Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI DAN PEMASARAN DIGITAL UMKM KOPI MELATI Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.547-555

Abstract

The purpose of this service program is that partners can improve product quality, be able to innovate products and also increase product sales. In addition to these goals, it is hoped that Mlati Coffee as a partner of this service can be known more widely so that it can grow Patean Regency. This IT-based routine service activity method is a workshop method in the form of training and mentoring as well as using discussion and counseling methods. The results of the activities: 1) Organized counseling on the use of social media (Facebook and Instagram), 2) Conducted counseling on the use of e-commerce (Shopee and Tokopedia), 3) Installed name signs and banners, and 4) Organized outreach and briefing on product innovation. The limitation in this activity is that service activities only focus on production and marketing. One of the long-term work programs is product innovation for Mlati Kopi MSMEs. It is hoped that the team in the future will be able to provide product innovation from the past so that its implementation can be maximized. After this service, MSME owners are able to manage their potential to improve quality. Therefore, it is expected to pay more attention to the potential for further development.
MENINGKATKAN NILAI PRODUK UMKM DI POLOSIYO SRANDAKAN BANTUL DIY Gunawan, Barbara
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10548

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menyasar UMKM yang terdapat di Dusun Polosiyo Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan UMKM melalui usaha Abon lele. Masyarakat di Dusun Polosiyo saat ini banyak yang melakukan wirausaha, diantaranya adalah budidaya ikan lele. Pasar yang menerima lele ada beberapa macam, tergantung dari ukuran panen. Pasar yang paling banyak menerima adalah ukuran pecel lele atau ukuran super, yaitu 6-8 ekor per kg. Ada pula yang menerima ukuran di bawah itu, yaitu ukuran 9-11 ekor per kg. Biasanya yang menerima adalah warung padang, sunda, atau warteg. Untuk ikan yang dipanen berukuran besar atau 3-5 ekor per kg tidak diminati oleh konsumen, oleh karena itu pengabdi menginisiasi untuk mengolah lele menjadi abon. Tujuan dibuat abon ikan lele adalah untuk menambah nilai jual lele ukuran besar yang tidak diminati konsumen. Permasalahan pada bidang produksi adalah warga belum tahu cara mengolah ikan lele menjadi abon. Permasalahan dari segi pemasaran adalah tentang merk, kemasan, mekanisme pemasaran, dan pangsa pasar. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah: 1) Pengadaan, pelatihan, pembuatan produk abon lele. 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi. 3) Pelatihan dan pendampingan pemasaran produk secara online. 4) Pelatihan dan pendampingan pembuatan media sosial. Kegiatan yang terselenggara adalah berupa: 1) Mengadakan pelatihan pembuatan abon lele, 2) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kemasan dan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi; 3) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran produk secara online; dan 4) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan sosial media. Selain kegiatan tersebut terselenggara juga kegiatan pengelolaan sampah.
INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN Sari, Kharisma Iman; Gunawan, Barbara
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 9 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal intelektual terhadap kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Populasi penelitian adalah perbankan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun pengamatan 2007-2009. Ada 63 laporan keuangan dari 21 perusahaan yang dapat diobservasi selama tahun penelitian pengamatan. Hasil analisis dengan menggunakan alat ukur SmartPLS menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, intellectual capital tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan perusahaan dan pertumbuhan perusahaan tidak mempengaruhi keuangan perusahaan.
OWNERSHIP RETENTION, REPUTASI AUDITOR, LABA PERUSAHAAN, DAN UNDERPRICING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Gunawan, Barbara; Halim, Mazda
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 10 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh retensi kepemilikan (OR), reputasi auditor, laba perusahaan dan under pricing pada nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana dan pengaruh moderating kepemilikan manajerial dan variabel kepemilikan institusional pada hubungan antara proporsi kepemilikan dengan nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana. Sampel penelitian ini adalah 60 perusahaan yang menjalankan IPO (Initial Public Offering) dan terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) dari 2008 hingga 2011.Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari laporan prospektus keuangan, buku fakta, dan referensi pendukung lainnya. Uji hipotesis digunakan analysis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: proporsi kepemilikan saham yang masih dimiliki oleh pemilik lama dan reputasi auditor memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana. Kepemilikan manajerial dan institusional tidak memoderasi hubungan antara proporsi kepemilikan saham yang masih dimiliki oleh pemilik lama dengan nilai perusahaan setelah penawaran umum perdana.
PENGARUH LABA KONSERVATISMA TERHADAP RETURN SAHAM: SIZE DAN GROWTH SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK INDONESIA) Gunawan, Barbara
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 7 No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to test the effect of earnings conservatism of the company stock return moderated by variable size and growth. Using a purposive sampling method, the subjects in this study is that there is a manufacturing company in Indonesia Stock Exchange (BEI) of 888 companies. The data comes from the manufacturing company's financial statements and the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) for fiscal year ended December 31, 1998 until December 31, 2006 using regression analysis. The results showed that: first, the slope of the regression coefficient of return higher profits for companies with negative returns (bad news) than for firms with positive returns (good news), which means that the average manufacturing firm's profit is conservative. Second, the Company and the Price to Book Ratio (P / B) tend to have low profit, conservative. Third, the moderating influence of size and growth to strengthen earnings conservatism of the company stock return.i
PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA PRAPAK KULON SLEMAN YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3198-3207

