Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Faktor Keterlambatan Pekerjaan Konstruksi Drainase dengan Menggunakan Metode Kaiser Mayer Oklin (KMO) Nugraha, Trinata Budi; Rodhi, Nova Nevila; Sari, Ayu Kurnia Ratna
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5296

Abstract

This research aims to identify factors that cause delays in implementing the Urban Drainage project in Kepatihan Village, Bojonegoro Regency, using Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds. The research method used a population involved in drainage construction, using a saturated sampling technique with 39 respondents. Data collection used questionnaires for primary data and secondary data obtained from project schedules, cost budget plans and workforce data. Data analysis uses factor analysis, descriptive analysis, and cross tabulation analysis. Factor analysis uses the Kaiser Mayer Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO-MSA) method. The KMO test was carried out with a significance value from the Bartlett Sphericity Test of less than 0.05 to determine the suitability of the variables. The KMO-MSA process is carried out by calculating the Kaiser Mayer Olkin (KMO) value. The KMO value ranges between 0 and 1, where a higher value indicates a better match. Apart from that, Bartlett's Test of Sphericity was also carried out to test the significance of the relationship between variables. If the test results are significant (p < 0.05), then these variables are suitable for proceeding to further factor analysis. The results of the cross-tabulation analysis show that the labor variable (X2) is the main factor influencing delays in drainage construction projects, with a significance value (sig) < 0.05. Based on the results of the descriptive analysis, the labor factor indicator (X2) which is the factor that has the most significant influence on construction project delays, is the variable X2.1 in the form of labor availability with a mean of 5.67 and a percentage value of 5.12%. This suggests that a lack of labor can cause delays in project implementation, potentially affecting overall project progress and quality.
OPTIMASI PENJADWALAN WAKTU PROYEK REKONSTRUKSI JALAN RIGID MENGGUNAKAN METODE LINE OF BALANCE (LOB) Saputra, Ichwan Hadi; Al Ma'ruf, Fadhil Zaid; Sari, Ayu Kurnia Ratna
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4547

Abstract

Dalam dunia konstruksi, terdapat pekerjaan yang berulang. Untuk proyek dengan elemen yang serupa, diperlukan penjadwalan yang dapat memenuhi kebutuhan sumber daya secara berkelanjutan dan teratur tanpa hambatan. Penelitian ini membahas proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal yang telah mengalami penundaan cukup lama dan menghitung Ketenagakerjaan, Bahan, dan Peralatan. Tujuan dari penelitian agar dapat mengetahui hasil penjadwalan proyek dan untuk menghitung selisih waktu yang diperoleh setelah dianalisis menggunakan metode Line Of Balance (LOB). Pendekatan yang diterapkan adalah dengan melakukan wawancara dan mengumpulkan data proyek dalam bentuk RAB, Jadwal Waktu, MC 0/MC 100 yang kemudian diproses menjadi diagram Line Of Balance (LOB). Hasil penjadwalan proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal menggunakan metode ini menunjukkan bahwa Pembagian 1. Umum dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 2. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 4. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik dilakukan selama 3 minggu, Pembagian 6. Perkerasan Granular dan Perkerasan Beton Semen dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 8. Struktur dilakukan selama 4 minggu, Pembagian 7. Perkerasan Aspal dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 10. Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain dilakukan selama 1 minggu. Durasi proyek Rekonstruksi Jalan Penganten - Ngampal awalnya adalah 17 minggu (120 hari kalender). Setelah diatur ulang menggunakan metode ini, optimasi durasi Jadwal menjadi 16 minggu (112 hari kalender), dengan perbedaan waktu 1 minggu.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi Dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Pabrik Gula Krebet Kabupaten Malang) Ayu Kurnia Ratna Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan teknologi informasi terhadap kinerja karyawan pada karyawan Pabrik Gula Krebet di Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan Pabrik Gula Krebet dengan sampel sebanyak 80 responden, dan menerapkan metode pengambilan sampel jenuh. Sumber data yang diperoleh berasal dari penyebaran kuesioner dan pengolahan data menggunakan media analisis SPSS versi 25.0. Hasil analisis dan pengujian menunjukkan secara simultan dan parsial bahwa Kepemimpinan Transformasional (X1), Budaya Organisasi (X2), dan Teknologi Informasi (X3) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan (Y).