Endang Tri Sulistyowati
Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN LANSIA DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN PEMBAGIAN MASKER DAN PENYULUHAN KESEHATAN DI ASRAMA POLISI PINGIT Endang Tri Sulistyowati; Pritta Yunitasari; Hernawan Isnugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang dari pengabdian masyarakat ini adalah Covid pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi berjumlah 1.528 kasus dan 136 kasus kematian. Kelompok lansia merupakan kelompok yang beresiko mengalami keparahan atau morbiditas dan mortalitas akibat penyakit covid-19. Hal ini dikarenakan lansia umumnya memiliki komorditas, seperti penyakit kardiovaskuler, penyakit Diabetes Melitus, penyakit pernafasan kronik, hipertensi dan lain-lain. Masih banyak lansia yang melakukan aktivitasnya di luar rumah tanpa memperhatikan protokol kesehatan contohnya tidak menggunakan masker saat di luar rumah. Metode yang dipergunakan pada pengabdaian masyarakat ini adalah pembagian masker, handsanitizer, sabun cuci tangan dan pemberian informasi terkait protokol kesehatan untuk pencegahan penyakit covid-19 dengan menggunakan stiker berisikan tentang protokol kesehatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperhatikan protokol kesehatan diawali dengan anlisa situasi lokasi kemudian mengumpulkan lansia dilanjutkan pemberian penyuluhan kesehatan serta pemberian masker, handsanitizer dan sabun cuci tangan secara gratis. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang protokol kesehatan dan pembagian masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan secara gratis.
Penerapan Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang terhadap Perubahan Halusinasi pada Pasien Halusinasi Pendengaran Anggita Rika Damayanti; Pritta Yunitasari; Endang Tri Sulistyowati; Novica Ariyanti Putri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2157

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa pada pasien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada, ditandai dengan perubahan persepsi sensori yaitu merasakan sensasi palsu berupa pendengaran, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penghidungan. Angka kejadian halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta pada tahun 2022 didapatkan sebanyak 118 pasien dengan halusinasi. Mengimplementasikan penerapan terapi okupasi aktivitas waktu luang untuk menurunkan tanda dan gejala pada halusinasi pendengaran. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 13-18 Maret 2023. Metode pengumpulan data pada studi kasus ini yaitu wawancara dan observasi. Instrument yang digunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) terapi okupasi aktivitas waktu luang (membersihkan tempat tidur) Penerapan terapi okupasi aktivitas waktu luang selama 3 hari berturut-turut mampu menurunkan skot tanda dan gejala halusinasi dari 9 menjadi 3 dan penilaian skor AHRS 29 menjadi 12. Terapi okupasi aktivitas waktu luang dapat menurunkan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran.
PENGARUH SELF HELP GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KEPALA KELUARGA DENGAN PENDERITA DEPRESI Endang Tri Sulistyowati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.83

Abstract

Latar Belakang : Penanganan gangguan jiwa baik di rumah maupun di rumah sakit sampai saat ini belum memuaskan dan sangat bervariasi. Beberapa hal yang ditengarai menjadi penyebabnya adalah ketidaktahuan Kepala Keluarga dalam menghadapi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh Self Help Group terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam mengambil Keputusan pada Kepala Keluarga dengan penderita depresi Subyek dan Metode : Penelitian ini adalah analitik eksperimental dengan desain Randomized Control Trial. Lokasi di Kecamatan Jetis dengan subyek adalah Kepala Keluarga dengan penderita depresi sebanyak 60 orang. Teknik pengumpulaan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi Square Hasil : Ada hubungan positif antara self help group dan pengetahuan, secara statistik signifikan (OR = 4.00, CI 95% = 1.37-11.70, p = 0.010). Ada hubungan positif antara self help group dan sikap, secara statistik signifikan (OR = 7.00, CI 95% = 1.38-35.48, p = 0.010) Kesimpulan : self help group signifikan terhadap pengetahuan dan sikap kepala keluarga
UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN LANSIA DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN PEMBAGIAN MASKER DAN PENYULUHAN KESEHATAN DI ASRAMA POLISI PINGIT Endang Tri Sulistyowati; Pritta Yunitasari; Hernawan Isnugroho
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v1i2.429

Abstract

Covid pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi berjumlah 1.528 kasus dan 136 kasus kematian. Kelompok lansia merupakan kelompok yang beresiko mengalami keparahan atau morbiditas dan mortalitas akibat penyakit covid-19. Hal ini dikarenakan lansia umumnya memiliki komorditas, seperti penyakit kardiovaskuler, penyakit Diabetes Melitus, penyakit pernafasan kronik, hipertensi dan lain-lain. Masih banyak lansia yang melakukan aktivitasnya di luar rumah tanpa memperhatikan protocol Kesehatan contohnya tidak menggunakan masker saat diluar rumah. Program Studi Promosi Kesehatan Sarjana Terapan Poltekkes Karya Husada Yogyakarta turut berperan serta membantu pemerintah dalam bidang Kesehatan yang ditunjukkan bagi masyarakat yang terdampak akibat pandemic virus corona ini. Pengabdian bagi masyarakat ini dilaksanakan di Asrama polisi pingit Jl.Kyai Mojo No.3, dengan sasaran para lansia berjumlah 25 orang, pengabdian yang dilakukan berupa pembagian masker gratis dan pemberian informasi terkait protokol Kesehatan untuk mencegah penyakit covid-19.
Penerapan Senam Aerobic Low Impact pada Perubahan Tanda dan Gejala Pasien Risiko Perilaku Kekerasan Pritta Yunitasari; Annisa Raffi Rachmawati; Elisabeth Iswantiningsih; Endang Tri Sulistyowati; Hernawan Isnugroho
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.1298

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu diagnosis keperawatan yang sering muncul pada pasien dengan gangguan jiwa, yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Intervensi non farmakologi seperti senam aerobic low impact dapat menjadi alternatif terapi modalitas untuk membantu menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan melalui penyaluran energi positif dan peningkatan hormon endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan senam aerobic low impact terhadap perubahan tanda dan gejala pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di RSJD Dr. Arif Zainudin. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif pada lima orang pasien di Bangsal Abimanyu RSJD Dr. Arif Zainudin. Intervensi dilakukan berupa senam aerobic low impact selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15 menit setiap hari. Data dikumpulkan melalui lembar observasi tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan pada kelima pasien setelah diberikan intervensi senam aerobic low impact. Gejala seperti bicara kasar, suara keras, postur tubuh kaku, tangan mengepal, serta perilaku mengancam dan gelisah menurun secara signifikan. Penerapan senam aerobic low impact efektif membantu menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa. Intervensi ini dapat dijadikan salah satu terapi alternatif non farmakologi untuk mendukung asuhan keperawatan pasien dengan risiko perilaku kekerasan.
DETEKSI DINI TEKANAN DARAH, GULA DARAH, ASAM URAT, DAN KOLESTEROL WARGA Elisabeth Iswantiningsih; Istiqomah Istiqomah; Agustina Retno Hapsari; Laily Mualifah; Endang Tri Sulistyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 2 Oktober (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Routine health checks are essential strategies for the early detection of non-communicable diseases (NCDs) in communities. This study was conducted in Dusun Mangir Tengah, Sendangsari, Pajangan, Bantul Regency, involving 68 residents aged <20 years (15), 21–40 years (25), and >40 years (28). The examination included blood pressure, blood glucose, uric acid, and cholesterol, accompanied by brief education on healthy lifestyle management. Results indicate that blood pressure increases with age, with residents >40 years classified as hypertensive or prehypertensive. Most participants had normal blood glucose and uric acid levels, though some adults and elderly approached high thresholds. Cholesterol levels were elevated in older adults, indicating potential risks of heart disease and hypertension. These findings emphasize the importance of community-based health screening as a tool for early detection, education, and preventive intervention. Regular educational programs, periodic screenings, and health promotion activities are recommended to enhance community awareness and enable effective NCD risk management
PENGUATAN SELF-CARE LANSIA DALAM MENGELOLA PENYAKIT KRONIS BERBASIS KELUARGA Saumi Fijriyah; Endang Tri Sulistyowati; Rahma Trisnaningsih; Istiqomah Istiqomah; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 8 No 1, Maret (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v8i1, Maret.815

Abstract

The increasing elderly population is accompanied by a rising prevalence of chronic diseases requiring long-term and continuous management. Self-care is a key component in chronic disease management among older adults; however, it is often limited by insufficient knowledge and inadequate environmental support. Family plays a strategic role as the closest support system in strengthening elderly self-care capacity. This community service activity aimed to enhance elderly self-care in managing chronic diseases through a family-based approach. An educative–participatory method with a pre-experimental one group pre-test and post-test design was applied. The intervention consisted of health education, interactive discussions, and family assistance. Evaluation focused on changes in elderly knowledge, self-care practices, and family roles before and after the intervention. The results demonstrated improvements in elderly knowledge, self-care behaviors, and family involvement in chronic disease management. A family-based approach is effective in promoting elderly independence and supporting sustainable chronic disease management.
PENGUATAN KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN DAN BULLYING Elisabeth Iswantiningsih; Siti Mahmudah; Endang Tri Sulistyowati; Hernawan Isnugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 6 No 2, Oktober (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v6i2, Oktober.818

Abstract

Bullying and violence remain common problems among adolescents and have negative impacts on mental health. Low levels of knowledge and empathy regarding the consequences of bullying contribute to the persistence of such behavior. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge and empathy related to the prevention of violence and bullying toward mental health through educational interventions. The method used was health education with promotive and preventive approaches, including interactive lectures, discussions, video presentations, and pre-test and post-test assessments. The participants were 40 adolescents aged 13–18 years. The results showed an increase in the average knowledge score from 56.8 in the pre-test to 82.5 in the post-test. In addition, the empathy score increased from a moderate category (61.2) to a high category (85.4). These findings indicate that the educational intervention was effective in improving adolescents’ understanding and concern about the impacts of bullying and the importance of prevention. This activity is expected to serve as a promotive and preventive effort to support adolescent mental health and to create a safe social environment free from violence and bullying.
EDUKASI KESEHATAN MENTAL LANSIA MELALUI SOSIALISASI BERBASIS PENGABDIAN MASYARAKAT Istiqomah Istiqomah; Amri Wulandari; Endang Tri Sulistyowati; Murti Krismiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 1, Maret (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i1, Maret.820

Abstract

Aging is characterized by various physical, psychological, and social changes that can affect the mental health of older adults. Limited understanding of mental health causes many elderly individuals to perceive psychological complaints as a normal part of aging and not requiring special attention. This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of older adults regarding the importance of maintaining mental health in later life through socialization activities. The method used was health socialization and education with a promotive and preventive approach. The activity was conducted through preparation, implementation, and evaluation stages involving 40 participants aged ≥60 years. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires consisting of 15 multiple-choice questions. The results showed an increase in the average knowledge score from 58.4 in the pre-test to 83.1 in the post-test. In addition, the proportion of participants with a high level of knowledge increased from 20% to 70%. This socialization activity proved effective in improving knowledge, awareness, and motivation of older adults to adopt mentally healthy behaviors. Continuous implementation of similar programs is recommended to support the improvement of quality of life among the elderly.