Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih menjadi prioritas di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) di Nagari Sako Selatan adalah pelaksanaan program Taman Gizi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk menghasilkan pangan bergizi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi KKN UNP dalam pencegahan stunting melalui program Taman Gizi di Nagari Sako Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program Taman Gizi mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Program ini juga memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui penyediaan sayuran dan tanaman pangan yang mudah diakses. Dengan demikian, Taman Gizi menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan di tingkat nagari.