Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTERNET ADDICTION IN CHILDREN Hestin Oktiani; Eka Yuda Gunawibawa
Metakom Vol 4 No 1 (2020): 7th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v4i1.91

Abstract

The growth of Indonesian internet users is very fast, including internet users between the ages of 10-12 years who are still in the category of children's internet users. One of the impacts of the growth of internet users on children is media add. So that these children can access shows and content on the internet, which are less educational and not suitable for children. This research is a type of descriptive research or a description of a phenomenon with a quantitative approach. This study also sought to find a causal relationship (casuality) from 250 respondents in 5 schools in Bandarlampung.
POLITIK & BENCANA BANJIR JAKARTA 2020 : ANALISIS PETA PERCAKAPAN #JakartaBanjir Eka Yuda Gunawibawa; Hestin Oktiani
Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/exp.v3i1.989

Abstract

Artikel ini memetakan dan menganalisis percakapan media sosial Twitter saat kejadian banjir Jakarta pada Januari 2020. Kondisi banjir Jakarta pada saat itu digambarkan sebagai bajir terbesar yang pernah terjadi di Jakarta sejaka beberapat tahun lalu dan selalui dikaitkan dengan kondisi politik dengan pemilihan gubernur Jakarta pada tahun 2017. Untuk menggambarkan kondisi tersebut menggunakan metode analisis jaringan komunikasi dan analisis teks dari 1000 percakapan yang menggunakan #JakartaBanjir. Hasilnya percakapan yang terhubung dengan #JakartaBanjir menghasilkan twitt yang bermakna negatif sebanyak 58 kali dan positif 47 kali. Sedangkan analisis jaringan komunikasi menunjukkan pemimpin opini pada pembahasan menunjukkan tidak hanya berasal dari tokoh-tokoh politik saja tetapi juga berasal dari media massa.
IMPLEMENTATION OF MNC GROUP’S LOCAL BROADCASTING PROGRAMS IN LAMPUNG PROVINCE Agung Wibawa; Wulan Suciska; Toni Wijaya; Eka Yuda Gunawibawa
Metakom Vol 6 No 1 (2022): 11th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v6i1.225

Abstract

This study was conducted to analyze the implementation of local broadcast programs by MNC Group in Lampung Province in June 2021. The purpose were to obtain complete information about the description of local broadcast programs and their implementations. This research applied a case study approach with a qualitative descriptive type to describe existing symptoms or realities related to local broadcast programs. The results of this study indicate that the implementation of the MNC Group's local broadcast program in Lampung Province has not fully met the criteria based on Law 32 of 2002 and Broadcasting Behavior Guidelines and Broadcast Program Standards (P3SPS). Among them were; 10% of local broadcast time has not fully been implemented, local prime time has not been fulfilled, and inconsistencies between broadcast programs reported to the Central of the Indonesian Broadcasting Commission (KPI) and their implementation. In addition, local broadcasts by MNC Group have not fully demonstrated broadcast production activities carried out by local human resource.
Analisis Jaringan Media Sosial terhadap Gerakan Opini Publik pada Tagar #TolakRevisiUUTNI di Platform X Fadil Muharrom; Eka Yuda Gunawibawa
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3915

Abstract

Pengesahan Revisi Undang-Undang TNI pada 20 Maret 2025 memicu respons penolakan masyarakat yang berkembang luas di media sosial melalui penggunaan tagar #TolakRevisiUUTNI di platform X. Fenomena ini menunjukkan terbentuknya gerakan opini publik digital sebagai bentuk respons masyarakat terhadap kebijakan publik yang dianggap dapat mengancam demokrasi dan dominasi militer di institusi sipil serta minimnya keterbukaan informasi dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana gerakan opini publik digital #TolakRevisiUUTNI sebagai respons masyarakat terhadap kebijakan revisi Undang-Undang TNI dimediasi melalui jejaring media sosial pada tagar #TolakRevisiUUTNI di platform X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Social Media Network Analysis (SMNA). Kerangka teoretis yang digunakan adalah Digital Movement of Opinion (DMO) serta teori Ruang Publik. Data diperoleh melalui teknik crawling terhadap tweet yang memuat tagar #TolakRevisiUUTNI pada periode 20–27 Maret 2025 menggunakan Google Colab. Dari total 4.098 tweet yang terkumpul, sebanyak 3.895 tweet dinyatakan relevan dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Gephi 0.10.1. Analisis jaringan dilakukan pada level sistem, kelompok, dan aktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan percakapan #TolakRevisiUUTNI memiliki struktur yang renggang, terdesentralisasi, serta didominasi oleh pola komunikasi satu arah. Jaringan tersebut terfragmentasi ke dalam banyak kelompok percakapan dan melibatkan aktor dari berbagai latar belakang tanpa adanya aktor dominan yang mengendalikan arus komunikasi. Pola ini menunjukkan bahwa gerakan opini publik digital #TolakRevisiUUTNI berkembang secara organik sebagai respons kolektif masyarakat terhadap kebijakan revisi Undang-Undang TNI melalui ruang publik digital di media sosial.