Articles
PENGARUH PERBEDAAN DEBIT ALIR BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR MATIC 110 CC BERDASARKAN DATA SENSOR O2
Nur Rohmat;
Sulanjari Sulanjari
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (778.541 KB)
|
DOI: 10.32493/jiptek.v2i2.19390
Abstrak: Dengan sepeda motor dapat membantu aktifitas kegiatan sehari-hari. Adapun jenis dari sepeda motor yang digunakan beragam, ada yang menggunakan jenis karburator dan ada juga yang menggunakan jenis injection. Hingga saat ini masyarakat lebih banyak memilih kendaraan yang digunakan nya berjenis injection karena dianggap lebih efisien dan ramah terhadap lingkungan dikarenakan menggunakan sistem kontrol elektronik. Oleh sebab itu penulis tertarik melakukan sebuah analisa terhadap sistem kontrol elektronik pada sepeda motor yang bertujuan untuk membantu pengguna sepeda motor dalam melakukan sebuah perawatan atau pergantian pada komponen kendaraan. Terutama pada bagian injektor yang digunakan, agar penelitian ini dapat tercapai penulis menggunakan injector kapasitas 64 ml/menit, injektor kapasitas 84 ml/menit, dan injektor kapasitas 140 ml/menit sebagai analisa terhadap sistem kontrol elektronik. Maka dalam karya tulis ini penulis berupaya untuk menganalisa secara detail pengujian terhadap sistem kontrol elektronik dengan menguji injektor secara bergantian. Metode pengujian injektor tentu sangat berpengaruh terhadap sistem kontrol elektronik karena injektor kapasitas 64 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9403 RPM (revolution per minute), injektor kapasitas 84 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9442 RPM (revolution per minute), dan injektor kapasitas 140 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9457 RPM (revolution per minute). Injektor memiliki peran penting dalam sebuah proses pembakaran di dalam ruang bakar.Kata kunci: pengujian, diagnostic tool, injektor
ANALISIS KINERJA PANEL SURYA DALAM PENGISIAN AKI BERKAPASITAS 12 VOLT/55 AMPERE
Joko Setiyono;
Sulanjari Sulanjari
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (846.042 KB)
|
DOI: 10.32493/jiptek.v2i2.19385
Abstrak: Pengaruh intensitas sinar matahari dalam menghasilkan energi untuk pengisian aki menggunakan panel surya. Penelitian ini akan menguji kinerja panel surya dan daya output yang dihasilkan pada pengisian aki kapasitas 12V/55A. Pengujian ini melakukan pengukuran hasil daya dari panel surya mulai jam 09:00 WIB berakhir jam 16:00 WIB dilakukan jangka waktu tiga hari berlokasi di laboratorium Universitas Pamulang prodi Teknik Mesin. Pengambilan data meliputi intensitas cahaya matahari, daya yang dihasilkan dari panel surya dan daya pengisian pada aki. Kapasitas panel surya yang digunakan sebesar 100 wp, hasil daya tertinggi didapat dengan nilai intensitas cahaya matahari 121830 lux pada jam 13:00 WIB, untuk hasil terendah dengan nilai intensitas cahaya matahari 74890 lux pada jam 09:00 WIB. Pada aki kapasitas 12V/55A membutuhkan waktu paling cepat 6 jam 26 menit terjadi pada hari ke tiga dan hari pertama aki terisi penuh dengan waktu 6 jam 31 menit merupakan masa pengisian aki paling lama. Hal tersebut dipengaruhi intensitas matahari yang stabil serta cuaca yang sangat mendukung sehingga mempengaruhi efisiensi waktu dalam hal pengisian.Kata kunci : Intensitas matahari, panel Surya, pengisian aki, daya.
Analisis Performa Modul Surya Cell Terhadap Penggunaan Reflektor Alumunium Foil
Joko Setiyono;
Riyan Pramadi;
Sulanjari Sulanjari;
Fifit Astuti
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/pjte.v5i1.14873
Modul sel surya merupakan perangkat yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Sinar matahari merupakan sumber energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik baru. Namun dalam pengerjaannya sesuai dengan permintaan penambahan modul solar cell tertentu agar daya keluaran yang dihasilkan dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan reflektor terhadap intensiatas, daya masukan dan daya keluaran modul sel surya yang dihasilkan, serta mengetahui efisiensi dari variasi kemiringan sudut reflektor. Modul solar cell yang digunakan adalah 1 unit dengan kapasitas 50 Wp. Pengujian dilakukan pada pukul 10.00-14.00, dengan menggnakan 2 dan 4 reflektor. Penelitian ini menggunakan reflektor dengan kemiringan 45º, 55, dan 65º dengan tinggi reflektor 250mm pada setiap sisinya. Daya keluaran modul sel surya menggunakan reflektor tertinggi adalah 65.737 Watt dengan sudut kemiringan 65°.
