Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Informatika

PENGARUH ROTASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Raja Saul Marto Hendry
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2017): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/informatika.v5i1.1858

Abstract

Tidak semua pegawai yang bekerja pada sebuah organisasi memiliki  semangat kerja yang tinggi. Rotasi kerja dan lingkungan kerja terjadi karena adanya perputaran (there is a turnaround), atau munculnya perubahan-perubahan posisi pekerjaan lain di antara dua pihak atau lebih. Rotasi kerja sering menimbulkan sikap   tidak puas antara kedua belah pihak sampai kepada tahan dimana pihak-pihak yang terliba tmemandang satu sama lain sebagai penghalang dan pengganggu tercapainya kebutuhan dan tujuan masing-masing. Lingkungan kerja merupakan suatu keadaan yang mempengaruhi pekerjaan, proses berfikir dan kondisi seseorang.Lingkungan yang terlalu luas dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan sekitar. Lingkungan kerja dirasa penting  dan perlu diperhatikan oleh setiap instansi.Karena Sumber Daya Manusia merupakan faktor dan pemeran utama dalam proses kerja. Rendahnya semangat kerja dari pegawai dalam suatu instansi merupakan gejala dari kurang stabilnya kantor tersebut. Secara keseluruhan populasi dan sampel adalah seluruh pegawai kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Utara berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel rotasi kerja secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap semangat kerja. Secara serempak variabel rotasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja. Variabel dependen (semangat kerja) dapat dijelaskan melalui variabel independen ( rotasi kerja dan lingkungan kerja ). Sedangkan sisanya 54 % dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, WEWENANG JABATAN DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PUPR KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Raja Saul Marto Hendry
Jurnal Informatika Vol 5, No 2 (2017): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/informatika.v5i2.1859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, wewenang jabatan dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan pada Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Utara. Populasi dari penelitian ini sebanyak 30 orang karyawan Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sampel penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data untuk penelitian ini diperoleh melalui angket penelitian yang diisi oleh responden yang sudah ditentukan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana nilai thitung 12,037 > ttabel 1,705 dengan nilai signifikan yakni sig. 0,000 < 0,05. Wewenang jabatan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana nilai thitung 15,467 > ttabel 1,705 dengan nilai signifikan yakni sig. 0,000 < 0,05. Iklim organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana nilai thitung -9,107 < ttabel 1,705 dengan nilai signifikan yakni sig. 0,000 < 0,05. Sementara itu variabel kepemimpinan, wewenang jabatan, dan iklim organisasi berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan, dimana nilai Fhitung 426,441 > Ftabel 2,98 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Melalui pengujian koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,978. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 97,8 % pengaruh kepemimpinan, wewenang jabatan, dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Utara Labuhanbatu Utara dipengaruhi oleh variasi ketiga independen yang digunakan, yaitu pengaruh kepemimpinan, wewenang jabatan, dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Utara Labuhanbatu Utara, sedangkan sisanya 3,2 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini.