Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STUDI ANALISIS KINERJA POMPA AIR DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER LISTRIK DARI PANEL SURYA sulanjari; Joko Setiyono
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 10 No 3 (2020): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v10i3.1763

Abstract

In areas of Indonesia that are crossed by the equator, the availability of sunlight is very potential and all day. Therefore in the case of application as a source of electrical energy to drive a water pump with a set of solar cell panels it is very possible. The level or intensity of sunlight illumination from sunrise to sunset is very different. The intensity of sunlight is certainly very influential on the ability of solar cell panels to convert them into electrical energy.Surely it will have an impact on the performance of the solar water pump system. Thus in this study will test the performance and analyze the performance of water pumps driven using electricity from solar cell panels. To achieve this goal measurements of the power generated by solar panels starting from 12:00 WIB to 16:00 WIB for three days (three repetitions) were carried out in the open field programmed in the Mechanical Engineering Study of Pamulang University. Data collection is done by measuring the intensity of sunlight, battery input power, and water discharge.The solar panel used is 100wp capacity, the highest solar panel power produced is 25.3W at 12:00 WIB with an intensity value of 114700 lux, while the lowest power value is 13.83 W at 16:00 WIB with an intensity value of 47301 lux. Charging a battery with a capacity of 12V / 35A from a minimum voltage to full using a 100 wp solar panel takes an average of 4 hours 28 minutes. The use of a battery with a capacity of 12V / 35A from full to minimal voltage conditions to drive an AC water pump takes an average of 1 hour 48 minutes and produces an average water volume of 1855.33 liters. Or the resulting average water discharge is 17.08 liters / minute.
FABRIKASI PADUAN Fe-Al DARI SAMPAH LOGAM HOME-INDUSTRI-LOKAL Sulanjari Sulanjari; Didik Aryanto
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v3i1.5062

Abstract

Paduan Fe-Al merupakan senyawa intermetalik yang menarik untuk dipelajari. Hal tersebut karena dapat diaplikasikan sebagai struktur tahan korosi pada suhu tinggi. Daur ulang skrap Fe dan Al secara langsung untuk menjadi paduan FeAl memiliki keuntungan diantaranya murah dan dapat menggunakan bahan lokal. Pada penelitian ini telah dilakukan fabrikasi paduan Fe-Al dengan menggunakan material daur ulang skrap Fe dan Al. Skrap Fe dan Al dibersihkan dengan standar pembersihan dan dikeringkan dalam vakum oven. Skrap Fe dan Al dicampur dan dimilling dengan komposisi yang berbeda yaitu, 50%Fe50%Al, 75%Fe-25%Al, 87,5%Fe-12,5%Al. Campuran serbuk Fe-Al dikompaksi dalam bentuk pelet dan di sinter pada suhu 500°C selama 1 jam didalam tungku pemanas vakum dengan tekanan vakum 32 mbar. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa puncak difraksi memiliki kesesuaian dengan puncak difraksi unsur murni besi (Fe) dan alumunium (Al). Selain itu, reaksi Fe-Al, Fe-O dan Al-O juga terjadi. Hal itu ditandai dengan munculnya beberapa puncak kecil yang menunjukkan fasa Al13Fe4, Fe3Al, FeAl2, Al2O3 dan Fe2O3. Hasil karakterisasi morfologi menunjukkan bahwa semua sampel paduan Fe-Al masih tersusun oleh unsur Fe (abu-abu terang) dan Al (gelap). Hasil morfologi permukaan sampel paduan Fe-Al menguatkan hasil XRD. Nilai kekerasan berubah dengan perubahan komposisi Fe dan Al. Nilai kekerasan yang diperoleh dalam rentang 52,94 HV – 94,81 HV (pengukuran) dan 56,88 HV – 95,45 HV (perhitungan). Hasil pengukuran dan perhitungan nilai kekerasan menguatkan dari data XRD dan morfologi dari sampel paduan Fe-Al. Paduan Fe-Al yang disintering dengan suhu 500°C belum terbentuk intermetalik Fe-Al.
RANCANG BANGUN ALAT PENENTU CEPAT RAMBAT GELOMBANG BUNYI DI UDARA MENGGUNAKAN TABUNG IMPEDANSI Sulanjari Sulanjari
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.344 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1343