Analisis Perhitungan Variasi Ketinggian Tangki pada Pompa Gravitasi Pembangkit Tenaga Listrik
Agung Apriyanto;
Joko Setiyono;
Sulanjari Sulanjari
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/pjte.v3i1.7485
Seiring meningkatnya pemakaian listrik dalam kehidupan dibutuhkan berbagai alat alternatif pembangkit tenaga listrik untuk menghemat sumber daya alam tak terbaharui. Pada penelitian ini dilakukan analisis alat Prototype pompa gravitasi pembangkit tenaga listrik, dan alat yang digunakan sederhana, pembangkit tenaga listrik ini dapat di gunakan di area atau daerah yang belum terjaman oleh listrik, di sini kita mengunakan water turbin dengan kapasitas 12 volt, dari beberapa ujicoba hasil yang maksimal dari beberapa variasi ketinggian adalah 1,6 m karena sistem sirkulasi air berjalan dengan lancar antara air keluar dan air masuk ,dan debit yang di hasilkan 0,0023 m3/s dan tegangan yang di hasilkan 8,97 volt, sedangkan daya yang di hasilkan 61,52 watt.
Development of Low-Cost High-Power Sinusoidal Function Generator for Driving a Single Tone Wave into Speaker using Arduino Uno and 2N3055
Adimas Wicaksana;
Sulanjari Sulanjari
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/pjte.v2i2.3268
Function generator is one of the most important equipment in electronics testing. However its cost can be quite prohibitive. In this work we will study how to transform a square wave generated by Arduino into a sine wave by using filter/amplifier based on 2N3055, thus enabling low-cost high-power function generator. Said function generator will be shown to be capable of producing sine wave with frequency between 500Hz-10KHz. With proper tuning it is capable of achieving up to 0.6% accuracy within the desired value.
Pembuatan dan Karakterisasi Mullite Berbasis Abu Vulkanik dan Alumina
Eko Arief Setiadi;
M. Hasan Abdul Malik Karimullah;
Isamatul Lisa;
Sulanjari Sulanjari;
Perdamean Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3188
Telah berhasil dibuat keramik berbasis mullite dari abu vulkanik dan Al2O3 dengan metode paduan mekanik dan sintering. Preparasi dimulai dengan proses milling abu vulkanik dan Al2O3. Ukuran diameter rata-rata serbuk hasil milling diperoleh nilai 3,54 µm. Serbuk hasil milling kemudian dikompaksi dan disinter dengan variasi suhu 900, 1000 dan 1100 °C. Hasil uji densitas dan porositas menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai densitas akan semakin tinggi sedangkan porositasnya semakin rendah. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa terdapat tiga fasa sampel yaitu mullite sebagai fasa dominan serta hematit dan SiO2 sebagai fasa sekunder. Hasil nilai kekerasan sampel menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai kekerasannya juga semakin tinggi. Nilai optimum sampel diperoleh pada sampel yang disinter pada suhu 1100 °C dengan nilai densitas, porositas dan kekerasan masing-masing sebesar 2,54 g/cm3, 5,21% dan 283,16 HV.
Analysis of Physical and Mechanical Propoerties of Composite Board Made From Bamboo Fiber and Polyester Resin
Silviana Simbolon;
Sulanjari Sulanjari;
Ihat Solihat
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/pjte.v7i1.33160
The study was conducted to determine the characteristics of bamboo fiber reinforced composite materials. Composite samples were made with fiber composition in percent weight, namely 20%, 30%, 40% and as a matrix material using polyester resin. Then the bamboo fiber and matrix are mixed according to the composition and stirred manually until evenly distributed. Furthermore, the mixture of raw materials is poured into a mold and then left for 60 minutes, then the sample is released from the mold and cut into pieces according to the shape of the test specimen. The dried sample is tested which includes density test and compressive strength test. From the test results obtained that The mixing composition has a significant effect on the density and compressive strength of the composites. The density and compressive strength values in the composite with 20% bamboo fiber were 1.55 g/cm3 and 270 kgf/cm2 , while the sample with the composition of 30% bamboo fiber obtained density values of 1.48 g/cm3 and compressive strength of 274 kgf / cm2 . A sample with 40% bamboo fiber has density and compressive strength of 1.24 g/cm3 and 284 kgf/cm2 . The results of the sound absorbance test on bamboo fiber show that the percentage of sound absorption increases linearly as shown in the graph.
