Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Role of Therapy Education of Islamic Meaning to Overcome Today’s Global Human Crisis Aminah, Nina
International Journal of Nusantara Islam Vol 3, No 2 (2015): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v3i2.485

Abstract

Modern community are exposed to current issues related to the very complex personality. Islam offers a therapeutic meaning to overcome the global human crisis through the holy Qu’ran. This study aims to provide a qualitative analysis of logotherapy alternative to global human who experience critical conditions such as the door of death (sakaratul maut), acute illnesses, HIV Aids, kidney illness, stroke, coma, depression / stress, due to the hazards, and other refractory disease. The study showed that the therapy of Islamic meaning based on the holy Qur’an is broader and more comprehensive than the meaning therapy by Viktor E. Frankl.
The Role of Therapy Education of Islamic Meaning to Overcome Global Human Crisis Today Nina Aminah
International Journal of Nusantara Islam Vol 3, No 2 (2015): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v3i2.1411

Abstract

Modern community today showed the current issues that related to the complexity of personality. Islam offers a therapeutic meaning to overcome the global human crisis through the holy Quran. The aim of this study is to provide a qualitative analysis of logo therapy alternative to global human being who has experience critical conditions such as for someone who becomes the door of death (Sakarat al-Maut), acute illnesses, HIV Aids, kidney illness, stroke, coma, depression or stress, due to the hazards, and the other refractory diseases. Through the Quranic analytical perspective, the result of this study showed that the therapy of Islamic meaning based on the holy Quran can be seen as the broader and more comprehensive than the meaning therapy by Viktor E. Frank’s method.
HUBUNGAN LAMANYA PERAWATAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI INSTALASI HEMODIALISA RS MITRA KASIH CIMAHI Bagja Angga Sukma; Nina Aminah; Asep Wahyudin
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi yang berfungsi untuk menggantikan peran ginjal yang beroperasinya menggunakan sebuah alat yang khusus untuk mengeluarkan toksik uremik dan mengatur cairan elektrolit tindakan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik. Bebarapa klien baru biasanya merasakan cemas dalam melakukan perawatan Hemodialisa. Cemas adalah emosi dan pengalaman subyektif dari seseorang yang membuat dirinya tidak nyaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Lamanya Perawatan Hemodialisa dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian untuk mengetahui dinamika korelasi factor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) sebanyak 14 soal. berdasarkan hasil analisis bivariate menggunakan uji chi-square didapatkan hasil p=0,000 < a = 0,05 maka kesimpulan adalah   terdapatnya hubungan antara lamanya perawatan hemodialisa dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal gronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Diharapkan kepada perawat untuk memberikan edukasi dan perhatian yang lebih kepada pasien hemodialisa agar pasien merasa lebih nyaman dan tidak cemas. Kata Kunci : gagal ginjal kronik, hemodialisa, tingkat kecemasan
Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Ilmu Kebidanan Nina Aminah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-nilai Islam selama ini dipandang sebagai nilai-nilai normatif saja, tentunya harus tertanam dalam diri peserta didik menjadi pandangan hidup yang selalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan menjadi karakter manusia yang tertanam dalam kepribadiannya. Maka perlu integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum ilmu kesehatan supaya bisa diterapkan secara langsung dalam proses belajar mengajar di STIKes. Kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelayanan asuhan kebidadan di masyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif digunakan apabila membutuhkan suatu pemahaman yang detail dan lengkap tentang suatu permasalahan. Hasil penelitian yang detail hanya dapat diperoleh dengan berbicara secara langsung dengan partisipan yang kita teliti (Creswell, 2009). Hasil penelitian ini adalah anak merupakan amanah dari Allah Swt. Nutrisi yang terbaik bagi bayi yang baru dilahirkan adalah ASI (Air Susu Ibu), sesuai dengan firman Allah dalam al-Quran: “Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut …” (QS. 2: 233). Seorang bidan memberikan pelayanan kepada seorang ibu hamil sampai melahirkan, keduanya bidan dan pasien perlu menumbuhkan sifat-sifat ramah, penyantun, kasih sayang, sabar, ikhlas, sabar, bertanggungjawab, dan akhlakul karimah yang lainnya Kata Kunci :  integrasi, ASI, nutrisi, akhlakul karimah
