Lydi Ratu Setia Permata
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS MENGENAI KEWAJIBAN MEKANISME PENGHAPUSAN DATA PRIBADI OLEH MARKETPLACE DITINJAU DALAM UU NO 19 TAHUN 2016 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Lydi Ratu Setia Permata
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Mei 2019
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lydi Ratu Setia Permata lydiratu89@gmail.com Hukum Perdata Bisnis Universitas Brawijaya  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis peraturan perundang-undangan No 19 tahun 2016 pasal 26  dan penerapnannya terhadap penghapusan data pribadi dalam bidang marketplace serta Untuk mengetahui perbandingan regulasi tentang penghapusan  data pribadi di Indonesia, APEC Privacy Framework dan  Uni Eropa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian yuridis normatif. Penelitian ini dilakukan mengkaji peraturan perundang-undangan atau dokumen terkait isu hukum dan melakukan studi kepustakaan berupa buku literature, artikel, maupun jurnal yang berkaitan dengan Penghapusan data (data pribadi) dalam Marketplace yang ditinjau melalui pasal 26  UU No 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu Pendekatan Perundang-undangan ( Statute Approach) dan Pendekatan Perbandingan (Comparative Approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU ITE di Indoensia dirasa masih belum mampu memberikan perlindungan hukum yang lebih teknis terkait dengan penghapusan data pribadi. Sehingga terdapat 6 (enam) poin revitalisasi pada penormaan perusahaan marketplace Kata Kunci : Penghapusan, Data Pribadi, Marketplace, UU ITE, Transaksi Elektronik  Abstract This research is aimed to analyse Act Number 19 of 2016 Article 26 and its implementation concerning deletion of personal data in marketplace and to find out the comparison the regulations concerning deletion of personal data in Indonesia, APEC Privacy Framework, and European Union. This research is categorised as a normative juridical study observing regulations or documents on legal issues and literature, articles, or journals that discuss personal data deletion in Marketplace according to Article 26 of Act Number 19 of 2016 concerning Electronic Information and Transactions. Both statute and comparative approaches were employed in this study. This study reveals that the law regulating electronic information and transactions in Indonesia fails to provide more technical legal protection regarding personal data deletion, and this leads further to 6 points of revitalisation to set the norm in marketplace companies. Keywords: deletion, personal data, marketplace, Act concerning electronic information and transactions, electronic transactions 
Autentikasi Akta Partij Dalam Digital Signature Oleh Notaris Gana Prajogo; Lydi Ratu Setia Permata; Muhammad Fernando
Indonesian Notary Vol 3, No 2 (2021): Indonesian Notary
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.923 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai autentikasi akta partij dalam tanda tangan elektronik (Digital Signature). Seiring dengan perkembangan zaman tentu kebutuhan manusia akan terus bertambah. Selain itu, perkembangan zaman juga akan mempengaruhi teknologi yang semakin maju, tidak terkecuali dengan informasi dan transaksi elektronik yang tak lepas dari tanda tangan elektronik. Notaris merupakan pejabat umum yang memiliki kewenangan untuk membuat akta autentik, salah satunya akta partij. Akta Partij adalah akta yang dibuat di hadapan notaris memuat uraian dari apa yang diterangkan atau diceritakan oleh para pihak yang menghadap kepada notaris. Tanda tangan elektronik dalam akta partij saat ini masih terkendala yang disebabkan oleh kepastian waktu, maupun tempat pembuatan akta, dan tempat pelaksanaan akta. Tanda tangan elektronik dapat diberlakukan apabila peraturan perundang-undangan yang terkait dengan Undang-Undang Jabatan Notaris, Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012, dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sudah harmonisasikan.Kata Kunci : Notaris, Akta Partij, Tanda Tangan Elektronik