Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN EKSTRAK BROKOLI (Brassica oleracea var.italica) DAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) (In Vitro) Mushawwir, S.Pt., M.P., IPM, Dr. Ir. Andi; Suwarno, Nono
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 2 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v2i2.717

Abstract

Antioksidan berperan penting dalam immunitas dan pencegahan kerusan jaringan, baik karena stress panas, penyakit, mauupun faktor usia ternak. Sumber antioksidan alami melalui pakan merupakan salah satu cara mencegah kerusakan jaringan dan peningkatan immunitas. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kapasitas total antioksidn ekstrak alami dari rumbuhan brokoli dan bawang putih. Sampel brokoli (B) dan Bawang Putih (BP) dikumpulkan dari Kebun Fitofarmaka yang dikembangkan oleh Balai Pengobatan Tradisional, Al Mustofa Sukabumi dan Kebun Apotek Kelompok Rumah Sehat, Ciganea, Purwakarta, Jawa Barat, digunakan sebagai bahan uji untuk menilai efektivitasnya sebagai antioksidan. Ekstraksi metanol dari kedua jenis tanaman ini ditentukan dalam percobaan ini. Konsentrasi ekstrak 0,35-0,95 digunakan untuk menguji kemampuan antioksidannya dengan metode TAC. Potensi apasitas antioksidan kedu tanamanan tersebut , berdasarkan hasil pengujian pada percobaan ini, terlihat bahwa tanaman B dan BP, keduanya memiliki potensi yang tinggi.
MODEL HUBUNGAN KADAR KREATININ DENGAN PERTAMBAHAN BERAT ITIK CIHATEUP DALAM KONDISI CEKAMAN PANAS permana, ronnie permana; Suwarno, Nono
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 2 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v2i2.718

Abstract

Pendugaan bobot badan dapat dilakukan dengan cara menghubungkan produk senyawa kimia yang terkait dengan bobot badan. Kreatinin merupakan senyawa kimia sebagai indikator yang sangat akurat terkait dengan penyediaan energi dalam metabolisme otot. Dalam penelitian ini akan dikaji model hubungan kreatinin dengan bobot badan pada itik yang mengalami stress panas. Lima puluh Itik Cihateup telah digunakan dalam penelitian ini, ditempatkan di dalam kandang dengan temperature rata-rata 40-420C. Sampel darah telah dikoleksi dan penentuan kadar kreatinin menggunakan metode spektrofotometer berdasarkan petunjuk pada kit analisis Biolabo (France). Sampling dan analisis darah dilakukan setiap minggu selama dua bulan, begitu pula penentuan bobot badan. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh dan korelasi yang tinggi antara kadar kreatinin dengan bobot badan, masing 0,94 (94%) dan 0,97, dengan model matematika Y = 493,8 + 854,31X. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1 mg/dL kadar kreatinin maka diikuti dengan peningkatan 854,31 g bobot badan.