Analisa Zat Aktif Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Studi Awal Obat Kanker
Agustina Dyah Setyowati;
Dina Adelina;
Sulanjari Sulanjari;
Ade Irawan;
Herlina Aprilia;
Moch. Adrian Rizki
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6841
Daun kelor (Moringa oleifera), merupakan salah satu tanaman berkhasiat, salah satu manfaatnya sebagai anti inflamasi dan anti kanker karena menganduk senyawa aktif terutama flavonoid dan polifenol yang memiliki aktivitas sebagai anti oksidan. Kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang mengalami mutasi genetik. Perubahan ini dapat disebabkan oleh tiga faktor utama yaitu faktor genetik, faktor gaya hidup dan faktor karsinogenik. Faktor karsinogenik disebabkan oleh stres oksidatif yang timbul akibat radikal bebas dan Reactive oxygen Species (ROS) yang dihasilkan oleh aktivitas metabolisme tubuh maupun paparan polutan dari luar tubuh. Untuk mencegah stres oksidatif, tubuh membutuhkan antioksidan yang adekuat. Daun kelor (Moringa Oleifera) memiliki kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif yang tinggi sehingga berpotensi untuk mencegah terjadinya stress oksidatif dan kanker. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai aktivitas zat antikanker (antioksidan) dalam ekstrak daun kelor dengan variasi pengeringan dan variasi waktu maserasi. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi daun kelor 100 gram hasil pengeringan menggunakan metode maserasi pelarut etanol 96% dengan variasi waktu maserasi 24,48 dan 72 jam. Hasil penelitian yang diperoleh dari satu sample dengan 3 variable waktu yang berbeda yaitu 24 jam diperoleh antioksidan 5,36%, 48 jam sebanyak 7,33% dan 72 jam sebesar 10,39%. Analisa atau uji aktivitas zat antikanker (antioksidan) dilakukan dengan metode HPLC. Hasil analisa menunjukan bahwa pada waktu maserasi 72 jam memiliki aktivitas antioksidan yang relatif lebih besar, karena menurut beberapa penelitian semakin lama waktu yang digunakan dalam pengujian maka semakin efektif zat yang dihasilkan tersebut.
STUDI ANALISIS KINERJA POMPA AIR DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER LISTRIK DARI PANEL SURYA
sulanjari;
Joko Setiyono
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 10 No. 3 (2020): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35814/teknobiz.v10i3.1763
In areas of Indonesia that are crossed by the equator, the availability of sunlight is very potential and all day. Therefore in the case of application as a source of electrical energy to drive a water pump with a set of solar cell panels it is very possible. The level or intensity of sunlight illumination from sunrise to sunset is very different. The intensity of sunlight is certainly very influential on the ability of solar cell panels to convert them into electrical energy.Surely it will have an impact on the performance of the solar water pump system. Thus in this study will test the performance and analyze the performance of water pumps driven using electricity from solar cell panels. To achieve this goal measurements of the power generated by solar panels starting from 12:00 WIB to 16:00 WIB for three days (three repetitions) were carried out in the open field programmed in the Mechanical Engineering Study of Pamulang University. Data collection is done by measuring the intensity of sunlight, battery input power, and water discharge.The solar panel used is 100wp capacity, the highest solar panel power produced is 25.3W at 12:00 WIB with an intensity value of 114700 lux, while the lowest power value is 13.83 W at 16:00 WIB with an intensity value of 47301 lux. Charging a battery with a capacity of 12V / 35A from a minimum voltage to full using a 100 wp solar panel takes an average of 4 hours 28 minutes. The use of a battery with a capacity of 12V / 35A from full to minimal voltage conditions to drive an AC water pump takes an average of 1 hour 48 minutes and produces an average water volume of 1855.33 liters. Or the resulting average water discharge is 17.08 liters / minute.
PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP UNJUK KERJA PADA PROTOTYPE TURBIN ANGIN TIPE SAVONIUS
Joko Setiyono;
Erlang Surya Budi Syahputra;
Sulanjari Sulanjari;
Agustina Dyah Setyowati;
Ade Irawan
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 3 (2026): Vol. 5 No. 3 Juni 2026
Publisher : Ensiklopedia Research and Community Service Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33559/err.v5i3.3851
The utilization of wind energy as a renewable source is continuously being developed to produce more efficient and environmentally friendly electricity. While most current turbines are horizontal-axis models, this research focuses on the design of Savonius-type Vertical Axis Wind Turbines (VAWT). Using models with 2, 3, and 4 blades constructed from 0.8 mm mild steel plates and a swept area of 80 cm × 80 cm. The wind speed used in this study is 4.3 m/s. The research results indicate that the 4-blade turbine produces the highest power output at 53.25 watts, with a turbine rotation speed of 195 rpmKeywords: Wind energy, wind turbine, Savonius vertical axis, electrical energy