Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KREASI DIGITAL DENGAN ADOBE PHOTOSHOP UNTUK PARA SISWA/I SMKI AL- IHSAN MERUYA UTARA Kurnia Gusti Ayu; Dwi Wulandari Sari; Hanna Yunita
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 5, No 1 (2019): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - September
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.747 KB) | DOI: 10.22441/jam.2019.v5.i1.004

Abstract

Dunia digital semakin marak berkembang, khususnya dalam dunia kreasi dan kreatifitas. Adobe Photoshop merupakan software olah digital yang paling popular dan banyak digunakan oleh para desainer komputer. Kelengkapan fasilitasdalam proses editing foto menjadikan software ini menjadi favorit di kalangannya Pengenalan dan penggunaan software Adobe Photoshop kepada para siswa/I SMK Al-Ihsan dalam membuat kreasi manipulasi foto digital yang awalnya biasa menjadi lebih menarik dan memiliki nilai seni dengan cara sederhana. Pemberian studi kasus kepada para peserta dan mengajarkan secara bertahap dengan melihat bagaimana kesempurnaan kreasi foto yang dibuat oleh para peserta menjadi target dan evaluasi dari pengabdian masyarakat ini.
Korelasi Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental melalui Exploratory Data Analysis Rahma, Intan Dwi; Kurnia Gusti Ayu; Buana, Dana Riksa
Techno.Com Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i4.15024

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat memengaruhi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi dan pola penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pengguna usia 18–35 tahun. Metode yang digunakan adalah Exploratory Data Analysis (EDA) terhadap data 281 responden yang diperoleh melalui survei daring, dengan fokus pada durasi penggunaan, jenis platform, konten yang dikonsumsi, respons emosional pasca-penggunaan, pengalaman cyberbullying, serta karakteristik demografis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan media sosial 6–9 jam per hari, namun korelasi antara durasi dan tekanan mental hanya negatif lemah (r = –0,24). Dampak psikologis lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas pengalaman digital, terutama karakteristik platform, jenis konten, dan pengalaman cyberbullying. TikTok memiliki korelasi negatif terbesar (r = –0,25), sedangkan pengguna yang mengalami cyberbullying menunjukkan tekanan mental lebih tinggi. Secara demografis, Millennial dan perempuan menunjukkan tingkat tekanan mental lebih tinggi dibandingkan Gen-Z dan laki-laki. Kesimpulannya, media sosial cenderung memperkuat kondisi psikologis yang telah dimiliki pengguna, sehingga strategi digital well-being perlu difokuskan pada keamanan interaksi dan regulasi emosi daripada pembatasan durasi penggunaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penggunaan media sosial yang lebih sehat dan bijak. Kata kunci: Exploratory Data Analysis; kesehatan mental; media sosial; visualisasi data