Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Siklus Menstruasi Dengan Aktifitas Fisik Remaja Putri Dea Sukmawati; Dian Perwita F; Jaenudin Saputra
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.826

Abstract

Pendahuluan: untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan aktivitas fisik pada remaja putri di MTsN 2 Tangerang. Tujuan: untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan aktivitas fisik remaja putri di MTsN 2 Tangerang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental disigns dengan jenis kuesioner. Teknik Sampel : Teknik yang digunakan yaitu proportionat stratified random sampling. Jumlah sampel: Sampel berjumlah 198 responden. Analisa Data: Analisa data menggunakan wilcoxon. Hasil Penelitian: Artinya ada hubungan yang signifikan antara Siklus Menstruasi Dengan Aktivitas Fisik dengan kekuatan Asymp. Sing. (2-tailed) .000. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifan antara Siklus Menstruasi Dengan Aktivitas Fisik Remaja Putri Di MTsN 2 Tangerang Tahun 2024, dengan arah korelasi semakin ringan hasil aktivitas fisik maka semakin teratur Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MTsN 2 Tangerang Tahun 2024. Saran : Kepada tenaga kesehatan diharapkan untuk lebih memperhatikan kesehatan reproduksi siswa/siswi sekolah, tidak hanya kesehatan difasilitas pelayanan kesehatan saja, tetapi lebih pada tindakan preventif dan promotive..
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kesehatan Jiwa Remaja Awal Liza Nurfaizah; Dian Perwita F; Jaenudin Saputra
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.831

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi sejahtera secara fisik, sosial dan mental yang lengkap dan tidak hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan. Kesehatan jiwa pada perkembanan remaja merupakan salah satu pokok penting, juga dengan adanya dukungan sosial sekitar juga mampu membantu perkembangan remaja. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, terdapat lebih dari 19 juta penduduk Indonesia usia kurang dari 15 tahun memiliki gangguan mental emosional. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kesehatan jiwa remaja awal pada siswa/i kelas VII di MTsN 02 Tangerang. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental dengan deskriptif korelasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling sebanyak 190 sampel. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square terdapat p-value 0,000 < 0,05, maka Ha diterima yang artinya adanya hubungan dukungan sosial keluarga dengan kesehatan jiwa remaja awal. Kesimpulan: Dukungan keluarga merupakan bentuk hubungan interpersonal yang meliputi sikap, tindakan dan penerimaan terhadap remaja, sehingga remaja merasa ada yang memperhatikan. Perlu adanya dukungan sosial keluarga yang tinggi untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan jiwa pada remaja dalam menghadapi masa transisi.