Abstract

Abstrak: Untuk membantu pemahaman materi-materi tentang gelombang khususnya gelombang bunyi yang tidak dapat dilihat dengan mata, maka perlu dirancang sebuah alat yang dapat memvisualisasikan gelombang bunyi sehingga menjadi lebih nyata dan lebih mudah untuk dimengerti. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat dan menentukan cepat rambat bunyi di udara dengan menggunakan tabung impedansi. Kelayakan alat dapat dilihat dengan membandingkan nilai cepat rambat bunyi yang di peroleh dengan teori. Penelitian yang dilakukan menggunakan Audio Frequency Generator (AFG) sebagai sumber bunyi (frekuensi) yang dilewatkan pada tabung impedansi sehingga ditangkap microphone dan terbaca oleh software spectraLAB. Cepat rambat bunyi di udara dapat diperoleh dengan analisis fit linear pada software originPro8. Dengan variasi frekuensi 300Hz-1000Hz diperoleh nilai dari kecepatan rambat bunyi di udara pada suhu ruang adalah (349±13) m/s dengan koefisien korelasi 99,5% dan tingkat akurasi 97,4%. Kata kunci: Frekuensi,  Cepat rambat bunyi, tabung impedansi, SpectraLab, OriginPro8
Analisis Performa Modul Surya Cell Terhadap Penggunaan Reflektor Alumunium Foil Joko Setiyono; Riyan Pramadi; Sulanjari Sulanjari; Fifit Astuti
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.945 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v5i1.14873

Abstract

Modul sel surya merupakan perangkat yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Sinar matahari merupakan sumber energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik baru. Namun dalam pengerjaannya sesuai dengan permintaan penambahan modul solar cell tertentu agar daya keluaran yang dihasilkan dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan reflektor terhadap intensiatas, daya masukan dan daya keluaran modul sel surya yang dihasilkan, serta mengetahui efisiensi dari variasi kemiringan sudut reflektor. Modul solar cell yang digunakan adalah 1 unit dengan kapasitas 50 Wp. Pengujian dilakukan pada pukul 10.00-14.00, dengan menggnakan 2 dan 4 reflektor. Penelitian ini menggunakan reflektor dengan kemiringan 45º, 55, dan 65º dengan tinggi reflektor 250mm pada setiap sisinya. Daya keluaran modul sel surya menggunakan reflektor tertinggi adalah 65.737 Watt dengan sudut kemiringan 65°.
Analisis Perhitungan Variasi Ketinggian Tangki pada Pompa Gravitasi Pembangkit Tenaga Listrik Agung Apriyanto; Joko Setiyono; Sulanjari Sulanjari
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.938 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v3i1.7485

Abstract

Seiring meningkatnya pemakaian listrik dalam kehidupan dibutuhkan berbagai alat alternatif pembangkit tenaga listrik untuk menghemat sumber daya alam tak terbaharui. Pada penelitian ini dilakukan analisis alat Prototype pompa gravitasi pembangkit tenaga listrik, dan alat yang digunakan sederhana, pembangkit tenaga listrik ini dapat di gunakan di area atau daerah yang belum terjaman oleh listrik, di sini kita mengunakan water turbin dengan kapasitas 12 volt, dari beberapa ujicoba hasil yang maksimal dari beberapa variasi ketinggian adalah 1,6 m karena sistem sirkulasi air berjalan dengan lancar antara air keluar dan air masuk ,dan debit yang di hasilkan 0,0023 m3/s dan tegangan yang di hasilkan 8,97 volt, sedangkan daya yang di hasilkan 61,52 watt.
Development of Low-Cost High-Power Sinusoidal Function Generator for Driving a Single Tone Wave into Speaker using Arduino Uno and 2N3055 Adimas Wicaksana; Sulanjari Sulanjari
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3437.273 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v2i2.3268

Abstract

Function generator is one of the most important equipment in electronics testing. However its cost can be quite prohibitive. In this work we will study how to transform a square wave generated by Arduino into a sine wave by using filter/amplifier based on 2N3055, thus enabling low-cost high-power function generator. Said function generator will be shown to  be capable of producing sine wave with frequency between 500Hz-10KHz. With proper tuning it is capable of achieving up to 0.6% accuracy within the desired value.
Pembuatan dan Karakterisasi Mullite Berbasis Abu Vulkanik dan Alumina Eko Arief Setiadi; M. Hasan Abdul Malik Karimullah; Isamatul Lisa; Sulanjari Sulanjari; Perdamean Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.403 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3188

Abstract

Telah berhasil dibuat keramik berbasis mullite dari abu vulkanik dan Al2O3 dengan metode paduan mekanik dan sintering. Preparasi dimulai dengan proses milling abu vulkanik dan Al2O3. Ukuran diameter rata-rata serbuk hasil milling diperoleh nilai 3,54 µm. Serbuk hasil milling kemudian dikompaksi dan disinter dengan variasi suhu 900, 1000 dan 1100 °C. Hasil uji densitas dan porositas menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai densitas akan semakin tinggi sedangkan porositasnya semakin rendah. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa terdapat tiga fasa sampel yaitu mullite sebagai fasa dominan serta hematit dan SiO2 sebagai fasa sekunder. Hasil nilai kekerasan sampel menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai kekerasannya juga semakin tinggi. Nilai optimum sampel diperoleh pada sampel yang disinter pada suhu 1100 °C dengan nilai densitas, porositas dan kekerasan masing-masing sebesar 2,54 g/cm3, 5,21% dan 283,16 HV.
ANALISIS PENGARUH VARIASI SUDUT KEMIRINGAN PANEL TERHADAP DAYA KELUARAN PANEL SURYA Sulanjari Sulanjari; Joko Setiyono; Muhammad Adha Rosyahna; Agustina Dyah Setyowati; Ade Irawan
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Edisi 2 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.526 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1663

