Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Maspari Journal

Simulasi pemodelan arus pasang surut di kolam Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menggunakan perangkat lunak SMS 8.1 (Surface-water Modeling System 8.1) Mawarda .; Netty Kurniawaty; Tengku Zia Ulqodry
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 1, No 1 (2010): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.693 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v1i1.1081

Abstract

This research was conducted during June to Oktober in Tanjung Priok Port and in the Hydro-oceanography Department, Indonesian-Navy, Ancol, North Jakarta. The Model simulation was carried out by using the model of ADCIRD-2D, Surface Water Modeling System 8,1 to know the pattern of the tidal current at east season and the transitional II season. The results of this research showed that the type of tide in Tanjung Priok Port was diurnal tide with the value of formzhal 4,55. The conditions of the tidal curent in outside waters pond of the Tanjung Priok port in the east season and the transitional II season were similar same, when the flood moved entering the port pond and when the ebb moved outside the port pond. The maximum speed tide at Transitional II Season was taking place when MSL was going to high tide and MSL was going to low tide. The minimum speed tide was happening when the high and low tide conditions.   Keywords: Modelling Simulation, SMS 8.1, Tanjung Priok Port, Tidal current   Penelitian ini di lakukan pada Bulan Juni – Oktober 2009 di Perairan Kolam Pelabuhan Tanjung dan di Dinas Hidro-Oseanografi TNI-AL Ancol, Jakarta Utara. Simulasi pemodelan dilakukan dengan menggunakan model ADCIRD-2D, Surface Water Modelling System 8.1 untuk mengetahui pola arus pasut pada musim timur dan musim peralihan II, serta kecepatan maksimum dan minimum arus pasut pada musim peralihan II. Hasil penelitian ini menunjukkan tipe pasang surut di kolam pelabuhan Tanjung Priok yaitu harian tunggal dengan nilai bilangan formzhal 4.55. Kondisi arus di Perairan kolam pelabuhan Tanjung Priok pada musim timur dan musim peralihan II sama, yaitu saat pasang arus bergerak masuk ke kolam pelabuhan dan pada saat surut arus bergerak ke luar kolam pelabuhan. Kecepatan arus pasut maksimum pada musim peralihan II terjadi pada saat MSL menuju pasang tertinggi dan MSL menuju surut terendah pasang purnama. Kecepatan arus minimum terjadi pada kondisi pasang tertinggi dan surut terendah.   Kata kunci: Simulasi Pemodelan, SMS 8.1, Tanjung Priok Port and Tidal current
Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-a di Selat Bangka dengan Menggunakan Citra Aqua-Modis Prianto .; Tengku Zia Ulqodry; Riris Aryawaty
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 5, No 1 (2013): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1565.936 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v5i1.1294

Abstract

ABSTRAKSelat Bangka merupakan selat sempit antara pulau Bangka dan Sumatera, sehingga banyak dipengaruhi oleh aliran sungai yang berada disekitarnya dan diduga perairan ini memiliki zat hara yang cukup tinggi. Zat hara dapat merangsang pertumbuhan fitoplankton. Keberadaan fitoplankton dapat dideteksi melalui klorofil-a dengan menggunakan citra Aqua-Modis. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan konsentrasi klorofil-a Perairan Selat Bangka tahun 2009 berdasarkan data citra Aqua-Modis, serta mengetahui pola sebaran dan konsentrasi klorofil-a di Perairan Selat Bangka pada bulan Maret 2011. Pengamatan dan pengambilan sampel lapangan dilakukan di Perairan Selat Bangka pada tanggal 3-4 Maret 2011 sebanyak 10 stasiun dengan menggunakan  data citra satelit dan in situ. Hasil analisis citra Aqua-Modis periode satu tahun dikelompokan berdasarkan musim yaitu musim barat, peralihan I, musim timur dan peralihan II. Interpretasi citra Aqua-Modis menunjukkan bahwa perairan Selat Bangka memiliki konsentrasi klorofil-a yang tinggi pada tiap musimnya. Pengukuran   klorofil-a yang didapat dari data in situ pada tanggal 3-4 bulan Maret dari kesepuluh stasiun menunjukkan kisaran klorofil-a 0,786-12,274 mg/m³. Kata kunci: Citra Aqua-Modis, Pola sebaran, Klorofil-a, Selat Bangka ABSTRACTBangka Strait is a narrow strait between the islands of Bangka and Sumatra, and predicted has high nutrients content. Nutrient can stimulate the growth of phytoplankton. The presence of phytoplankton can be detected of chlorophyll-a by using Aqua-Modis image. the purpose of this study were to describe the concentration of chlorophyll-a waters of Bangka Strait in 2009 by Aqua-Modis image data, and also to know the distribution patterns and concentrations of chlorophyll-a in the waters of Bangka Strait in March 2011. Aqua-Modis image interpretation showed that the waters of Bangka Strait had high chlorophyll-a concentrations for each seasons. Chlorophyll-a content of Bangka Strait on 3-4 March ranged 0.786 to 12.274 mg / m³. Key words : Aqua-Modis Image, distribution paterns, chlorophyll-a, Bangka   Strait
KELIMPAHAN DAN SEBARAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR SUMATERA SELATAN Riris Aryawati; Melki Melki; Efriadi Muslim Sz; Tengku Zia Ulqodry; Gusti Diansyah; Widada Sukrisna
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/maspari.v14i2.14192

Abstract

Zooplankton merupakan organisme yang memiliki peranan penting dalam rantai makanan di suatu perairan. Zooplankton berfungsi sebagai produsen sekunder dan dapat digunakan juga sebagai indikator kualitas suatu perairan. Keberadaan zooplankton sangat erat kaitannya dengan parameter fisika, kimia dan biologi di lingkungan perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis zooplankton dan mengetahui kelimpahan dan sebaran zooplankton di Bagian Hilir Sungai Musi Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021. Pengambilan sampel zooplankton menggunakan plankton net dengan ukuran mesh 30 ?m dengan diameter mulut plankton net 30 cm, pada kedalaman 2 meter di bawah permukaan air. Hasil penelitian ditemukan 3 kelompok besar zooplankton, yaitu filum Crustacea (Nauplius, Copepoda, Branciopoda, Larva Udang, Calanus, Diaptomus, Oithona), Annelida (Polychaeta) dan larva ikan. Kelimpahan zooplankton ditemukan berkisar antara 708-23708 ind/m3, dengan nilai indeks keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, dan tidak ada yang mendominasi.Kata kunci: Kelimpahan, sebaran, Sungai Musi, zooplankton.