Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Ni Putu Sri Wahyuni; Ni Luh Gede Karang Widiastuti; I Gusti Ngurah Santika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.019 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan rendahnya kemampuan berpikiri kritis siswa kelas V Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang diadopsi dari Kurt Lewin 2011. Secara ringkas, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar dengan jumlah siswa 39 orang siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yaitu test keterampilan berpikir kritis dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dianalisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dan ketuntasan klasikal siswa sebesar 15,39% dari 61,53% pada siklus I kriteria cukup aktif menjadi 76,92% kriteria aktif pada siklus II menjadi 87,17%. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan, bahwa implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD.
PENGUATAN KETAHANMALANGAN (ADVERSITY QUESTION) PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN KELUARGA I Made Astra Winaya; Putu Edy Purnawijaya; Ni Luh Gede Karang Widiastuti
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v2i2.1560

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk peran pendidikan karakter di lingkungan keluarga dalam penguatan ketahan malangan (adversity question) pada anak usia dini. ketahanmalangan (adversity quotient) adalah kegigihan seseorang dalam menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan secara konstruktif dengan merubah tantangan menjadi peluang dengan indikator : (1) adanya masalah yang dapat diatasi, (2) tidak mudah menyerah (3) tahan banting, (4) menyukai tantangan, (5) senang terhadap perubahan (6) memiliki keberanian mengambil risiko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan studi kasus pada siswa PAUD di Desa Selanbawak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, pengisian kuisioner oleh orang tua dan diperkuat juga dengan data wawancara terhadap siswa, orang tua dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkanpendidikan karakter di lingkungan keluarga menunjukan hal yang positif terhadap penguatan ketahan malangan (adversity question) pada anak usia dini. Anak-anak yang memiliki ketahan malangan yang tinngi mampu menyelesaikan masalahnya dengan baik dan tidak mudah menyerah. Selain itu, anak terlihat ceria, kreatif, percaya diri dan berani mengambil keputusan secra cepat yang menunjukan keberanian pengambilan keputusan.Kata kunci: keluarga, anak usia dini, ketahanmalangan
Urgensi Menanamkan Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini Ni Luh Gede Karang Widiastuti; I Putu Edy Purnawijaya
Widya Accarya Vol. 15 No. 1 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.1.1527.20-25

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan upaya penanaman nilai karakter untuk membangun karakter anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penanaman pendidikan karakter sejak usia dini. Pendidikan karakter anak usia dini merupakan masa emas dimana proses tumbuh kembang yang pesat dalam segala aspek hidupan, yaitu aspek kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial emosional, seni, moral, dan agama dan dalam tumbuh kembangnya, mereka membutuhkan dukungan, pendidikan, bimbingan serta keteladanan yang baik dari lingkungannya, mengingat salah satu karakteristik anak adalah masa meniru apa yang dilihat dan didengarnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dari berbagai referensi yang relevan dengan gejala yang diamati yaitu pada subjek pendidikan karakter anak usia dini. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif sehingga dapat mengetahui urgensi menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini sehingga dapat dilakukan upaya yang tepat pada setiap kasus yang diamati. Hasil penelitian ini yaitu pentingnya menanamkan Pendidikan karakter sejak dini untuk mengembangkan pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kebaikan, dan empati.
Pengembangan Media Interaktif Papertika (Papan Perkalian Matematika) Berbasis Jigsaw Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 6 Sumerta Ni Made Widiastini; Ni Luh Gede Karang Widiastuti
Widya Accarya Vol. 15 No. 2 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.2.1558.110-120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis jigsaw untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Sumerta yang layak diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE diadopsi dari Dick and Carry tahun 1996 yang terdiri atas lima tahapan yakni analisis (analyze), Desain (design), Pengembangan (development), Implementasi (implementation), Evaluasi (Evaluation). Subyek penelitian terdiri atas 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi, serta pengguna yang terdiri dari 28 orang siswa dan 3 orang guru. Sedangkan objek penelitian ini meliputi validitas media interaktif PAPERTIKA berbasis jigsaw untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner validasi media dan materi, kuesioner kepraktisan media, dan tes pemahaman konsep matematika. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas media mendapatkan hasil 0,70 dengan kriteria valid, kemudian hasil uji validitas materi mendapat hasil 0,84 dengan kriteria valid, hasil uji kepraktisan dari 3 orang praktisi mendapatkan skor rata-rata yakni 96,25% dengan kriteria sangat praktis, kemudian hasil uji efektivitas dari hasil tes pemahaman konsep matematika mendapatkan nilai rata-rata yaitu 87 dengan kriteria sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah media interaktif PAPERTIKA berbasis jigsaw yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD.
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Treffinger Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD I Gusti Ayu Trisna Puspita Dewi; Ni Luh Gede Karang Widiastuti
Widya Accarya Vol. 16 No. 1 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.1.1656.60-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara kelas siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tipe treffinger berbasis penilaian kinerja dan kelas siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 1 Jagapati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V SD No.1 Jagapati sebanyak 51 orang siswa. Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SD No. 1 Jagapati yang berjumlah 26 orang sebagai kelas eksperimen dan Kelas VB SD No. 1 Jagapati yang berjumlah 25 orang sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPAS dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar, dengan jenis tes obyektif pilihan ganda. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara kelas siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tipe treffinger berbasis penilaian kinerja dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 3,03 > ttabel (α=0,05,50) = 1,675 dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar IPAS antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu = 78 > = 70. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tipe treffinger berbasis penilain kinerja berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD No.1 Jagapati.