Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

OPTIMASI PENJADWALAN WAKTU PROYEK REKONSTRUKSI JALAN RIGID MENGGUNAKAN METODE LINE OF BALANCE (LOB) Saputra, Ichwan Hadi; Al Ma'ruf, Fadhil Zaid; Sari, Ayu Kurnia Ratna
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4547

Abstract

Dalam dunia konstruksi, terdapat pekerjaan yang berulang. Untuk proyek dengan elemen yang serupa, diperlukan penjadwalan yang dapat memenuhi kebutuhan sumber daya secara berkelanjutan dan teratur tanpa hambatan. Penelitian ini membahas proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal yang telah mengalami penundaan cukup lama dan menghitung Ketenagakerjaan, Bahan, dan Peralatan. Tujuan dari penelitian agar dapat mengetahui hasil penjadwalan proyek dan untuk menghitung selisih waktu yang diperoleh setelah dianalisis menggunakan metode Line Of Balance (LOB). Pendekatan yang diterapkan adalah dengan melakukan wawancara dan mengumpulkan data proyek dalam bentuk RAB, Jadwal Waktu, MC 0/MC 100 yang kemudian diproses menjadi diagram Line Of Balance (LOB). Hasil penjadwalan proyek Rekonstruksi Jalan Penganten-Ngampal menggunakan metode ini menunjukkan bahwa Pembagian 1. Umum dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 2. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 4. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik dilakukan selama 3 minggu, Pembagian 6. Perkerasan Granular dan Perkerasan Beton Semen dilakukan selama 2 minggu, Pembagian 8. Struktur dilakukan selama 4 minggu, Pembagian 7. Perkerasan Aspal dilakukan selama 1 minggu, Pembagian 10. Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain dilakukan selama 1 minggu. Durasi proyek Rekonstruksi Jalan Penganten - Ngampal awalnya adalah 17 minggu (120 hari kalender). Setelah diatur ulang menggunakan metode ini, optimasi durasi Jadwal menjadi 16 minggu (112 hari kalender), dengan perbedaan waktu 1 minggu.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi Dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Pabrik Gula Krebet Kabupaten Malang) Ayu Kurnia Ratna Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan teknologi informasi terhadap kinerja karyawan pada karyawan Pabrik Gula Krebet di Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan Pabrik Gula Krebet dengan sampel sebanyak 80 responden, dan menerapkan metode pengambilan sampel jenuh. Sumber data yang diperoleh berasal dari penyebaran kuesioner dan pengolahan data menggunakan media analisis SPSS versi 25.0. Hasil analisis dan pengujian menunjukkan secara simultan dan parsial bahwa Kepemimpinan Transformasional (X1), Budaya Organisasi (X2), dan Teknologi Informasi (X3) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan (Y).
Optimalisasi Sistem Drainase Melalui Perencanaan Teknis Sebagai Solusi  Pengendalian Limpasana Air Hujan Serta Upaya Peningkatan Sanitasi Permukiman Moh. Sholahuddin; Ayu Kurnia Ratna Sari; Aulia Rahmadani Putri; Diah Kumala Dewi
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3532

Abstract

Permasalahan drainase dan sanitasi lingkungan masih menjadi isu utama di kawasan permukiman, khususnya di wilayah pedesaan dengan sistem saluran air yang belum terencana secara teknis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan air, penurunan kualitas lingkungan, serta risiko kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan teknis dalam optimalisasi sistem drainase sebagai upaya pengendalian limpasan air hujan sekaligus peningkatan sanitasi lingkungan permukiman di Desa Sembunglor. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan teknis berupa diskusi awal, pengukuran lapangan, pencatatan hasil pengukuran, penyusunan desain perencanaan saluran drainase, serta perhitungan rencana anggaran biaya (RAB). Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan masyarakat dan perangkat desa dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya sistem drainase yang terencana dan berfungsi optimal. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumen perencanaan teknis saluran drainase yang disesuaikan dengan kondisi eksisting lapangan serta Rencana Anggaran Biaya sebagai acuan awal pembangunan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, mendukung perencanaan infrastruktur lingkungan desa, serta mendorong terwujudnya pengelolaan drainase dan sanitasi permukiman yang berkelanjutan.
Analisis Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton sebagai Dasar Pengendalian Mutu pada Proyek Konstruksi Menggunakan Agregat Lokal Nova Nevila Rodhi; Ichwan Hadi Saputra; Moh. Sholahudin; Ayu Kurnia Ratna Sari
Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2026): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan beton dalam proyek konstruksi memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk memastikan kekuatan dan kinerja struktur sesuai dengan perencanaan. Pemanfaatan agregat lokal sering menimbulkan variasi sifat mekanik beton akibat perbedaan karakteristik material. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan analisis hubungan kuat tekan dan kuat lentur beton sebagai dasar evaluasi mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur beton menggunakan agregat lokal Bojonegoro serta menilai kesesuaiannya terhadap standar perencanaan beton. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui pengujian laboratorium. Benda uji terdiri dari silinder berukuran 15 × 30 cm untuk pengujian kuat tekan dan balok berukuran 60 × 15 × 15 cm untuk pengujian kuat lentur. Beton dirancang dengan mutu rencana fc’ 30 MPa menggunakan agregat halus dari Desa Pilanggede Kecamatan Balen serta agregat kasar dari Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Pengujian dilakukan pada umur beton 7, 14, dan 28 hari. Analisis data dilakukan melalui perhitungan koefisien hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur, analisis regresi linier, serta perbandingan dengan ketentuan SNI 2847:2013. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien hubungan (a) berada pada kisaran 0,43–0,54 fc’. Analisis regresi menunjukkan hubungan kuat antara kuat tekan dan kuat lentur dengan koefisien korelasi sebesar 0,96. Nilai hubungan yang diperoleh berada di bawah ketentuan SNI 2847:2013 sebesar 0,62 fc pada umur 28 hari. Sehingga agregat lokal Bojonegoro dapat digunakan sebagai material penyusun beton. Hubungan kuat tekan dan kuat lentur dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengendalian mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal