I ketut astawa
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Masalah Disintegrasi Bangsa I Ketut Astawa; Alya Rafeyfa Asyla; Amanda Putri; Caecillia Claudia Agatha; Damar Nurcahyo; Isnaini Julianti; Srimurti Eka Octaviani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6313

Abstract

National disintegration is a phenomenon of a country's division into separate parts due to various factors that threaten the integrity and unity of the nation. This phenomenon often arises as a response to the dissatisfaction of certain groups, such as attempts to secede by regions or communities that feel marginalized from the development and government process. In addition, socio-political problems such as injustice, corruption, and weak leadership also worsen the condition, eroding the solidity of a unitary state. The impact of national disintegration is not only limited to political and economic aspects, but also extends to social and cultural aspects. National identity can be eroded, relations between citizens deteriorate, and the sense of solidarity and togetherness fades. Concretely, disintegration can trigger open conflict, destruction of infrastructure, an increase in the number of internally displaced people, and the loss of national stability and cohesion. Therefore, efforts to prevent disintegration through strengthening unity, equitable development, and conflict management are very important.
Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Kalangan Remaja Teluk Jambe Timur Karawang I Ketut Astawa; Bela Cantika; Fauzi Karfiatno; Hasna Falihah; Haura Nasywa Chandini; Widy Ayu Artie Azzahra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6340

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat khususnya remaja telah menjadi masalah secara global yang kondisinya memprihatinkan, dengan berdampak pada kerusakan yang dialami oleh individu, keluarga serta masyarakat. Narkotika termasuk dalam obat-obatan terlarang yang bisa berdampak pada kerusakan sistem yang ada di dalam tubuh serta berdampak pada ketergantungan seseorang terhadap obat-obatan terlarang, yang sering kali berujung pada perilaku kriminal, gangguan mental, serta masalah kesehatan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi kuesioner untuk mengetahui upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Penelitian ini melibatkan 103 responden dari kalangan pelajar dan mahasiswa untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Hasilnya menunjukkan bahwa 91,3% responden berpendapat bahwa teman sebaya dapat mencegah penyalahgunaan narkoba dengan membangun hubungan yang positif. Media sosial dianggap cukup berpengaruh terhadap perilaku remaja terkait narkoba oleh 51,5% responden. Faktor utama yang mendorong remaja mencoba narkoba, menurut 68,6% responden, adalah rasa penasaran, tekanan teman sebaya, dan gangguan sosial. Tantangan terbesar dalam pencegahan narkoba di kalangan remaja, menurut 45,6% responden, adalah pengaruh lingkungan. Selain itu, 40,8% responden menilai peran keluarga dalam membangun komunikasi yang positif sangat penting untuk mencegah remaja terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Dengan upaya pencegahan yang komprehensif ini, diharapkan remaja dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan lebih siap untuk menjalani masa depan yang sehat dan produktif.