Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JKMM

EFEK MIXTURE MARKETING TERHADAP LOYALITAS PASIEN DI RUANG RAWAT IN RUMAH SAKIT UMUM HAJI MAKASSAR 2017 Nurul Anisa; Darmawansyah Darmawansyah; Syamsiar S. Russeng
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i1.8700

Abstract

Rumah sakit saling bersaing dalam memberikan pelayanan jasa kesehatannya kepada masyarakat. Penelitian inibertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi bauran pemasaran terahadap loyalitas pasien di RuangRawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji,Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey analitikdengan pendekatan potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Instalasi Rawat InapRSUD Haji, Makassar. Sampel penelitian sebanyak 208 pasien yang ditentukan berdasarkan teknik penyampelanpurposif. Metode analisis data yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada pengaruh variabel product (p=0.00), place (p=0.00), price (p=0.00), promotion(p=0.006), people (p=0.001), costumer servic e(p=0.00) dan performance (p=0.00). Tidak ada pengaruh variabelprofessional (p=0.124) dan process (p=0.485). Berdasarkan hasil uji regresi logistik berganda secara bersamaandiperoleh bahwa product merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat inapRSUD Haji, Makassar.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI MAKASSAR Nirmayasri Datuan; Darmawansyah Darmawansyah; Anwar Daud
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 3: Agustus 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i3.8820

Abstract

Kepuasan pasien adalah aspek penting dalam mengukur kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui pengaruh variabel keterjangkauan/ akses, kenyamanan, ketepatan waktu, terhadapkepuasan pasien peserta BPJS di RSUD Haji Makassar. Jenis penelitan yang dilakukan adalah penelitiankuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah pasien peserta BPJS di ruang rawat inap diRSUD Haji Makassar sebanyak 6369 pasien. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakanteknik accidental sampling dengan besar sampel 222 orang. Analisis data yang dilakukan adalah univariat danbivariat dengan uji chi square, multivariat dengan uji regresi logistik . Hasil uji chi-square menunjukkan bahwaada pengaruh keterjangkauan/ akses (p=0,039), ketepatan waktu (p=0,048), dan tidak ada pengaruh kenyamanan(p=0,725), terhadap kepuasan pasien peserta BPJS di ruang rawat inap di RSUD Haji Makassar Tahun 2018.Berdasarkan hasil uji regresi logistik variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalahketerjangkauan/ akses nilai (Exp(B) sebesar 2.128 kali nilai p=0,038). Diharapkan pada pihak rumah sakit agardapat meningkatkan prasarana dan sarana pada unit perawatan RSUD Haji sehingga kepuasan pasien dapatmeningkat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TERHADAP JUMLAH KASUS GIZI BURUK DI KABUPATEN PASANGKAYU Fadilah Fadilah; Darmawansyah Darmawansyah; Arifin Seweng
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 2: Desember 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.10022

Abstract

Gizi buruk adalah kekurangan kalori atau protein (KKP) atau disebut juga protein energy malnutrien (PEM) dan merupakan suatu ancaman dimasa depan untuk suatu daerah sehingga perlu perhatian yang sangat khusus untuk menuntaskan kasus gizi buruk disuatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pemberian makanan tambahan bagi balita gizi buruk yang berada di kaupaten pasangkayu. Penelitian ini merupakan jenis peneltian kualitatif Sampel yang diambil sebanyak 15 orang yaitu orang tua anak yang mengalamai gizi buruk sebanyak 8 orang, 6 Tenaga petugas gizi serta 1 Orang penanggung jawab program Gizi Kia di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara Snowball Sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Mei Tahun 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, selanjutnya data dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, kemudian data disajikan dan dianalisis hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran aktor dalam hal ini adalah petugas kesehatan sudah mengimplementasikan kebijakan pemberian makanan tambahan dengan baik dan dapat mempengaruhi jumlah kasus Gizi Buruk di kabupaten pasangkayu karena dilihat dari jumlah kasus pada tahun 2017 sebanyak 9 kasus 7 kasus berubah status dari gizi buruk menjadi membaik. Namun petugas kesehatan dalam hal ini masih perlu keterampilan khusus untuk menyampaikan sosialisasi bagi masyarakat tentang pemberian makanan tambahan serta dampak dari gizi buruk. Untuk organisasi sudah menjalankan fungsinya dengan baik dan melaksanakan kebijakan pemberian makanan tambahan, dan proses implementasi kebijakan dalam hal ini prosedur kebijakan pemberian makanan tambahan sudah berjalan dengan lebih baik.