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the solar panel angle of a 50 wp solar panel on the output power with a variation of the angle of 200, 300, and 400. Data collection was repeated 3 times using drying time or heating solar cell panels for 6 hours (09.00-15.00 WIB) with intervals 30 minutes. The results of testing the installation of a solar power plant it can be concluded that the largest output power is on day 1 with a slope angle of 400 at 13:00 WIB with a value of 53.07 Watt, and the smallest output power is on day 2 with a slope angle of 300 at 15:00 WIB with a value of 3.03 Watt. And the greatest efficiency value is on day 1 with a slope angle of 200 at 12:30 WIB with a value of 17.52% and for the smallest efficiency value, namely on day 2 with a slope angle of 400 at 14:00 WIB with a value of 2 ,54%.Keywords: Solar panel angel, 50 wp, solar cell, output power,  efficiency.
PERANCANGAN DAN ANALISIS UNJUK KERJA PADA SISTEM SIMULASI TOWER EVAPORASI Nailul 'Atifah; Sulanjari Sulanjari; Ersam Mahendrawan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.497 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v1i1.3425

Abstract

Abstrak –Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem simulasi tower evaporasi air laut sebagai bagian dari sistem pengolahan air laut menjadi air bersih. Pengembangan yang dilakukan adalah dengan mempebesar luas kontak area evaporasi yakni dengan menyemprotkan air laut melalui kontak dengan aliran udara panas. Dalam penelitian ini diadakan pengujian empiris untuk mengetahui pengaruh laju aliran udara panas terhadap unjuk kerja penguapan pada sistem tower evaporasi yang meliputi beberapa parameter yakni peningkatan kelembaban absolut, laju penguapan dan energi panas per satuan massa uap air yang digunakan untuk evaporasi. Variasi kecepatan aliran udara panas yang dikontakkan dengan aliran air dari atas tangki adalah sebesar 4,4 m/s (low speed) dan 6 m/s (high speed). Diperoleh nilai peningkatan kelembaban absolut sebesar 23,36 % pada kondisi low speed dan 39,01% pada kondisi high speed. Tidak terdapat peningkatan laju penguapan yang signifikan pada sistem tower ini jika dibandingkan sistem termal yang menggunakan bak. Laju penguapan berada pada rentang 87,131 mg/s-198,457 mg/s atau setara dengan 1,255 liter/hari – 2,858 liter/hari jika menggunakan pemanasan dengan lorong udara panas pasir pantai yang terkena radiasi matahari. Energi panas per satuan massa uap air yang digunakan untuk evaporasi adalah sebesar 3438 kJ/kg pada kondisi low speed dan 3687 kJ/kg pada kondisi high speed. Energi ini 26,72%-43,37% lebih besar dari pada dengan sistem konvensional dengan dipanaskan sampai mendidih
Komparasi Instalasi PLTS Kapasitas 100 WP Pemasangan Seri Dan Pararel Untuk Pengisian ACCU 12 Volt-65 AH Joko Setiyono; Sulanjari Sulanjari; Edo Candra Sahudin
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.385 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v4i2.30463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari panel surya type monocrystalline 100Wp dengan 2 buah panel, penelitian ini dilakukan selama 6 hari menggunakan dua metode yaitu seri dan paralel dengan sudut kemiringan 25°. Energi yang dihasilkan panel surya tersebut kemudian disimpan dalam baterai (accu) dengan kapasitas 12 volt 65 Ah. Hasil pengujian panel surya monocrystalline yang dilakukan menghasilkan intensitas paling rendah 47,642 W/m² yang diperoleh dari rangkaian paralel di hari ke 3 pada pukul 11.00, dan intensitas cahaya paling rendah di rangkaian seri menghasilkan 50,25 W/m² pada hari kedua pukul 09.00 pada penelitian ini baterai dapat terisi penuh dengan rata-rata rentang waktu pengisian 2 jam. Dari kedua rangkaian yang dilakukan penelitian rangkaian seri yang terbaik dimana pengisian lebih stabil sehingga pengisian batrei bisa terisi maksimal.