Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peranan Media Sosial Sebagai Alat Promosi Wisata Kota Padang Nur Asti Umikalsum; Jupriani Jupriani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 12, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v12i4.120214

Abstract

Platform Media Sosial yang Banyak digunakan di Indonesia Tahun 2022. Sehingga Media sosial menjadi sahabat sehari-hari masyarakat dalam mendapatkan informasi-informasi terbaru. Padang adalah salah satu kota dengan keindahan tempat-tempat wisatanya. Dalam meningkatkan jumlah minat pengunjung, maka Media Sosial berperan dalam hal ini sebagai alat promosi wisata kota padang. Dalam penelitian ini media yang difokuskan adalah Media Sosial Instagram, tiktok, dan facebook. Metode dalam pengumpulan data menggunakan kuisioner online dengan responden yaitu pemilik akun Media sosial yang ada di Indonesia menggunakan teknik sampling (acak).  Hasil penelitian menunjukan bahwa : Sebesar 45% responden memiliki partisipasi tehadap  Media sosial facebook, Ada kepuasan pada Facebook dalam menyampaikan informasi wisata yang ada di kota Padang. dan memiliki minat untuk mengunjungi wisata kota Padang. sebesar 57,24% responden mengatakan memiliki partisipasi tehadap  Media sosial Instagram, Ada kepuasan pada Instagram dalam menyampaikan informasi wisata yang ada di kota Padang. dan memiliki minat untuk mengunjungi wisata kota Padang. Sebesar 43,2 % responden memiliki partisipasi tehadap  Media sosial Tiktok, Ada kepuasan pada Tiktok dalam menyampaikan informasi wisata yang ada di kota Padang. Dan memiliki minat untuk mengunjungi wisata kota Padang
Studi tentang batik tulis salingka tabek Nagari Koto Baru Solok nabil hartato nabil; Jupriani Jupriani
Serupa The Journal of Art Education Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v11i3.118341

Abstract

Kerajinan Batik Tulis Salingka Tabek Koto Baru Solok merupakan kerajinan tradisonal yakninya keterampilan di peroleh dari proses yang sanagat lama. Munculnya kerajinan batik tulis salingka tabek di Nagari baru Solok karena tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kerajinan Batik tulis salingka tabek Nagari Koto Baru Solok merupakan kerajinan yang perlu di teliti terutama masalah (1) Bentuk motif dari batik dan (2) teknik yang di gunakan dalam proses pembuatan batik tulis salingka Tabek. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan populasi dari pengrajin dan keseluruhan kerajinan dari batik tulis Salingka Tabek Nagari Koto Baru. Sampel dalam penelitian ini adalah hasil dari kerajinan batik tulis Salingka Tabek milik bapak Yusrizal. Kerajinan yang dihasilkan dari usaha kerajinan ini adalah berbentuk Kain panjang, kain sarung, selendang dan kain baju. Kata kunci: Batik Tulis, Bentuk motif dan Teknik
Understanding of Report Card Quality and Principal's Leadership Regarding Preparation of School Work Plans in Public Elementary Schools West Pasaman Regency Yahya Yahya; Jupriani Jupriani; Wulandari Wulandari
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 3 No. 7 (2023): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v3i7.841

Abstract

This research is motivated by the ability of school principals who are less able to prepare School Work Plans and are less able to utilize the results of Quality Reports in making School Work Plans so that there is no synchronization between Quality Reports and School Work Plans. This study aims to determine the contribution of understanding the quality report cards and the principal's leadership to preparing school work plans in public elementary schools (SD) of West Pasaman Regency. This study uses the Proportional Stratified Random Sampling, with a population of 252 principals and a sample of 82 people from the total population taken from the principal at the State Elementary School in West Pasaman Regency. The type of data used is primary data. Sources of data come from the number of principals, characteristics, and so on. The analysis technique used is the average score (Mean) for the description of the data, the requirements test, namely the normality test, homogeneity test, linearity test, and independence test. Then test the hypothesis with simple linear regression and multiple linear regression. The results of the study stated that the understanding of the quality report card and the principal's leadership together contributed to the preparation of the school work plan by 34.3%, this explains that the better understanding of the quality report card and the leadership of the principal has an impact on the better quality of the preparation of school work plans.
Representasi Visual Budaya Kolombia Pada Film Animasi “Encanto” Indah Putri Ani; Jupriani Jupriani
SENIMAN: Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual Vol. 1 No. 2 (2023): November : Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/seniman-widyakarya.v1i2.1099

Abstract

This study analyzes the system of signs and meanings of Colombian culture in the animated film "Encanto" from Disney Animation. The film takes inspiration from Latin American culture, specifically Colombia, focusing on the Madrigal family who have magical powers and live in a hidden village. A qualitative approach with descriptive-interpretative methods is used with content analysis, based on Charles Sander Pierce's semiotic concept which includes icons, indexes, and symbols. Data obtained through observation and literature study. The results of the study show that elements of Colombian culture, such as language, clothing, food, and traditions, are reflected in film characters and scenes. Examples of representation include the Arepa dining area, Cali salsa dancing, Colombian music, and Colombian-style mountain scenery. Thus, Encanto succeeded in communicating Colombian cultural messages through visual cues in the animated film.
Analisis Visualisasi Tokoh Ajo Kawir Pada Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Karya Edwin Dan Eka Kurniawan Rifa Shandhika; Jupriani Jupriani
SENIMAN: Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual Vol. 1 No. 2 (2023): November : Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/seniman-widyakarya.v1i2.1100

Abstract

There are two objectives of this research. First, analyzing the visualization of the character Ajo Kawir in the film Like Revenge, Longing Must Also Be Paid Fully. Second, to analyzing the meaning visualization of Ajo Kawir's character in the film Like Revenge, Longing Must Also Be Paid Completely. This type of research is descriptive qualitative with visual analysis method to explore various visual aspects that describe Ajo Kawir's character, including his physical appearance, facial expressions, gestures, and interactions with the environment and other characters. Data collection techniques using observation and documentation. The data analysis technique of this research is to use studies, namely Charles Sanders Pierce's Semiotics through icons, symbols, and indexes that focus on Ajo Kawir's impotence. The object of this research is the film "Like Revenge, Longing Must Also Be Paid Fully". The results of this study indicate that the impotent disease experienced by the character Ajo Kawir makes him more emotional and tries to cover it up by frequently fighting to show that he is strong. Ajo Kawir was reproached by society that people who have impotence cannot do things that are brave and strong beyond normal limits.
Kriya Keramik Modern Dengan Teknik Putar Muhamad Asri Romadhan; Jupriani Jupriani
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 6 (2023): November : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i6.1521

Abstract

The aim of this creation is to 1) create modern ceramic crafts as an effort to develop ceramic craft designs in West Sumatra, 2) make ceramic crafts a source of income for the author, 3) as a requirement for the author to complete undergraduate studies at Padang State University. The method for creating works uses the method according to Bandem (2001:10), the creation method consists of five stages, namely; (1) preparation, (2) elaboration, (3) synthesis, (4) concept realization, and (5) completion. In creating the works, the author used an electric rotary tool and provided Minangkabau motifs by adding glitter powder and beads. The resulting works were 7 works with titles including: Itiak Pulang Patang (ducks coming home in the afternoon), Bada Mudiak ( anchovy upstream), Pucuak Rabuang (bamboo shoots), Kaluak Paku (rolluangan fern), Siriah Gadang (large betel), Bungo Taratai in aia (lotus flower in water), and Saik Galamai (pieces of gelamai)
Analisis Visualisasi Film Menjelang Magrib Mengenai Tradisi Pasung Pada Orang Dalam Gangguan Jiwa Menggunakan Teori Semiotika Rahmat Ramadhan; Jupriani Jupriani
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 6 (2023): November : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i6.1536

Abstract

The purpose of this research is to analyze the visual signs in Menjelang Magrib film regarding the tradition of pasung on people with mental disorders using Charles Sanders Pierce theory. The type of research used is descriptive qualitative with content analysis method to analyze the visuals and identify the meanings that appear in the film. This research uses Charles Sanders Pierce's semiotic theory through aspects of icons, symbols, and indexes that focus on the tradition of pasung on people with mental disorders experienced by Nina. The object of this research is the movie "Menjelang Magrib". The results of this study indicate that the tradition of pasung carried out on people with mental disorders has a negative impact, because it will hurt mentally and physically the person who is shackled. The tradition of pasung experienced by Nina is a social campaign message to reject the practice of pasung tradition as a form of human rights struggle where people with mental disorders should be treated better.
Pesan Moral Dalam Flm Animasi Pendek One Small Step Taiko Studios Oktrivia Zaher; Jupriani Jupriani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v13i3.121760