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menyasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan salah satu Dusun di Kecamatan Minggir Sleman Yogyakarta. Adapun tujuan dari  kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan UMKM melalui usaha “Wader Goreng Mak Semi” yang memproduksi ikan wader goreng serta “Ina Snack” yang memproduksi kue basah. Permasalahan dari kedua UMKM tersebut adalah pada pemasaran dan pembukuan. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan “Wader Goreng Mak Semi” dan “Ina Snack” adalah: 1) Pengadaan dan pelatihan pembuatan kemasan yang menarik dan kekinian, 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk supaya tampilannya lebih menarik dan mempunyai nilai jual tinggi, 3) Pelatihan dan bimbingan teknis pemasaran secara online, 4) Pelatihan dan bimbingan teknis pembuatan media sosial, 5) Percobaan produksi varian produk baru; serta 6) Pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Metode yang digunakan adalah: 1) Tahap persiapan berupa observasi dan diskusi; 2) Tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, pendampingan, evaluasi, dan monitoring; 3) Tahap penyusunan laporan. Dari program pengabdian ini telah terselenggara kegiatan berupa: 1) Pelatihan dan bimbingan pembuatan kemasan dan label kemasan, 2) Pelatihan dan bimbingan pemasaran secara online; 3) Pelatihan dan pendampingan pembuatan sosial media. 4) Pengenalan alternatif varian produk yang sedang diminati konsumen. 5) Pelatihan dan bimbingan tentang penyusunan pembukuan sederhana. Hasil setelah kegiatan pengabdian, nama UMKM Mak Semi dirubah “Aneka Camilan dan Snack Mak Semi”, dengan bertambahnya varian produk, promosi, dan perubahan kemasan maka terdapat peningkatan jumlah pesanan hingga 300%, sedangkan pesanan “Ina Snack” meningkat 200% dari sebelumnya. Monitoring dan pendampingan masih terus dilakukan secara berkala, selanjutnya diperlukan pembuatan PIRT agar nilai jual semakin meningkat dan dapat diterima untuk dititipkan di toko oleh-oleh.
PKM USAHA MIKRO PENJAHIT BUSANA DI KALAKAN ARGOREJO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.789-798

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi warga Kalakan pada umumnya, Mitra Usaha Mikro Penjahit Busana Tanto pada khususnya. Usaha Mitra adalah dalam bidang menjahit busana, berlokasi di Dusun Kalakan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mitra sudah menjalankan jasa menjahit busana sejak tahun 1990 dengan mengambil tempat di rumah. Permasalahan Mitra adalah dari aspek produksi adalah Mitra tidak memiliki katalog model busana, sehingga pelanggan tidak punya alternatif memilih model yang akan dijahit. Permasalahan Mitra dari aspek pemasaran adalah: 1) Tidak ada papan nama di lokasi usaha; 2) Tidak ada media pemasaran; 3) Tidak memiliki media pengemasan yang menjadi identitas Mitra; dan 4) Mitra belum memiliki kartu  pelanggan. Permasalahan dari Aspek manajemen keuangan adalah Mitra belum melakukan pencatatan, baik pencatatan keuangan. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan masalah tersebut adalah: 1) Pengadaan katalog online model-model busana, terutama busana kerja; 2) Pengadaan papan nama Mitra; 3) Pengadaan kartu nama Mitra; 4) Pengadaan media pemasaran online; 5) Pengadaan kemasan dengan identitas Mitra; 6) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kartu pelanggan; 7) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan. Kegiatan telah terlaksana sesuai dengan rencana, berupa: 1) Membuat katalog online yang dapat diakses melalui whatsapp berisi model-model busana, terutama busana kerja; 2) Bersama Mitra merancang logo serta nama, membuat, dan memasang papan nama; 3) Bersama Mitra membuat, merancang, dan mencetak kartu nama Mitra; Membuat kemasan dengan identitas Mitra; 6) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kartu pelanggan; 7) Mengadakan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan. Jika saat sebelum pengabdian pesanan sangat sepi dan jarang, setelah kegiatan pengabdian animo masyarakat untuk menjahit ke Penjahit Busana Tanto telah meningkat drastis, tercatat pada Mei 2021 slot pesanan jahitan sudah penuh hingga Agustus 2021.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN BATIK ECOPRINT SERTA MAPPING DUSUN JELAPAN PUNDONG BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gunawan, Barbara; Anugrah, Rinasa Agistya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.343-354

