Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Green Accounting Dan Agresivitas Pajak Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Perusahaan Sektor Manufaktur Sub Sektor Makanan & Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023) Stevani Silalahi, Ayu; Susanti, Mila; Yuliana Hutapea, Joan
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 1 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i1.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan agresivitas pajak terhadap nilai perusahaan. Terkhususnya pada perusahaan sub sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di BEI selama periode 2020-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan dilanjutkan dengan uji asumsi klasik, korelasi, determinasi dan signifikansi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 56 data observasi dari populasi 26 perusahaan dan 14 perusahaan memenuhi kriteria sampel. Penelitian ini menggunakan teknik pemilihan sampel purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang sudah diterapkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa green accounting tidak menunjukkan pengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,079 yang lebih besar dari 0,05. Selain itu, agresivitas pajak menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, dengan hasil nilai signifikansi 0,049 < 0,05. Temuan berikutnya menghasilkan pengaruh green accounting dan agresivitas pajak memiliki signifikansi terhadap nilai perusahaan. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial green accounting tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, namun agresivitas pajak berpengaruh signifikan. Namun,secara simultan green accounting dan agresivitas pajak yang diterapkan oleh perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Ukuran Kantor Akuntan Publik, Opini Audit, Pergantian Manajemen, Dan Financial Distress Pada Auditor Switching Silitonga, Mark Raymond; Hutapea, Joan Yuliana
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i2.34

Abstract

Perusahaan publik yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) wajib mengumumkan laporan keuangannya kepada publik dan telah mengaudit laporan keuangannya. Oleh karena itu, seorang auditor harus menjaga kualitas audit keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Ukuran KAP, Opini Audit, Perubahan Manajemen dan Financial distress terhadap Auditor Switching. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling sebagai penentuan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa opini audit berpengaruh terhadap Auditor Switching sedangkan variabel independen lainnya seperti ukuran KAP, perubahan manajemen, dan financial distress tidak berpengaruh terhadap Auditor Switching.
Pengaruh Profitabilitas dan Beban Pajak Tangguhan terhadap Penghindaran Pajak: Studi Kasus pada Perusahaan Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022   Benedicta, Mellisa Karen; Hutapea, Joan Yuliana
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 1 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i1.1157

Abstract

This research is intended as an effort to evaluate the impact of an organization's profits and retribution costs which are recognized as being related to the tendency of foundation organizations listed on the Indonesian Stock Exchange to avoid costs during the 2018-2022 period. Seven companies were selected as samples from a total of 67 companies using a purposive sampling approach technique. This research was tested using descriptive statistical techniques, examination of classical assumptions, and multiple linear regression analysis to test the research hypothesis. The results of the t-test statistical test indicate that there is a mathematically significant correlation between tax avoidance practices and the level of profitability, with a significance level of 0.004. However, there are no significant implications of the existence of deferred tax expenses on tax avoidance practices, as reflected at the significance level of 0.110. By referring to the results of the coefficient of determination analysis, it can be proven that profitability and simultaneously, deferred tax expenses have a significant influence on tax avoidance strategies, reaching 23.3%. Keywords: Profitability, Deferred Tax Expense, Tax Avoidance.
Edukasi Perpajakan dan Kebijakan Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pajak UMKM di Kabupaten Bandung Barat Isaac Raymond Hasiholan; Hutapea, Joan Yuliana; Susanti, Mila
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.16169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi perpajakan dan kebijakan pajak terhadap kepatuhan pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei dengan instrumen kuesioner berskala Likert lima poin. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang dihitung melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh dari responden UMKM yang memiliki NPWP serta data sekunder dari DJP, BPS, dan literatur relevan. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda menggunakan perangkat statistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak UMKM, demikian pula kebijakan pajak yang memberikan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman perpajakan serta perumusan kebijakan pajak yang sederhana dan mudah diakses sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak UMKM.
Moderasi Komite Audit dalam Hubungan Green Accounting terhadap Financial Peformance Perusahaan Pertambangan Umbora, Desire Fenner Waldensi; Reke, James Sylvanus Uly; Hutapea, Joan Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Green Accounting terhadap Financial Peformance dan meneliti Komite Audit sebagai variabel moderasi dalam perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Penelitian ini mengadopsi desain deskriptif kuantitatif, menggunakan purposive sampling untuk memperoleh 52 observasi perusahaan tahun dari tahun 2021 hingga 2024. Data penelitian ini menggunakan software SPSS dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi dengan transformasi Cochrane-Orcutt   untuk memastikan hasil yang kuat dan bebas dari autokorelasi. Temuan menunjukkan bahwa Green Accounting, yang diukur dengan PROPER (peringkat kepatuhan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia), bertindak sebagai biaya kepatuhan wajib daripada penggerak strategis, sehingga menghasilkan efek yang tidak signifikan terhadap Return on Assets. Selain itu, rapat Komite Audit gagal memoderasi hubungan Green Accounting terhdap Financial Performanc, karena seringkali hanya berfungsi sebagai pemenuhan seremonial persyaratan administratif OJK (Otoritas Jasa Keuangan Indonesia). Fenomena ini menunjukkan bahwa di industri ekstraktif Indonesia, akuntabilitas lingkungan belum terintegrasi secara substantif ke dalam penciptaan nilai finansial. Akibatnya, perusahaan harus beralih dari sekadar kepatuhan regulasi ke manajemen lingkungan strategis untuk mengubah biaya keberlanjutan menjadi keunggulan kompetitif. Regulator harus mewajibkan kompetensi lingkungan bagi Komite Audit untuk memastikan pengawasan melampaui frekuensi administratif. Studi ini menawarkan hal baru dengan meneliti tata kelola dan Green Accounting di sektor ekstraktif pasar negara berkembang selama era pasca-pandemi.
Pengaruh Thin Capitalization dan Green Accounting terhadap Perencanaan Pajak pada Perusahaan Terindex IDCSMC COMPOSITE tahun 2024 Simangunsong, Charles Surya Pratama; Susanti, Mila; Hutapea, Joan Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8167

