Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gambaran Perilaku Bullying Verbal Pada Siswa Sekolah Dasar : Literature Review Indah Pratiwi; Herlina Herlina; Gamya Tri Utami
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v6i1.436

Abstract

Verbal bullying is a common bullying and it can be a trigger for other bullying. Study aims of study to determine the description of verbal bullying behavior in elementary school students. Design of this study used a literature review. There are some tools used to find related articles such as google scholar, PubMed, Plos One, and science direct with the keywords verbal bullying and elementary school students in 2016-2020 period. The research was conducted in 6 different countries such as Australia, Philippines, Brazil, Indonesia, Turkey and Spain. Majority of respondents who took part in the study were female (51%), grade 3 (31.5%) with age range of 8-9 years (25%). The results of the description of the prevalence of verbal bullying showed that there were more victims of verbal bullying (95.1%) with female students as victims (55.9%). A common form of verbal bullying is insulting or humiliating (30.7%). The assumption they bully is because of the physical appearance/smell of their friends (49.9%). The impacts that occurs on students as victims of verbal bullying: decrease in learning achievement (40%); poor mental health (40%). Verbal bullying can impacts school-age children to experience decreased learning achievement and poor mental health.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM DAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DI KELURAHAN SRI MERANTI Arneliwati Arneliwati; Aminatul Fitri; Herlina Herlina; Ari Rahmat Aziz; Didi Kurniawan; Reni Zulfitri; Musfardi Rustam; Nopriadi Nopriadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1139

Abstract

This study aims to see an increase in family knowledge, attitudes, and actions in the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) after socialization of family empowerment on the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever in RW 12, Sri Meranti Village and training and education on mosquito eradication by examining larvae and spreading abate powder. The research design used a quasi-experimental pre- and post-test design on 50 respondents in the RW 12 area of Sri Meranti Village. This study used a questionnaire instrument. Test analysis using dependent T test analysis. The results showed a significant difference between family knowledge before and after being given counseling related to Dengue Hemorrhagic Fever with a p Value of 0.00. It is hoped that families will apply the knowledge they have gained in socialization, with the hope that dengue cases will decrease or even disappear. Keywords: Dengue Fever, Family Empowerment, , Family Knowledge
Sekolah siaga Covid-19: Metode 3T+3M-3K sebagai upaya pencegahan Covid-19 di sekolah Kelurahan Tobek Godang Herlina Herlina; Reni Zulfitri; Agrina Agrina; Arneli Arneli; Didi Kurniawan
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 4 (2022): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.4.157-163