Abstract

 One Small Step merupakan sebuah film animasi pendek yang menceritakan seorang anak perempuan menghadapi lika-liku perjalanan dalam meraih impiannya menjadi astronot. Penelitian ini berfokus pada analisis bentuk visual, serta pesan moral yang ada pada animasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk visual serta pesan moral yang terdapat dalam animasi pendek One Small Step menggunakan pendekatan semiotika Rolland Barthes untuk melihat dua tingkatan makna (denotatif dan konotatif). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa di dalam film animasi One Small Step terdapat dua tokoh, satu tokoh utama yang bernama Luna berperan sebagai anak perempuan dari Chu, dan satu tokoh pendukung yang bernama Chu berperan sebagai Ayah dari Luna. Chu merupakan Tokoh yang berasal dari China, sedangkan Luna merupakan anak perempuan keturunan China-Amerika. Pesan moral yang ditemukan dalam film animasi One Small Step yaitu parenting (ilmu dalam merawat anak), kerja keras, tolong menolong, dan menghargai waktu. makna denotasi pada film animasi ini berupa perjalanan cerita kehidupan seorang anak bernama Luna dalam meraih impiannya sebagai Astronot, sedangkan makna konotasi pada film animasi ini yaitu mengajarkan bahwa dalam meraih impian haruslah diiringi dengan usaha yang bersungguh-sungguh, hargai setiap prosesnya, serta jangan mengabaikan kepedulian orang tua dan luangkan waktu bersamanya. 
Katalog Ulos Batak Toba Sebagai Media Informasi Budaya Sumatera Utara Ella Sumita; Jupriani Jupriani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.119952

Abstract

Ulos adalah kain berbentuk selendang yang ditenun dengan alat tenun dari wilayah Batak, Sumatera Utara. Benda keramat ini merupakan lambang berkah, kasih sayang dan persatuan menurut peribahasa Batak: “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”, yang artinya kasih sayang dengan orang lain. Ulos adalah bagian dari tiga elemen sumber panas. Tiga sumber panas adalah api, matahari dan ulos. Dari sumber panas tersebut, hanya ulos lah yang sangat nyaman dan mudah didekati. Tujuan tugas akhir ini ialah untuk merancang katalog tentang Ulos Batak Toba Sebagai Media Informasi Budaya Sumatera Utara, sehingga dapat memberikan informasi mengenai ragam Ulos Batak Toba dan kegunaannya/fungsinya, dan katalog ini akan menjadi sumber referensi bagi masyarakat luas, bukan hanya masyarakat Batak.Metode perancangan yang berdasarkan metode glass box, yaitu tahap persiapan, tahap inkubasi, tahap luminasi, dan tahap verifikasi. Metode pengumpulan data primer berdasarkan observasi, wawancara dan dokumen. Data sekunder diperoleh dari jurnal online, website, atau internet. Metode analisis data berdasarkan analisis SWOT Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (hambatan/ tantangan).Dengan adanya katalog ini, diharapkan dapat memudahkan audiens untuk mendapatkan sedikit banyaknya informasi mengenai Ulos Batak Toba ini walaupun tidak lebih baik daripada mengunjungi langsung situs cagar budaya ini.
Bunga Anggrek Bulan Sebagai Ide Penciptaan Karya Batik Tulis Pada Kain Selendang Vina T iayustina; Jupriani Jupriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga Anggrek Bulan adalah salah satu warisan budaya Indonesia, yang memiliki bentuk unik dan khas, serta nilai sejarah dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat kembali bunga anggrek bulan sebagai inspirasi dalam penciptaan motif batik tulis pada kain selendang. Batik tulis dipilih karena keunikannya dalam merekam detail motif secara manual, menciptakan karya yang otentik dan bernilai seni tinggi. Metode penciptaan pada karya akhir ini dilakukan secara bertahap yaitu: tahap persiapan merupakan pengamatan yang berhubungan dengan ide awal dari ketertarikan penulis, elaborasi merupakan tahap mendalami dan menampilkan keunikan bunga anggrek bulan yang ditinjau dari situs internet kumpulan gambar dan survey kelapangan, sintesis merupakan penciptaan ide sebuah karya, realisasi konsep merupakan tahapan proses berkarya dan penyelesaian atau finishing karya. Berdasarkan metode yang dilakukan terciptalah karya yang berbentuk selendang dengan motif bunga anggrek bulan dengan teknik batik tulis. Penulis membuat tujuh karya yang berbentuk selendang memiliki judul: Rangkaian Dalam Selendang, Warisan Keanggunan Nusantara, Keindahan yang Bertutur, Rona Anggrek Bulan, Mekar, Kelopak yang bersinar, Keindahan dalam Proses.