Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komunikasi Dan Teknologi Informasi Terhadap Pemahaman Sumber Daya Manusia Dalam Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening: Studi Empiris di SKPD dan Kecamatan Kab Sleman Rosydiana, Feraya; Gunawan, Barbara
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh komunikasi, teknologi informasi, dan komitmen organisasi terhadap pemahaman SDM dalam penerapan SAP berbasis akrual. Penelitiani ini mengambil sampel pada pemerintahan kabupaten Sleman. Dimana di dalam LAKIP Sleman di cantumkan bahwa terdapat hambatan mengenai pemahaman. Penelitin ini menggunakan sample Jenuh di karenakan terbatasnya sample yang ada sehingga seluruh populasi dijadikan sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi dan teknologi informasi memiliki pengaruh terhadapa pemhaman SDM. Begitu pula dengan komitmen organisassi juga terbukti menjadi variable intervening dalam penelitian ini.
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI DAN PEMASARAN DIGITAL UMKM KOPI MELATI Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.547-555

Abstract

The purpose of this service program is that partners can improve product quality, be able to innovate products and also increase product sales. In addition to these goals, it is hoped that Mlati Coffee as a partner of this service can be known more widely so that it can grow Patean Regency. This IT-based routine service activity method is a workshop method in the form of training and mentoring as well as using discussion and counseling methods. The results of the activities: 1) Organized counseling on the use of social media (Facebook and Instagram), 2) Conducted counseling on the use of e-commerce (Shopee and Tokopedia), 3) Installed name signs and banners, and 4) Organized outreach and briefing on product innovation. The limitation in this activity is that service activities only focus on production and marketing. One of the long-term work programs is product innovation for Mlati Kopi MSMEs. It is hoped that the team in the future will be able to provide product innovation from the past so that its implementation can be maximized. After this service, MSME owners are able to manage their potential to improve quality. Therefore, it is expected to pay more attention to the potential for further development.
MENINGKATKAN NILAI PRODUK UMKM DI POLOSIYO SRANDAKAN BANTUL DIY Gunawan, Barbara
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10548

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menyasar UMKM yang terdapat di Dusun Polosiyo Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan UMKM melalui usaha Abon lele. Masyarakat di Dusun Polosiyo saat ini banyak yang melakukan wirausaha, diantaranya adalah budidaya ikan lele. Pasar yang menerima lele ada beberapa macam, tergantung dari ukuran panen. Pasar yang paling banyak menerima adalah ukuran pecel lele atau ukuran super, yaitu 6-8 ekor per kg. Ada pula yang menerima ukuran di bawah itu, yaitu ukuran 9-11 ekor per kg. Biasanya yang menerima adalah warung padang, sunda, atau warteg. Untuk ikan yang dipanen berukuran besar atau 3-5 ekor per kg tidak diminati oleh konsumen, oleh karena itu pengabdi menginisiasi untuk mengolah lele menjadi abon. Tujuan dibuat abon ikan lele adalah untuk menambah nilai jual lele ukuran besar yang tidak diminati konsumen. Permasalahan pada bidang produksi adalah warga belum tahu cara mengolah ikan lele menjadi abon. Permasalahan dari segi pemasaran adalah tentang merk, kemasan, mekanisme pemasaran, dan pangsa pasar. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah: 1) Pengadaan, pelatihan, pembuatan produk abon lele. 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi. 3) Pelatihan dan pendampingan pemasaran produk secara online. 4) Pelatihan dan pendampingan pembuatan media sosial. Kegiatan yang terselenggara adalah berupa: 1) Mengadakan pelatihan pembuatan abon lele, 2) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kemasan dan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi; 3) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran produk secara online; dan 4) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan sosial media. Selain kegiatan tersebut terselenggara juga kegiatan pengelolaan sampah.
PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN UMKM NATA DE COCO UNTUK MENINGKATKAN NILAI PRODUK DI GODEGAN, SRANDAKAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1449-1458

