Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PEMANFAATAN “PROGRAM SHIFA “ (MEDIA PROMOSI KESEHATAN BERBASIS IT YAITU SMS BROADCAST TENTANG KEPATUHAN DIET) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT DUSTIRA Sri Wahyuni; Mona Megasari; Yuyun Puspitarini
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang saat ini semakin bertambah jumlahnya di Indonesia, Perencanaan diet yang tepat pada pasien diabetes melitus merupakan salah satu kunci dalam pengelolaan kontrol gula darah. Metode penelitian menggunkan metede Quasi experiment with nonequivalent control grup desain. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Teknik pengengambilan data menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dianalisis secara univariat dengan presentase dan bivariat dengan menggunkan uji parametrik. Bersadarkan hasil uji parametrik diperoleh nilai p value = 0.009 lebih kecil dari  (0.05) yang mengatakan adanya pengaruh “program shifa” terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Kata Kunci : Kepatuhan diet diabetes melitus, “Program Shifa”, Quasi   experiment with nonequivalent control grup desain.
PENGARUH FOOT MASSAGE DENGAN MENDENGARKLAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN DI RUANG ICU RSUD SAYANG CIANJUR Emy Salmiyah; Sri Wahyuni; Neng Salmah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2019): januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur berkualitas merupakan keadaan dimana tidur yang dijalani seorang individu yang menghasilkan kesegaran dan kebugaran disaat terbangun dan dapat mempengaruhi kesehatan menjadi lebih baik. Upaya untuk memperbaiki kualitas tidur pasien di ruang ICU yang rata-rata memiliki kualitas buruk salah satunya dengan memberikan foot massage sambil mendengarkan murottal Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh foot massage dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap kualitas tidur pasien di ruang ICU RSUD Sayang Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu yang didesain secara Non equivalent Control Group Design.Sampel yang digunakan sebanyak 15 pasien di ruang ICUsebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji dependent sample T-Test dengan software SPSS. Hasil dari pengujian yang didapatkan dari total keseluruhan 15 responden yang mengalami kualitas tidur buruk yaitu 9 responden (60%), dan hampir setengahnya mengalami kualitas tidur baik yaitu 6 responden (40%). Hasil yang didapat yaitu nilai p sebesar 0,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh foot massage dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap kualitas tidur pasien. Hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan masukan bagi rumah sakit untuk mengadakan pendidikan kesehatan, workshop dan menetapkan SOP mengenai pemberian foot massage dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an. Kata Kunci : Foot Massage, Murottal Al-Qur’an, Kualitas Tidur, ICU
Analisis Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Berisiko Tertular Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (Hiv/Aids) Sri Wahyuni; Widya Putriastuti; Imam Samiadji
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.521 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i2.352

Abstract

Latar Belakang : Human immunodeficiency virus (HIV) menargetkan sistem kekebalan tubuh dan melemahkan sistem pertahanan manusia terhadap infeksi dan beberapa jenis kanker. Ketika virus merusak fungsi sel-sel kekebalan, individu yang terinfeksi secara bertahap menjadi imunodefisiensi. Tujuan : Meningkatkan kerentanan terhadap berbagai infeksi, kanker, dan penyakit lain yang dapat dilawan oleh orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian deskriptif. Penentuan responden menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 89 responden. Pengumpulan data berupa pengisian kuesioner dan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini telah dilakukan uji etik oleh Lembaga Etik STIKes Budi Luhur Cimahi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rumah tahanan negara kelas I Bandung Hampir setengahnya memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dengan jumlah responden sebanyak 36 responden, Sebagian besar memiliki sikap mendukung untuk mencegah penularan HIV/AIDS dengan jumlah responden 54 responden, Sebagian besar memiliki berisiko tertular HIV/AIDS dengan jumlah responden 48 responden. Kesimpulan : Analisis tingkat Pengetahuan terhadap warga binaan hampir setengahnya memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dengan jumlah responden sebanyak 36 responden.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI VULVA HYGIENE TERHADAP PERILAKU VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI DI RW 09 LEUWIGAJAH Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vulva hygiene yang kurang baik dapat menimbulkan masalah seperti keputihan, iritasi kulit genital, alergi, peradangan, infeksi saluran kemih, hal tersebut berkaitan dengan saluran kemih bawah wanita lebih pendek. Salah satu upaya edukasi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan perilaku remaja putri adalah memberikan pendidikan kesehatan melalui media video animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest and posttest without control. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 35 remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan perilaku remaja putri sebelum diberikan video animasi terdapat 16 orang (45,7%) kurang dan 19 orang (54,3%) baik. Kemudian perilaku remaja putri setelah diberikan video animasi terdapat 7 orang (20%) kurang dan 28 orang (80%) baik. Pengukuran dilakukan menggunakan kuisioner sebelum dan setelah diberikan intervensi menggunakan uji McNemer. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,012 (<0,05), dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh pemberian video animasi vulva hygiene terhadap Perubahan perilaku vulva hygiene pada remaja putri. Bahwa data disimpulkan terdapat pengaruh video animasi vulva vygiene terhadap perubahan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di RW 09 Leuwigajah.KATA KUNCI : Video Animsi, Vulva Hygiene, Perilaku, Remaja Putri 
The Effect Of Health Education Using E-Booklets On Medication Adherence In Type Ii Dm Patients Sri Wahyuni
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 3 No 4 (2024): JOSS : Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v3i4.333

