Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : GRADIEN

Pengukuran Konduktivitas Termal Bata Merah Pejal Halauddin, Halauddin
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 2 (2006): (Juli 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1796.174 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengukuran konduktivitas termal (k) dengan metode plat tunggal dari beberapa jenis bata merah pejal yang berasal dari daerah di provinsi Bengkulu diantaranya dari Nakau, Pinang Mas, Blok V, Blok VI, Talang Pauh, Medan Baru dan Pekik Nyaring. Pengukuran ini bertujuan untuk melihat kekuatan bata merah pejal berdasarkan besarnya konduktivitas termalnya. Kekuatan fisik bata merah sangat ditentukan oleh deformasi termal yang berhubungan dengan ukuran rata-rata pori (porous) yang dipengaruhi oleh distribusi ukuran partikel, bentuk partikel dan struktur tanah dan jenis tanah serta komposisi bahan pengisi pada saat dilakukan proses pemanasan (pematangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga konduktivitas termal masing-masing sampel batu merahpejal memberikan kontribusi yang berbeda, namun hasilnya tidak memberikan perbedaan angka yang signifikan. Batumerah pejal yang mempunyai harga konduktivitas termal yang paling tinggi adalah batu merah yang berasal daridaerah Nakau dengan k = 0,380 (J s-1 m-1 K-1), sedangkan batu merah pejal yang mempunyai harga konduktivitas termal yang paling rendah adalah batu merah yang berasal dari daerah Pekik Nyaring dengan konduktivitas termal k = 0,150 (J s-1 m-1 K-1).   
Penentuan bilangan performan pompa kalor berdasarkan perbedaan temperatur Halauddin, Halauddin
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 1 (2005): (Januari 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.231 KB)

Abstract

Bilangan performan pompa panas adalah bilangan pasti yang menunjukkan bahwa pompa panas berbeda pada temperatur efektif atau tidak. Bilangan ini penting untuk pompa panas dan juga untuk system refrigenerasi. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan variable pengamatan; massa air yangdigunakan 4 kg, perubahan beda temperature diantara dua resorvair dengan interval waktu pengamatan 1200 detik (20 menit). Dari data dan hasil pengamatan, diperoleh bilangan performan sekitar 0.18 x 103 sampai 6,2 x 103. Hasil ini sesuai dengan yang diharapkan.
Aplikasi Lattice Gas Automata untuk Mengestimasi Porositas dan Permeabilitas Retakan di Halaman Mesjid Sunda Kelapa Pondok Kelapa Bengkulu Tengah Halauddin, Halauddin
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 2 (2012): (Juli 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.14 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan porositas (f) dan permeabilitas (k) terbesar dan terkecil dari delapan retakan yang bervariasi di halaman Mesjid Sunda Kelapa Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. Perhitungan porositas dan permeabilitas dilakukan dengan menggunakan model Lattice Gas Automata (LGA) yang diimplementasikan dengan bahasa program Delphi 7.0. Dari hasil data perhitungan, diperoleh bahwa retakan yang mempunyai permeabilitas sangat besar diperoleh pada Retakan 1 dengan nilai k = 0,142203880096761 piksel2, dan porositas total untuk Retakan 1 diperoleh sebesar 0,0518810. Sedangkan retakan yang mempunyai permeabilitas sangat kecil diperoleh pada Retakan 6 dengan nilai k=0,0072498776126890 piksel2, dan porositas total untuk Retakan 6 diperoleh sebesar 0,0106255.Simulasi aliran fluida pada saat running data untuk porositas kecil menyebabkan tumbukan aliran fluida model LGA semakin sering terjadi, dengan demikian menyebabkan permeabilitas menurun. Sebaliknya, porositas besar menyebabkan tumbukan aliran fluida model LGA semakin sedikit terjadi, dengan demikian menyebabkan permeabilitas semakin meningkat.
Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dan Perhitungan Permeabilitas Untuk Setiap Titik Lubang Resapan di Rawa Makmur Permai Bengkulu Halauddin, Halauddin; Suhendra, Suhendra; Refrizon, Refrizon; Faisal, Fachri
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 12, No 1 (2016): (Januari 2016)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.292 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan metode lubang resapan biopori (LRB) sebagai salah satu bentukmitigasi banjir, peralatan constant head permeameter untuk melihat pada bagian titik mana daerah yang mudah meluluskanfluida dengan melihat tingginya nilai permeabilitas berdasarkan hasil perhitungan serta pengukuran letak posisi geografisdaerah penelitian akan diukur dengan alat GPS jenis Garmin GPSmap 76CSx. di Kelurahan Rawa Permai KotamadyaBengkulu.Berdasarkan nilai permeabilitas hasil pengukuran dari lubang bor biopori untuk 10 titik, dapat diinterpretasi bahwa jenistanah berdasarkan kelulusan fluidanya di daerah pengabdian adalah lanau, pasir kelanauan, dan lempung. Perbedaan nilaipermeabilitas tanah sangat dipengaruhi oleh jenis tanah, karena setiap jenis tanah mempunyai tekstur, struktur, porositas yangberbeda. Sehingga nilai permeabilitas di 10 titik lubang biopori berbeda, didominasi oleh ketiga jenis tanah di atas.Berdasarkan hasil pengukuran GPS, bahwa letak posisi geografis untuk 10 titik lubang biopori berbeda-beda, terutama untukparameter ketinggian (elevation). Semakin tinggi suatu daerah tidak dapat menentukan besarnya kecilnya nilai permeabilitas,karena seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa besaran permeabilitas sangat ditentukan oleh jenis tanah yang mempunyaitekstur, struktur, porositas yang berbeda. Akan tetapi, dengan semakin jauh suatu daerah dari permukaan air laut,mengindikasikan daerah tersebut lebih aman dari ancaman bahaya bencana alam banjir. Ketinggian (elevation) di daerahpengabdian berdasarkan hasil bor biopori berkisar mulai dari 8 meter, 10 meter, 16 meter, 17 meter, 22 meter, 23 meter, 24meter, dan 25 meter.