Abstract

Mitra dalam program pengabdian KKN PPM ini adalah pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan warga di wilayah Godegan Srandakan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Dinyatakan Mitra adalah UMKM karena program utama Pengabdi akan mendampingi beberapa UMKM yang ada di dusun Godegan, khususnya UMKM Nata de coco, disamping itu juga akan menyelenggarakan program bantu berupa Digitalisasi Data Kependudukan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan nilai hasil olahan produk nata de coco, yang pada akhirnya dapat meningkatkan penghasilan warga hingga terjadi kemandirian ekonomi. Permasalahan yang dihadapi adalah pengelola UMKM nata de coco yang hanya mengolah nata de coco dalam bentuk setengah jadi, tidak memiliki pengetahuan untuk meningkatkan nilai produk supaya mempunyai nilai jual yang lebih baik. Kemasan, logo, dan merk produk juga menjadi kendala untuk memasarkan hasil olahan produk jadi. Selain permasalahan yang terdapat pada usaha UMKM nata de coco, terdapat juga permasalahan di dusun, yaitu administrasi data kependudukan yang tidak update, karena dicatat secara manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, Pengabdi menyelesaikan masalah dengan melakukan kegiatan yang terbagi menjadi aspek produksi, pemasaran, dan Pencatatan Keuangan. Pada aspek produksi: diselenggarakan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk dan pengemasan nata de coco yang menarik untuk meningkatkan nilai produk; dari aspek pemasaran diperlukan pendampingan tentang pemasaran produk secara online, sedangkan dari segi keuangan dilakukan pendampingan dalam mengelola keuangan usaha. Pengabdi juga memberikan pelatihan dan pendampingan dalam hal pembuatan company profile dan digitalisasi data kependudukan. Luaran dari program pengabdian ini adalah: berita di media massa, video kegiatan, keikutsertaan dalam seminar nasional pengabdian masyarkat, dan naskah ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal terakreditasi Sinta
INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN Sari, Kharisma Iman; Gunawan, Barbara
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 9 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal intelektual terhadap kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Populasi penelitian adalah perbankan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun pengamatan 2007-2009. Ada 63 laporan keuangan dari 21 perusahaan yang dapat diobservasi selama tahun penelitian pengamatan. Hasil analisis dengan menggunakan alat ukur SmartPLS menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, intellectual capital tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan perusahaan dan pertumbuhan perusahaan tidak mempengaruhi keuangan perusahaan.
OWNERSHIP RETENTION, REPUTASI AUDITOR, LABA PERUSAHAAN, DAN UNDERPRICING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Gunawan, Barbara; Halim, Mazda
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 10 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh retensi kepemilikan (OR), reputasi auditor, laba perusahaan dan under pricing pada nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana dan pengaruh moderating kepemilikan manajerial dan variabel kepemilikan institusional pada hubungan antara proporsi kepemilikan dengan nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana. Sampel penelitian ini adalah 60 perusahaan yang menjalankan IPO (Initial Public Offering) dan terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) dari 2008 hingga 2011.Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari laporan prospektus keuangan, buku fakta, dan referensi pendukung lainnya. Uji hipotesis digunakan analysis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: proporsi kepemilikan saham yang masih dimiliki oleh pemilik lama dan reputasi auditor memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana. Kepemilikan manajerial dan institusional tidak memoderasi hubungan antara proporsi kepemilikan saham yang masih dimiliki oleh pemilik lama dengan nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana.
PENGARUH LABA KONSERVATISMA TERHADAP RETURN SAHAM: SIZE DAN GROWTH SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK INDONESIA) Gunawan, Barbara
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 7 No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to test the effect of earnings conservatism of the company stock return moderated by variable size and growth. Using a purposive sampling method, the subjects in this study is that there is a manufacturing company in Indonesia Stock Exchange (BEI) of 888 companies. The data comes from the manufacturing company's financial statements and the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) for fiscal year ended December 31, 1998 until December 31, 2006 using regression analysis. The results showed that: first, the slope of the regression coefficient of return higher profits for companies with negative returns (bad news) than for firms with positive returns (good news), which means that the average manufacturing firm's profit is conservative. Second, the Company and the Price to Book Ratio (P / B) tend to have low profit, conservative. Third, the moderating influence of size and growth to strengthen earnings conservatism of the company stock return.i
PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA PRAPAK KULON SLEMAN YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3198-3207

