien talasemia pada penelitian ini terdapat di atas rata-rata selisih antara biaya rill dengan biaya yang di cover BPJS untuk selisih rata- rata biaya total perawatan sebanyak 56,4%, selisih rata- rata biaya pengobatan tanpa obat khusus 66,7%, selisih rata - rata biaya pengobatan dengan obat khusus 55,8% dan selisih rata-rata biaya pengobatan dengan transfusi95,9%. Rata - rata  selisih biaya pengobatan pasien talasemia, umur, dan pasien talasemia yang di sertai anemia dengan rata - rata  selisih biaya pelayanan pasien talasemia terdapat hubungan yang signifikan.
Pemeriksaan Asam Urat, Gula Darah dan Tekanan Darah sebagai Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Baduy Lebak - Banten Erma Noor Wahyuningsih; Heny Sasmita; Ucu Wandi Somantri; Mega Nurlela; Ahmad Ruyani; Tri Widya Utami; Intan Permata Sari
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v3i1.2949

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) are major public health problems that develop slowly and are often asymptomatic in the early stages. The Baduy community has limited access to modern health services, resulting in a lack of routine health screening. This community service activity aimed to conduct health screening through uric acid, blood sugar, and blood pressure examinations as an effort for early detection of NCDs in the Baduy community of Kanekes Village, Lebak Regency, Banten. The activity methods included preparation, health examinations, health education, and evaluation. A total of 17 community members participated in the activity. The results showed that 41.2% of participants had elevated uric acid levels, 11.8% had high blood sugar levels, and 47.1% had high blood pressure. This activity increased community awareness of the importance of routine health checks and provided an initial overview of NCD risk factors. Health screening combined with education is expected to contribute to the prevention of NCDs and improvement of community quality of life.