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KURIKULUM ILMU KEPERAWATAN Nina Aminah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi kurikulum harus berorientasai pada kebutuhan bidang studi dan disesuaikan dengan perubahan tuntutan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut. Visi dan misi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi, diantaranya menghasilkan lulusan yang berbudi luhur dan religius. Selama ini belum adanya secara konsep model integrasi nilai-nilai Islam di STIKes Budi Luhur, beberapa dosen STIKes sering mengalami kebingungan ketika berhadapan dengan aplikasi di lapangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif (Qualitative appoach) dan metodenya deskriptif analitis. Peneliti bisa terlibat langsung dengan partisipan, dengan demikian hasil penelitian akan lebih mendalam dan beragam. Kemudian untuk melengkapi penelitian ini mencari beberapa literature yang berhubungan dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum ilmu keperawatan. Adapun hasil penelitian adalah integrasi nilai-nilai Islam yang harus dimiliki semua orang termasuk perlu dimiliki oleh seorang perawat, pasien, dokter, terutama nilai-nilai ketakwaan. Quraisy Shihab menjelaskan, bertakwa kepada Allah di sini adalah dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan-Nya. Janji Allah barangsiapa yang bertakwa kepada Allah dengan berkesinambungan takwanya, maka akan menjadikan baginya dalam segala urusan kemudahan. Nilai-nilai Islam lainya adalah keikhlasan, peramah, penyantun, bertanggungjawab, syukur, makanan yang halal dan thayyib. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan kepada mata kuliah: Ilmu Keperawatan Dasar III, Sistem Reproduksi, Keperawatan Komunitas I, Penyakit Menular Keperawatan, dan Keperawatan Medikal Bedah I, II.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA KLIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DTP GUNUNGHALU KAB BANDUNG BARAT 2020 Bagja Angga Sukma; Nina Aminah; Cepi Lukman Koswara
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi stroke, sehingga perilaku pencegahan stroke perlu dilakukan. Cara untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan perubahan gaya hidup yaitu tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu  Bandung Barat Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen dengan jenis korelasional dan pendekatan cross sectional menggunakan non probability sampling dengan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 65 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42 dan perilaku pencegahan stroke. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar klien hipertensi memiliki tingkat stres normal (39,5%), terbanyak perilaku pencegahan stroke baik (77,8%). Uji hipotesis menggunakan uji chi square dengan nilai p=0,000 (α=0,05) dan nilai r=-0,60. Simpulan : ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu Bandung Barat. Saran : diharapkan perawat gadar dan mahasiswa dapat mensosialisasikan mengenai perilaku pencegahan stroke dan melakukan pengabdian masyarakat yang berfokus meningkatkan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi. Kata Kunci : tingkat stres; perilaku pencegahan stroke; hipertensi
Pola Pendidikan Islam Periode Khulafaur Rasyidin Nina Aminah
TARBIYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015): Jurnal TARBIYA
Publisher : Postgraduate Program Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah Nabi Muhammad Saw. wafat, kaum Anshar menghendaki agar orang yang menggantikan menjadi khalifah adalah dari kalangan mereka. Ali ibnu Abi Thalib menginginkan beliaulah yang menjadi khalifah, karena ia menantu dan kerabat terdekat Nabi. Namun sebahagian besar kaum muslimin menghendaki Abu Bakar. Maka dipilihlah beliau menjadi khalifah. Orang-orang yang tadinya ragu-ragu, segera ikut memberikan ba’iah kepada Abu Bakar. Selanjutnya kekhalifahan dilanjutkan oleh Umar ibnu Khattab, Usman ibnu Affan dan terakhir khalifah Ali ibnu Abi Thalib. Para khalifah memusatkan perhatiannnya kepada pendidikan, syiarnya agama, dan kokohnya Negara Islam. Materi pendidikan yang dicontohkan oleh Nabi Saw. adalah: pendidikan tauhid, pendidikan shalat (ibadah), pendidikan adab sopan santun dalam keluarga dan dalam bermasyarakat (kehidupan sosial), pendidikan kepribadian, dan pendidikan hankam. Tujuan makalah ini adalah mengungkap secara detail sistem pendidikan Islam dan mengungkap peristiwa-peristiwa ilmiah penting yang terjadi pada zaman khulafaur rasyidin. Tulisan ini mengupas aspek pendidikan Islam dalam tinjauan historis mengupas aspek pendidikan Islam yang berkaitan dengan pola pendidikan Islam pada periode khulafaur rasyidin. berorientasi pada pengalaman pendidikan masa lalu. Dengan demikian hal ini akan dijadikan acuan untuk memprediksi dan menjadi acuan untuk pendidikan yang lebih baik lagi dimasa yang akan dating. Ditemukan bahwa ada konsistensi dalam kurikulum pendidikan Islam yaitu berorientasi kepada Al-Qur’an sebagai suatu textbook dan pengamalan Sunnah Nabi.
The Role of Therapy Education of Islamic Meaning to Overcome Global Human Crisis Today Nina Aminah
International Journal of Nusantara Islam Vol 3, No 2 (2015): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v3i2.1411