Abstract

Covid-19 is an infectious disease that causes respiratory problems and pneumonia. These symptoms can affect anyone, including school-age children. The need for prevention efforts by implementing health protocols with 3T (Test, Trace, and Treat); do the 3M (wear a mask, keep your distance, wash your hands); and avoid 3K (close contact, crowds, and closed rooms/spaces) as an effort not to be infected with covid 19. The purpose of this service is the establishment of a Covid 19 alert school as an effort to increase knowledge and behavior of students, teachers and the community in implementing health protocols for the prevention of covid 19 at school. The method used is the formation of Covid -19 cadres, education, training about covid-19 and prevention of covid-19 with the 3T + 3M - 3K Method. The result of this activity is the formation of a covid 19 alert school, cadres (students and teachers) who are trained in implementing and becoming role models for students and teachers as well as the community in the application of 3T + 3M - 3K with post-test results increasing by 80% in each activity and activity. outside the house residents use 3M, avoid 3K.
Efektivitas Media Video Animasi Penyuluhan Kesehatan Tentang Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Terhadap Minat Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Deteksi Dini Kanker Serviks Putri Yosepin Hutagalung; Sri Utami; Herlina Herlina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 1 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua diantara kanker pada wanita. Salah satu upaya penanggulangan kanker serviks dapat dilakukan melalui deteksi dini metode IVA. Diperlukan pemberian penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan minat WUS dalam melakukan IVA. Video animasi merupakan salah satu media yang efektif dalam menyampaikan penyuluhan kesehatan, karena dapat mendorong partisipasi dan menumbuhkan minat seseorang. Tujuanprnrlitian untuk melihat efektivitas media video animasi penyuluhan kesehatan tentang inspeksi visual asam asetat (IVA) terhadap minat wanita usia subur (WUS) dalam deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control group pre test post test design, populasi adalah seluruh WUS usia 30-50 tahun, pengambilan sampel dengan cara purposive sampling sebanyak 34 responden. Analisa data yang digunakan analisa univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi penyuluhan kesehatan tentang IVA efektif dalam meningkatkan minat WUS untuk mengikuti IVA sebagai deteksi dini kanker serviks dengan nilai p value (0,000) < α (0,05). Rekomendasi: diharapkan WUS dapat menerapkan pemeriksaan IVA secara berkala atau rutin dan dapat menyebarluaskan informasi yang telah didapatkan dari hasil mengikuti penyuluhan kesehatan tentang kanker serviks kepada masyarakat.
Gambaran Persepsi, Sikap Serta Kelengkapan Pemberian Imunisasi Pada Anak Dimasa Covid-19 Firdiana Suryani Siahaan; Riri Novayelinda; Herlina Herlina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit pada anak. Orang tua memiliki peran penting dalam pemberian imunisasi, dimana peran orang tua berkaitan erat dengan kelengkapan imunisasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi, sikap serta kelengkapan pemberian imunisasi pada anak dimasa COVID-19. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah 96 orang responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner persepsi dan sikap yang dimodifikasi dari kuesioner penelitian sebelumnya, serta kuesioner pemberian imunisasi pada anak dan analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi positif sebanyak 51%. Responden dengan persepsi positif terdapat 26% memberikan imunisasi tidak lengkap, dan responden dengan persepsi negatif sebanyak 26% juga memberikan imunisasi tidak lengkap. Responden memiliki sikap positif sebanyak 52,1%. Responden dengan sikap positif sebanyak 27,1% memberikan imunisasi tidak lengkap dan responden dengan sikap negatif sebanyak 25% juga memberikan imunisasi tidak lengkap. Kesimpulanya bahwa Persepsi serta sikap orang tua berada pada kategori positif dan pemberian imunisasi pada anak masih cenderung tidak lengkap. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat agar dapat memberikan imunisasi yang lengkap pada anak-anak.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MASJID PARIPURNA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTHING Purwanti, Lina; Sukmawati, Khairni; Herlina, Herlina; Johan, Mudir; Turnandes, Yogo
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2025): Publikasi artikel ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Periode September 2025
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/ym0nrx42

Abstract

Masjid Paripurna ditunjuk oleh Pemko Kota Pekanbaru sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dalam bidang keagamaan. Penunjukan ini sesuai dengan visi pembangunan Kota Pekanbaru, yaitu “Menjadikan Pekanbaru Sebagai Kota Metropolitan yang Madani”. Dari pengalaman beberapa tahun pemilihan terdapat masalah sulitnya memilih Masjid yang tepat untuk dijadikan Paripurna. Dalam konteks administrasi publik,implementasi SPK berbasis SAW merupakan bentuk digitalisasi layanan publik dalam bidang keagamaan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan Pemilihan Masjid Paripurna. Sehingga Pemko Kota Pekanbaru lebih cepat dan mudah dalam menentukan ataupun mengambil keputusan. Pada saat ini di Kota Pekanbaru terdapat 96 Masjid Paripurna dari 833 Masjid yang ada. Satu Masjid tingkat provinsi, 12 tingkat Kecamatan dan 83 tingkat Kelurahan. Penelitian ini menggunakan metode Simple Additive Weighthing (SAW) dimana mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative dan pada semua atribut. Hasil dari penelitian ini mendapatkan keputusan kelayakan suatu Masjid yang diparipurnakan. Berdasarkan pengujian 5 data didapat Masjid yang diparipurnakan dengan persentase 91,20 % adalah yang tepat. Maka metode ini cocok digunakan dalam penentuan kelayakan Masjid Paripurna Kota Pekanbaru.