Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILOSOFI JAWA DALAM SENI KETHEK OGLENG DESA TOKAWI, KECAMATAN NAWANGAN, KABUPATEN PACITAN Agoes Hendriyanto; Arif Mustofa; Bakti Sutopo
Sirok Bastra Vol 6, No 1 (2018): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.584 KB) | DOI: 10.37671/sb.v6i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai filosofis yang terkandung dalam seni Kethek Ogleng Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Seni Kethek Ogleng merupakan satu-satunya seni yang dimiliki oleh masyarakat Desa Tokawi. Keberadaan seni tersebut sekarang dikenal di beberapa kalangan dan telah dikelola secara baik oleh Sukisno dengan mendirikan Paguyuban Condro Wanoro sebagai wadah untuk melestarikan sekaligus memasyarakatkan seni yang dikreasi oleh Sutiman. Seni Kethek Ogleng berbasis nilai yang ada di sekitar masyarakat sehingga filosofi yang dimaksud adalah filosofi masyarakat Jawa. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Adapun analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan seni Kethek Ogleng mengandung filsafat yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat Jawa. Hal filosofis tersebut menyangkut manusia sebagai individu maupun mahluk sosial. Secara individu, segi filosofis mengajarkan hakikat manusia, tata cara manusia berkegiatan dalam kehidupan, dan mengajarkan hidup hemat sebagaimana prinsip orang Jawa. Adapun dimensi sosial menekankan pentingnya relasi antarmanusia dilaksanakan secara baik dan damai serta menghindarkan diri dari ketegangan dan konflik agar terjalin hubungan yang hormonis sebagaimana manusia dititahkan sebagai makhluk yang berpikir dan berbudaya serta sebagai salah satu entitas dalam kesemestaan.
INOVASI PERTANIAN BERKELANJUTAN DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA ALAMI BERBASIS BAHAN LOKAL zanuar zacky suharto; Mellina Feby Setyawan; lutfiana dinda parilla; Arif Mustofa
Journal of Social Empowerment Vol. 11 No. 01 (2026): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2026.11.1.2

Abstract

AbstrakTujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat serta mengaplikasikan pestisida alami berbahan lokal, khususnya daun pepaya dan bawang putih, sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teori, dan praktik langsung pembuatan pestisida nabati di Dusun Banyu Anget, Desa Kedungbendo. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil untuk memudahkan pendampingan dan memperoleh pengalaman langsung dalam setiap tahapan pembuatan pestisida. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat pestisida alami serta keterampilan dalam membuat dan mengaplikasikannya di lahan pertanian masing-masing. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan, penggunaan bahan lokal, dan praktik ramah lingkungan, sehingga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pertanian dan kesehatan lingkungan secara umum.