Abstract

Pada umumnya semua perusahaan melakukan tindakan efisiensi dan efektivitas demi memaksimalisasi laba yang diperoleh. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai strategi, salah satunya adalah perencanaan pajak yang bertujuan untuk meminimalkan beban pajak secara legal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh thin capitalization dan green accounting terhadap perencanaan pajak perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang terindeks IDX SMC Composite dengan periode penelitian tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 376 emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang kemudian diseleksi menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 55 perusahaan sebagai sampel penelitian, yaitu perusahaan yang secara konsisten melaporkan biaya lingkungan dalam laporan keberlanjutannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan korelasi, yang melibatkan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pajak tidak dipengaruhi oleh thin capitalization dengan nilai signifikansi sebesar 0,50 (>0,05). Selain itu, green accounting juga tidak memberikan pengaruh terhadap perencanaan pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,79 (>0,05). Secara simultan, thin capitalization dan green accounting juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan pajak perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut belum menjadi faktor dominan dalam praktik perencanaan pajak perusahaan pada sampel yang diteliti.
Pengaruh Pemahaman Pajak dan Penggunaan Sistem Pajak Online terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Komunitas Kerohanian di Punclut Tarihoran, Hotland Mora Dongan Doli; Hutapea, Joan Yuliana; Susanti, Mila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8201

Abstract

Tujuan penelitian ini Adalah untuk menyelidiki bagaimana pemahaman pajak dan sistem pajak online memengaruhi kepatuhan wajib pajak di komunitas kerohanian di Punclut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan wajib pajak perorangan. Populasi penelitian terdiri dari anggota komunitas kerohanian di Punclut yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan membayar pajak. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan menggunakan kriteria responden tertentu dan mendapatkan 33 responden. Data dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis partial least squares (SEM-PLS), pengujian validitas dan realibilitas, serta pengujian hipotesis. Dengan nilai koefisien 0,684, T statistik 5,188, dan nilai P Value 0,000, temuan penelitian menunjukan bahwa pemahaman pajak memiliki dampak yang positif dan siginifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan nilai koefisien 0,187, T statistic 1,630, dan nilai P Value 0,103, sistem pajak online memiliki dampak yang positif tetapi tidak siginifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara bersamaan 66,5% kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh pemahaman pajak dan sistem pajak online sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak termasuk dalam penelitian. Temuan ini mengarah pada kesimpulan bahwa kepatuhan wajib pajak terutama dipengaruhi oleh pemahaman pajak, dengan sistem pajak online memiliki sedikit pengaruh, serta memberikan implikasi praktis bagi kebijakan perpajakan.
The Effect of Green Accounting Implementation and Profitability on Deferred Tax Assets in Property and Real Estate Companies (2023–2024) Inke Br Sinuhaji; Joan Yuliana Hutapea; Harlyn L. Siagian
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 03 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the relationship between green accounting, profitability, and deferred tax assets (DTA) in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2023–2024 period. The objective is to determine whether environmental accounting practices and financial performance influence the recognition of deferred tax assets. A quantitative approach is employed using secondary data derived from published financial statements, with multiple linear regression applied to test both partial and simultaneous effects of the independent variables on DTA. The results reveal that green accounting does not have a statistically significant effect on DTA, as indicated by a significance value of 0.605 and a beta coefficient of 0.247. Similarly, profitability, proxied by Return on Assets (ROA), shows no significant effect, with a significance value of 0.105 and a beta coefficient of 0.012. Simultaneous testing further confirms that both variables do not significantly explain variations in DTA, reflected in an F-value of 1.402 and a significance level of 0.249. In conclusion, the findings suggest that deferred tax asset recognition is primarily driven by fiscal factors, such as temporary differences and tax loss carryforwards, rather than by green accounting practices or profitability levels.