Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMBUATAN MAGNET PADUAN FERRO NIKEL PADA KOMPOSISI: Fe 70% dan Ni 30% MELALUI TEKNIK METALURGI SERBUK DAN KARAKTERISASINYA Mulyadi Mulyadi; Djuhana Djuhana; Sunardi Sunardi
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v2i2.3326

Abstract

Pembuatan paduan ferronikel sebagai bahan magnet dibuat dengan menggunakan metode sinteringmetalurgi serbuk dengan variasi waktu milling 15, 30 dan 45 menit serta suhu sintering 1200 dan 1300oC. Metode ini menggunakan 10 gram serbuk paduan Fe dan Ni dengan komposisi Fe 70% berat dan  Ni 70% berat. Serbuk di campurkan kemudian dihancurkan menggunakan High Energy Milling delama 15 menit, 40 menit, dan 45 menit. Selanjutnya di lakukan kalsinasi selama 1 jam dengan suhu 6000C. Kemudian sampel di hancurkan menggunakan mortar dan di cetak menggunakan hydraulic press dengan gaya sebesai 10 ton. Sampel lalu di sintering pada suhu 12000C dan 13000C dan ditahan selama 1 jam menggunakan tungku vacuum. Karakterisasi sampel yang telah disinter meliputi pengukuran densitas, porositas, sifat magnet menggunakan VSM, dan analisa struktur kristal dengan XRD. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa paduan Ferinikel tersebut memiliki densitas tertinggi 5,67-5,98 g/cm3 , porositas 1,77 – 4,31 % serta memiliki sifat magnet dengan remanensi = 3,74 – 3,83 emu/g dan koersivitas = 77,20 – 77,30 Oe pada sampel dengan waktu milling 45 menit dan suhu sintering 1200-1300oC. Maka berdasarkan hasil karakterisasi dapat dinyatakan material feronikel tergolong material magnet lunak.
Pengaruh Massa Flywheel terhadap Energi Kinetik, Tegangan Serta Daya Luaran pada Flywheel Energy Storage System Surabidin Surabidin; Djuhana Djuhana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v3i1.7487

Abstract

FEES ( flywheel energy storage system ) mampu menyimpan energi kinetik kedalam sebuah tempat penyimpanan unntuk selanjutnya dilepaskan pada saat penggerak menghentikan putarannya dimana informasi mengenai system penyimpanan menggunakan flywheel masih sangat kurang. Dalam tugas akhir ini membahas tentang pengaruh penambahan massa pada flywheel untuk mengetahui energi kinetik yang dihasilkan, lamanya waktu putar flywheel , daya luaran yang dihasilkan oleh generator , serta melakukan simulasi dengan software ANSYS 18.2 untuk mengetahui faktor keamanan dari flywheel. Hasil dari penelitian ini adalah semakin bertambahnya massa pada flywheel juga semakin meningkatnya energi kinetik yang dihasilkan yaitu sebesar 6.34 KJ, serta berpengaruh juga terhadap lamanya waktu putar flywheelselama 325s dan untuk daya luaran yang dihasilkan generator sebesar 38 W akan sejalan dengan rpm yang di berikan sebesar 1800 rpm serta hasil analisa ansys menunjukan bahwa flywheel yang aman untuk digunakan.
Simulasi Kekuatan Mekanik Sudu Turbin Angin Horizontal Menggunakan Software Simscale Mubni Nazar; Anggito Pringgo Tetuko; Djuhana Djuhana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v4i2.9629

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan koefisien daya yang maksimal. Salah satunya dengan mengunakan kualitas sudu yang baik. Untuk mengoptimalkan fungsi turbin angin penulis menggunakan material sudu pada turbin angin dengan menggunakan Acrylonitrine Butadine Styrene (ABS). Oleh karena itu pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Finite Element Analysis Simulasi yang dipilih adalah dynamic. Penelitian ini adalah pengujian kekuatan sudu turbin angin horizontal dengan variasi kecepatan angin 10 – 20 m/s ditinjau dari von mises stress dan displacement. Dari hasil simulasi kecepatan angin memiiki pengaruh terhadap distribusi stress dan displacement. Material yang digunakan masih berada di bawah batas kekuatan material, semakin besar gaya yang diberikan semakin besar nilai stress dan displacement. Pada hasil simulasi didapatkan nilai stress minimum 5.8 Pa stress maksimum 22.94 Sedangkan dalam pengujian displacement dihasilkan nilai minimum 1.27 m displacement maksimum 4.99 m.
Komposit Magnet Permanen Berbasis NdFeB –Epoxy Resin dan Karakterisasinya Mulyadi Mulyadi; Djuhana Djuhana; Ramlan Ramlan
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v2i1.3223

Abstract

Telah dibuat komposit magnet permanen NdFeB dengan polimer epoksi resin (ER). Serbuk magnet yang digunakan adalah NdFeB tipe MQP-B+. Proses pencampuran dilakukan dengan menggunakan variasi komposisi 98% NdFeB dan 2%ER, 96% NdFeB dan 4% ER, 92% NdFeB dan 8% ER (dalam persen berat). Selanjutnya campuran tersebut dicetak dengan metode compress moulding menggunakan cetakan berdiameter 18 mm. Gaya tekan yang digunakan sebesar 10 tonf. Hasil yang didapatkan dari proses pencetakan merupakan sampel berbentuk pellet yang kemudian dikeringkan di dalam mesin pengering pada suhu 80oC selama 4 jam. Pengujian yang dilakukan meliputi pengukuran bulk density, fluks magnetik dan histerisis loop menggunakan VSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan perekat epoksi resin menurunkan nilai densitas dan sifat magnet. Sampel komposit magnet NdFeB yang memiliki karakteristik yang baik adalah sampel dengan komposisi 2% dan 4% epoksi resin , dimana sampel ini memiliki densitas =5,52 g/cm3 dan 4,47 g/cm3, fluks magnetik = 1064 Gauss dan 1005 Gauss, serta memiliki remanensi 95 emu/g dan 85 emu/g,  nilai koersivitas = 400 Oe dan 3500 Oe.