Nelly Yardes
Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19 Dipengaruhi Pengetahuan, Sikap dan Kebijakan Pemerintah Ace Sudrajat; Dewi Lusiani; Eska Riyanti; Nelly Yardes; S. Hariyanto; Endang Banon
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.924

Abstract

Coronavirus merupakan virus RNA strain tunggal positif, berkapsul dan tidak bersegmen termasuk ordo Nidovirales. Desember 2019 muncul kasus pneumonia misterius di Wuhan, provinsi Hubei. Tanggal 11 Februari 2020, World Health Organization memberi nama penyakitnya sebagai Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Kasus terinfeksi covid-19 dunia 512.000.000 dan meninggal 6.230.000 jiwa, kemudian di Indonesia kasus terinfeksi 6.040.000 dan meninggal 156.000 jiwa (Jayani, D.H., 28 April 2022). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan kebijkan new normal terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelational. Sampel adalah mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III sebanyak 330 mahasiswa. Strategi sampling Purposive sampling. Hasil uji bivariat diperoleh tidak ada hubungan antara pengetahuan covid-19 dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 nilai-p= 0.945, tidak ada hubungan kebijakan new normal dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 nilai-p= 0.273, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap individu dengan kepatuhan penerapan protocol pencegahan covid-19 dengan nilai-p= 0.047. Hasil uji multivariate disimpulkan responden berpeluang patuh menerapkan protokol kesehatan 0.543 kali ditambah 2.244 kali bila berusia diatas 20 tahun ditambah 3.683 kali bila memiliki sikap yang baik dalam penerapan protokol kesehatan.
Terapi “Sehat Jasmani dan Rohani” Menurunkan Tingkat Kecemasan Lansia Eska Riyanti; Pudjiati Pudjiati; Nelly Yardes
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i2.939

Abstract

Masalah psikologis yang paling banyak diderita oleh para lanjut usia adalah kecemasan. Adapun penyebab yang umumnya ditemui diantaranya: (1) Kurangnya aktifitas sosial dengan teman atau relasi (2) Kehilangan pasangan (3) Kehilangan hubungan dengan anak-anak yang menikah (4) Menghadapi kematian. Paket “SAHAJA” atau “Sehat Hati dan Jiwa“ merupakan bentuk psikoterapi yang dikembangkan peneliti untuk menurunkan tingkat kecemasan pada lansia dengan menggabungkan beberapa bentuk psikoterapi yaitu relaksasi dan berdzikir. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh paket “SAHAJA” terhadap tingkat kecemasan lansia. Populasi dari penelitian adalah seluruh lansia dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling, besar sampel 30 orang. Desain penelitian yang digunakan dekriptif analitik dengan pendekatan kuasi ekperimen. Uji analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan paired t-test untuk pengaruh intervensi paket “SAHAJA” terhadap tingkat kecemasan lansia. Hasil penelitian diketahui adanya pengaruh pemberian terapi “SAHAJA” terhadap tingkat kecemasan lansia. Dengan melakukan terapi “SAHAJA” secara teratur dalam waktu dan jangka waktu yang lebih lama dapat memberikan pengaruh yang lebih efektif lagi dalam menurunkan tingkat kecemasan lansia.
Pengaruh Konsumsi Putih Telur pada Lansia dengan Hipertensi Pudjiati Pudjiati; Yeti Resnayati; Tjutju Rumijati; Nelly Yardes; Eska Riyanti
Jurnal Keperawatan Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v8i1.1094

Abstract

WHO (2016) states that one in three adults worldwide has high blood pressure and this increase occurs with age, from one in ten people in their 20s and 30s to five in ten people in their 50s. In Indonesia, based on the 2018 Riskesdas, the prevalence of hypertension was 45.9% at the age of 55-64 years, 57.6% at the age of 65 years, 74% and 63.8% at the age of 75 years. Research conducted by dr. Zhipeng Yu from Jilin University, China, mentioned that the content in egg whites called RVPSL can indeed nourish blood vessels and reduce the risk of hypertension. This study aims to determine the effect of giving egg whites on reducing blood pressure in the elderly with hypertension. The research design is quasi-experimental with one group pretest-posttest. The samples used were 40 elderly people with hypertension. The analytical method used is the Paired t test. The results of data analysis showed that there was a significant difference in the first measurement of Systole before and after the intervention (p value = 0.001) with a greater difference in average value (difference value = 11.257 mmHg). while in the first measurement of diastole, the results of the analysis showed that there was a significant difference before and after the intervention (p value = 0.001), the average difference after the intervention (difference value = 7.980 mmHg). Consumption of egg whites on a regular basis and increases the work of ACE in the vessels which allows obtaining blood pressure stability. The conclusion is that there is a significant decrease in blood pressure in the elderly with hypertension by 8 to 11 mmHg after giving 1 egg white for 5 weeks.