Abstract

Modern community today showed the current issues that related to the complexity of personality. Islam offers a therapeutic meaning to overcome the global human crisis through the holy Quran. The aim of this study is to provide a qualitative analysis of logo therapy alternative to global human being who has experience critical conditions such as for someone who becomes the door of death (Sakarat al-Maut), acute illnesses, HIV Aids, kidney illness, stroke, coma, depression or stress, due to the hazards, and the other refractory diseases. Through the Quranic analytical perspective, the result of this study showed that the therapy of Islamic meaning based on the holy Quran can be seen as the broader and more comprehensive than the meaning therapy by Viktor E. Frank’s method.
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KURIKULUM ILMU KEPERAWATAN Aminah, Nina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.97

Abstract

Integrasi kurikulum harus berorientasi pada kebutuhan bidang studi dan disesuaikan dengan perubahan tuntutan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut. Visi dan misi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi, diantaranya menghasilkan lulusan yang berbudi luhur dan religius. Selama ini belum adanya secara konsep model integrasi nilai-nilai Islam di STIKes Budi Luhur, beberapa dosen STIKes sering mengalami kebingungan ketika berhadapan dengan aplikasi di lapangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, peneliti sebagai instrumen (Participant Observer) melakukan wawancara terbuka apabila diperlukan, didukung beberapa sumber sebagai referensi. Observasi tidak terstruktur dilakukan berupa pengamatan apabila dibutuhkan di lapangan. Peneliti bisa terlibat langsung dengan partisipan, dengan demikian hasil penelitian akan lebih mendalam dan beragam. Kemudian untuk melengkapi penelitian ini mencari beberapa literature yang berhubungan dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum ilmu keperawatan. Adapun hasil penelitian adalah integrasi nilai-nilai Islam yang harus dimiliki semua orang termasuk perlu dimiliki oleh seorang perawat, pasien, dokter, terutama nilai-nilai ketakwaan. Nilai-nilai Islam lainya adalah keikhlasan, peramah, penyantun, bertanggungjawab, syukur, makanan yang halal dan thayyib. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan kepada mata kuliah Ilmu Keperawatan Dasar III, Sistem Reproduksi, Keperawatan Komunitas I, Penyakit Menular Keperawatan, dan Keperawatan Medikal Bedah I dan II. Kata Kunci : Integrasi, Kurikulum, Halal, Thayyib
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA KLIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DTP GUNUNGHALU KAB BANDUNG BARAT 2020 Sukma, Bagja Angga; Aminah, Nina; Koswara, Cepi Lukman
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.127

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi stroke, sehingga perilaku pencegahan stroke perlu dilakukan. Cara untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan perubahan gaya hidup yaitu tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu Bandung Barat Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen dengan jenis korelasional dan pendekatan cross sectional menggunakan non probability sampling dengan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 65 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42 dan perilaku pencegahan stroke. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar klien hipertensi memiliki tingkat stres normal (39,5%), terbanyak perilaku pencegahan stroke baik (77,8%). Uji hipotesis menggunakan uji chi square dengan nilai p=0,000 (α=0,05) dan nilai r=-0,60. Simpulan : ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu Bandung Barat. Saran : diharapkan perawat gadar dan mahasiswa dapat mensosialisasikan mengenai perilaku pencegahan stroke dan melakukan pengabdian masyarakat yang berfokus meningkatkan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi. Kata Kunci : tingkat stres, perilaku pencegahan stroke, hipertens