Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TERAPI AWAL PADA PASIEN GERD (GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE) DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD dr. SOEKARDJO TAHUN 2018 Asep Abdul Rahman; Widya Maulidina; Eva Dania Kosasih
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 6, No 2 (2018): JKP Desember 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v6i2.81

Abstract

Gastroesophageal Refluks Disease (GERD) adalah aliran balik (refluks) isi lambung secara berulang sehingga menimbulkan gejala yang mengganggu dan menurunkan kualitas hidup penderita. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan pasien GERD diPoliklinik Penyakit Dalam RSUD dr.Soekardjo Tasikmalaya tahun 2018.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan metode purposive sampling dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif terhadap 86 sampel data rekam medik pasien GERD rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien GERD banyak ditemukan pada perempuan sebanyak 66,3%, rata-rata berusia 41-60 tahun sebanyak 44,2% dan 82,6% pasien tidak memiliki riwayat penyakit berisiko. Obat GERD terbanyak diberikan adalah lansoprazol sebanyak 37,9% dengan dosis 30mg/harisebanyak37,9%,berdasarkan aturan pakai, terapi farmakologi GERD banyak diberikan sebelum makan dan lama pemberian pada terapi awal rata-rata selama 1-14 hari sebanyak 62,6%.
Pengaruh Karakteristik Lulusan Mahasiswa Program Studi Apoteker terhadap Hasil Ujian Metode Objective Structured Clinical Examination Nialiana Endah Endriastuti; Masita Wulandari Suryoputri; Eva Dania Kosasih; Sri Rahayu Marhamah
Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health Vol 2 No 1 (2025): Journal of Applied Science for Pharmaceuticals and Health (June)
Publisher : Centre of Applied Science for Pharmaceutical Science Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jasph.2025.2.1.14882

Abstract

Pendidikan profesi apoteker di Indonesia telah menggunakan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai evaluasi pembelajaran akademik berbasis praktek. OSCE menilai kemampuan keterampilan calon apoteker meliputi pharmaceutical sciences (PS), social behavior administration (SBA), dan biomedical science and clinical sciences (BSCS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik terhadap hasil ujian metode OSCE. Metode penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional study. Responden penelitian adalah lulusan mahasiswa profesi apoteker di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang telah melaksanakan ujian OSCE. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan hasil nilai OSCE. Karakteristik yang diidentifikasi berupa nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan lama studi. Data dianalisis dengan uji Spearman untuk melihat pengaruh karakteristik lulusan mahasiswa prodi apoteker dengan hasil nilai ujian OSCE. Hasil penelitian diperoleh sejumlah 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Karakteristik lulusan mahasiswa diperoleh 60,6 % (n= 57) responden masa studi ≤ 4 tahun dan 39,4% (n=37) responden dengan masa studi > 4 tahun. Hasil karakteristik nilai IPK responden diperoleh 13,8% (n=13) dengan IPK 2,51-3,00; 53,2% (n=50) IPK 3,01 – 3,50; dan 31% (n=33) IPK 3,51- 4,00. Hasil uji spearman menunjukkan pengaruh signifikan pada karakteristik IPK dengan nilai p-value 0,010 (p-value<0,05). Hasil uji koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,264, bernilai positif yang berarti memiliki kecenderungan semakin tinggi nilai IPK S1 maka semakin tinggi hasil uji kompetensi OSCE. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh nilai IPK S1 terhadap hasil uji kompetensi OSCE.