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menyasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan salah satu Dusun di Kecamatan Minggir Sleman Yogyakarta. Adapun tujuan dari  kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan UMKM melalui usaha “Wader Goreng Mak Semi” yang memproduksi ikan wader goreng serta “Ina Snack” yang memproduksi kue basah. Permasalahan dari kedua UMKM tersebut adalah pada pemasaran dan pembukuan. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan “Wader Goreng Mak Semi” dan “Ina Snack” adalah: 1) Pengadaan dan pelatihan pembuatan kemasan yang menarik dan kekinian, 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi, 3) Pelatihan dan bimbingan teknis pemasaran secara online, 4) Pelatihan dan bimbingan teknis pembuatan media sosial, 5) Percobaan produksi varian produk baru; serta 6) Pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Metode yang digunakan adalah: 1) Tahap persiapan berupa observasi dan diskusi; 2) Tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, pendampingan, evaluasi, dan monitoring; 3) Tahap penyusunan laporan. Dari program pengabdian ini telah terselenggara kegiatan berupa: 1) Pelatihan dan bimbingan pembuatan kemasan dan label kemasan, 2) Pelatihan dan bimbingan pemasaran secara online; 3) Pelatihan dan pendampingan pembuatan sosial media. 4) Pengenalan alternatif varian produk yang sedang diminati konsumen. 5) Pelatihan dan bimbingan tentang penyusunan pembukuan sederhana. Hasil setelah kegiatan pengabdian, nama UMKM Mak Semi dirubah “Aneka Camilan dan Snack Mak Semi”, dengan bertambahnya varian produk, promosi, dan perubahan kemasan maka terdapat peningkatan jumlah pesanan hingga 300%, sedangkan pesanan “Ina Snack” meningkat 200% dari sebelumnya. Monitoring dan pendampingan masih terus dilakukan secara berkala, selanjutnya diperlukan pembuatan PIRT agar nilai jual semakin meningkat dan dapat diterima untuk dititipkan di toko oleh-oleh.
PKM USAHA MIKRO PENJAHIT BUSANA DI KALAKAN ARGOREJO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.789-798

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi warga Kalakan pada umumnya, Mitra Usaha Mikro Penjahit Busana Tanto pada khususnya. Usaha Mitra adalah dalam bidang menjahit busana, berlokasi di Dusun Kalakan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mitra sudah menjalankan jasa menjahit busana sejak tahun 1990 dengan mengambil tempat di rumah. Permasalahan Mitra adalah dari aspek produksi adalah Mitra tidak memiliki katalog model busana, sehingga pelanggan tidak punya alternatif memilih model yang akan dijahit. Permasalahan Mitra dari aspek pemasaran adalah: 1) Tidak ada papan nama di lokasi usaha; 2) Tidak ada media pemasaran; 3) Tidak memiliki media pengemasan yang menjadi identitas Mitra; dan 4) Mitra belum memiliki kartu  pelanggan. Permasalahan dari Aspek manajemen keuangan adalah Mitra belum melakukan pencatatan, baik pencatatan keuangan. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan masalah tersebut adalah: 1) Pengadaan katalog online model-model busana, terutama busana kerja; 2) Pengadaan papan nama Mitra; 3) Pengadaan kartu nama Mitra; 4) Pengadaan media pemasaran online; 5) Pengadaan kemasan dengan identitas Mitra; 6) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kartu pelanggan; 7) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan. Kegiatan telah terlaksana sesuai dengan rencana, berupa: 1) Membuat katalog online yang dapat diakses melalui whatsapp berisi model-model busana, terutama busana kerja; 2) Bersama Mitra merancang logo serta nama, membuat, dan memasang papan nama; 3) Bersama Mitra membuat, merancang, dan mencetak kartu nama Mitra; Membuat kemasan dengan identitas Mitra; 6) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kartu pelanggan; 7) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan. Jika saat sebelum pengabdian pesanan sangat sepi dan jarang, setelah kegiatan pengabdian animo masyarakat untuk menjahit ke Penjahit Busana Tanto telah meningkat drastis, tercatat pada Mei 2021 slot pesanan jahitan sudah penuh hingga Agustus 2021.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN BATIK ECOPRINT SERTA MAPPING DUSUN JELAPAN PUNDONG BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gunawan, Barbara; Anugrah, Rinasa Agistya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.343-354

Abstract

The purpose of the KKN PPM Community Service program is to help increase the economic value of the community from the sale of Batik eco print. From mapping outcomes, it expects that newcomers will know the layout of the Jelapan, and to improve the quality of education and education in the community, especially children from the KKN teaching program. The problem with Mitra is that residents are not familiar with eco print batik, do not yet have a picture of its packaging and marketing mechanisms. Residents of Jelapan also have not received education about mapping the hamlet, which is very useful.  The solutions offered to solve these problems are 1) the socialization of natural resource utilization programs held in the Jelapan; the outcome of this socialization activity is the understanding and awareness of residents about the use of natural resources into artistic-valued and selling products, so that citizens, especially mothers and young women in the Jelapan can fill time with useful activities that increase income; 2) organized training and assistance in making eco print batik, the outputs of this activity are residents, especially women and young women able to make batik using eco print techniques, 3) training and marketing assistance provided for eco print batik, the outcome is citizens can market and sell batik products eco print, 4) hamlet mapping formed, the result of this activity was a hamlet mapping that would be useful for various activities; 5) learning assistance held for PAUD, TK, and TPA children. It consists of 10 students from different study programs; for 1.5 months, there are activities.