Abstract

This study aims to evaluate the effect of health education using E-Booklet on adherence to taking medication in type II diabetes mellitus (DM) patients at the Internal Medicine Polyclinic of Mitra Kasih Hospital. This study describes the level of compliance with taking medication before and after the E-Booklet education intervention. The results showed that before education, the majority of patients (83.6%) had low compliance, while after education, the level of low compliance decreased to 61.8%. Statistical analysis showed a significant effect of E-Booklet education on drug compliance with a p value = 0.003 at a significance level of 0.05. This study contributes theoretically to the science of surgical medical nursing and practically for Mitra Kasih Hospital in improving health education about adherence to taking medication in DM patients.
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Program Senam Lansia Terstruktur (Senam Ceria) dengan Pendekatan Edukasi Interaktif Berbasis Komunitas Sri Wahyuni; Mona Megasari; Ade Ira Maulida; Jasmine Citra Lestari; Cyndy Sri Wahyuni
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v5i1.7716

Abstract

The increasing number of older adults requires promotive and preventive efforts to maintain quality of life, as aging is associated with declines in physical, psychological, and social functioning. Preliminary observations in RW 13, Leuwigajah Village, South Cimahi District, revealed that many older adults did not engage in regular physical activity and had limited knowledge regarding safe and appropriate exercise. This program aimed to improve older adults’ knowledge through a Structured Elderly Exercise Program (Senam Ceria) integrating health education and direct practice. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The intervention consisted of health education sessions, interactive discussions, structured exercise practice, and leaflet distribution. A total of 11 older adults participated in the program. Data were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Rank test. The results demonstrated an increase in the mean knowledge score from 77.27 ± 8.28 in the pre-test to 97.27 ± 4.67 in the post-test. The Wilcoxon test indicated a statistically significant difference (p = 0.003). The distribution of knowledge categories improved from 45% “good” and 55% “moderate” at pre-test to 100% “good” at post-test. The Structured Elderly Exercise Program (Senam Ceria) was proven effective in enhancing knowledge, participation, and awareness of the importance of regular physical activity among older adults. The program is recommended for sustainable implementation as part of community-based elderly health promotion initiatives.
Penerapan Promosi Kesehatan Metode Brainstorming Terhadap Pengetahuan Klien Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan: Application of Health Promotion Brainstorming Method to Pregnant Women's Knowledge About Danger Signs of Pregnancy Sri Wahyuni; Sri Maryati
Journal of Health Vol. 11 No. 1 (2024): Journal of Health (JoH) - January
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.743 KB) | DOI: 10.30590/joh.v11n1.726

Abstract

One indicator that can show the well-being of a country's population is the number of maternal and infant deaths. Hemorrhage, hypertension during pregnancy, and diseases of the circulatory system are the leading causes of maternal mortality. One of the factors that contribute to a mother's ability to identify early signs of pregnancy danger and conduct early treatment is her knowledge. One way to encourage health promotion is to use an appropriate method, namely brainstorming. This study aims to improve the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy before and after receiving health promotion through the Brain Storming method. In this study, researchers used a pre-experimental design with a one group pretest postest design. This study involved pregnant women consisting of 30 people to undergo pregnancy checks in the Cipeundeuy Health Center area through purposive sampling method. In collecting data, author used a questionnaire which was used to ask what pregnant women knew about danger signs that might occur during pregnancy. The marginal homogeneity test was used to analyze the data. The results showed that the brainstorming method was effective for improving the knowledge of pregnant women, with a p-value: 0.000 (p < 0.05). Brainstorming can increase maternal knowledge because in its implementation the client participates in expressing opinions and experiences. Therefore, health centers can use the brainstorming method to improve clients' knowledge about danger signs during pregnancy to prevent complications.
The Relationship Between Prolanis Participation and Blood Sugar Control Among Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Puskesmas Sindangkerta Sri Wahyuni; Moch Rezha Alfiqri; Sri Atun; Ryka Juaeriah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 19 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v19i2.527

Abstract

Outpatient visits for Type 2 Diabetes Mellitus at Puskesmas Sindangkerta increased from 122 to 269 patients from February 2024 to January 2025, with Diabetes Mellitus service coverage reaching 186.69% of the estimated target. The Chronic Disease Management Program (Prolanis) was designed to improve the quality of life of patients with chronic diseases; however, empirical evidence on its association with blood sugar control in primary care settings in West Bandung Regency remains limited. This study aimed to analyze the relationship between Prolanis participation and blood sugar control among patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Puskesmas Sindangkerta. A quantitative cross-sectional study was conducted using secondary data from the Prolanis register and medical records of patients with Type 2 Diabetes Mellitus for the period from February 2025 to January 2026. The sample consisted of 55 respondents selected through total sampling and analyzed using the Chi-square test (α = 0.05). The results showed that 37 respondents (67.3%) actively participated in Prolanis, and 39 respondents (70.9%) had controlled fasting blood sugar levels. The Chi-square test showed a significant association (p < 0.001), with an odds ratio (OR) of 10.057 (95% CI: 2.643–38.276) and a prevalence ratio (PR) of 2.22 (95% CI: 1.23–4.03). Active Prolanis participants had a 2.22-fold higher prevalence of controlled blood sugar levels than inactive participants (PR = 2.22; 95% CI: 1.23–4.03). Optimization of Prolanis through digital technology and continuous education is needed to support Diabetes Mellitus control in primary care settings. These findings provide an empirical basis for strengthening Prolanis through active monitoring and continuous education to improve blood sugar control among patients with Type 2 Diabetes Mellitus in primary care settings