Abstract

The purpose of the KKN PPM Community Service program is to help increase the economic value of the community from the sale of Batik eco print. From mapping outcomes, it expects that newcomers will know the layout of the Jelapan, and to improve the quality of education and education in the community, especially children from the KKN teaching program. The problem with Mitra is that residents are not familiar with eco print batik, do not yet have a picture of its packaging and marketing mechanisms. Residents of Jelapan also have not received education about mapping the hamlet, which is very useful.  The solutions offered to solve these problems are 1) the socialization of natural resource utilization programs held in the Jelapan; the outcome of this socialization activity is the understanding and awareness of residents about the use of natural resources into artistic-valued and selling products, so that citizens, especially mothers and young women in the Jelapan can fill time with useful activities that increase income; 2) organized training and assistance in making eco print batik, the outputs of this activity are residents, especially women and young women able to make batik using eco print techniques, 3) training and marketing assistance provided for eco print batik, the outcome is citizens can market and sell batik products eco print, 4) hamlet mapping formed, the result of this activity was a hamlet mapping that would be useful for various activities; 5) learning assistance held for PAUD, TK, and TPA children. It consists of 10 students from different study programs; for 1.5 months, there are activities.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA PEDUSAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIASAN RAJUTAN DI DUSUN PEDUSAN, SEDAYU, YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1910-1916

Abstract

Argosari Village is an area located next door to the northwest corner of Bantul Regency with an area of 628,4720 ha. Argosari Village is precisely located in Sedayu District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region Province. Padukuhan Pedusan is part of Argosari Village. Padukuhan Pedusan is one of the hamlets located in the Southeast of Padukuhan Sedayu. With an area of 41.66 ha. Administratively, padukuhan Pedusan area is divided into 4 Neighboring Pillars / RT. Rt 057, 058, 059, and 060.  One of the Association of Mothers in Pedusan Hamlet, is Dasa Wisma which consists of Mothers from 10 houses. So far, Dasa Wisma Pedusan's activities are only arisan and save loans, when in fact if the association is managed properly, it can provide positive activities as well as produce. One of the positive activities offered to Dasa Wisma Pedusan mothers is knitted handicrafts and macrame, whose manufacturing process is relatively easy, can be done at home, and generates income that can improve the family economy. Currently, macrame crafts are in great demand by lovers of handicrafts. The problem faced by the Pedusan guesthouse decade to start activities is the absence of companion instructors, models that have not been diverse, and product marketing mechanisms. This service program is in the form of: 1) providing training and mentoring in making knitted and macrame, 2) training and product marketing assistance, and 3) Simple bookkeeping training and assistance. It is hoped that this activity will make the activities of the homestead decade more useful and generate additional income for members.  After this activity, mothers and young women have produced products in the form of knitting and macrame that are useful, and in the routine activities of meetings always improve their proficiency. Participants hope that similar activities will always be held so that member skills will increase and can increase income. 
Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Batik di Lendah Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Gunawan, Barbara; Gunawan, Yordan
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14623

Abstract

The purpose of this community service program is to provide production and marketing assistance to Partners, namely Aricha Batik, which produces contemporary batik types. The problems that exist in the production aspect are the motifs and patterns of batik that are less diverse, whereas for the marketing aspect Partners do not have a nameplate, conventional marketing mechanisms, packaging that is still simple, and do not make financial reports. To solve this problem, the servant provides several solutions, from the aspect of production, the servant offers a solution to the Partner to produce the type of batik that is being sought by potential potential customers; while from the marketing aspect, the servant offers a solution to make a signboard at the production location, make a gift box, a more attractive logo, market through social media. Servants also offer solutions in the form of assistance in preparing simple financial statements. The method used to solve partner problems is to hold discussions, trainings, create signboards, brands, exclusive gift box packaging, and create social media accounts. The results of this community service activity are the increasing diversity of batik motifs, the presence of attractive logos (brands), name boards installed, exclusive gift boxes, paper and plastic bags, marketing training, training in preparing financial statements, and forming social media accounts to market products. . Besides providing production and marketing assistance, the servants also offer products to potential consumers. From these activities several office uniform orders took place, which resulted in an increase in sales revenue.