Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MASJID PARIPURNA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTHING Purwanti, Lina; Sukmawati, Khairni; Herlina, Herlina; Johan, Mudir; Turnandes, Yogo
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2025): Publikasi artikel ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Periode September 2025
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/ym0nrx42

Abstract

Masjid Paripurna ditunjuk oleh Pemko Kota Pekanbaru sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dalam bidang keagamaan. Penunjukan ini sesuai dengan visi pembangunan Kota Pekanbaru, yaitu “Menjadikan Pekanbaru Sebagai Kota Metropolitan yang Madani”. Dari pengalaman beberapa tahun pemilihan terdapat masalah sulitnya memilih Masjid yang tepat untuk dijadikan Paripurna. Dalam konteks administrasi publik,implementasi SPK berbasis SAW merupakan bentuk digitalisasi layanan publik dalam bidang keagamaan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan Pemilihan Masjid Paripurna. Sehingga Pemko Kota Pekanbaru lebih cepat dan mudah dalam menentukan ataupun mengambil keputusan. Pada saat ini di Kota Pekanbaru terdapat 96 Masjid Paripurna dari 833 Masjid yang ada. Satu Masjid tingkat provinsi, 12 tingkat Kecamatan dan 83 tingkat Kelurahan. Penelitian ini menggunakan metode Simple Additive Weighthing (SAW) dimana mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative dan pada semua atribut. Hasil dari penelitian ini mendapatkan keputusan kelayakan suatu Masjid yang diparipurnakan. Berdasarkan pengujian 5 data didapat Masjid yang diparipurnakan dengan persentase 91,20 % adalah yang tepat. Maka metode ini cocok digunakan dalam penentuan kelayakan Masjid Paripurna Kota Pekanbaru.
Hubungan Pengetahuan Variasi Pengenalan Makanan Dan Pola Asuh Ibu Terhadap Perilaku Picky Eater Pada Toddler Afni Ramadhani; Herlina Herlina; Ari Pristiana Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.597

Abstract

Pendahuluan: Perilaku picky eater pada toddler merupakan masalah umum yang muncul selama proses pemberian makan dan dapat memengaruhi keseimbangan asupan nutrisi serta tumbuh kembang anak. Dua faktor yang dianggap berperan dalam munculnya perilaku ini adalah pengetahuan ibu mengenai variasi pengenalan makanan dan pola asuh yang diterapkan dalam keseharian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan variasi pengenalan makanan dan pola asuh ibu terhadap perilaku picky eater pada toddler. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan korelasional. Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan variasi pengenalan makanan, kuesioner pola asuh ibu, serta kuesioner perilaku picky eater (CEBQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Usia ibu terbanyak pada usia dewasa awal 26–35 tahun, pendidikan terakhir terbanyak pada SMA, pekerjaan ibu terbanyak sebagai IRT, dan berpendapatan < UMR Pekanbaru. Anak yang diteliti didominasi perempuan, sebagian besar berusia 12–24 bulan. Sebanyak 45 responden (45,9%) memiliki pengetahuan baik tentang variasi pengenalan makanan, dan pola asuh yang paling banyak diterapkan adalah pola asuh demokratis 41 responden (41,8%). Secara keseluruhan, 53,1% anak termasuk dalam kategori picky eater. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan variasi pengenalan makanan dengan perilaku picky eater (p = 0,010). Pola asuh ibu dengan perilaku picky eater juga berhubungan signifikan (p = 0,015). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan variasi pengenalan makanan dan pola asuh ibu memiliki hubungan dengan perilaku picky eater pada toddler.