Budi satria
Bagian Keilmuan Keperawatan Komunitas Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGETAHUAN MANAJEMEN RESIKO BENCANA GEMPA BUMI PADA KELOMPOK LANSIA DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH hamdani hamdani; Budi Satria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana merupakan suatu fenomena alam yang tidak normal dan suatu peristiwa akibat ulahnya manusia sehingga menyebabkan kerugian yang sangat besar terhadap nyawa atau kesehatan dan kehidupan orang banyak,bahkan jiwa seseorang. Bencana alam datang dalam berbagai bentuk, bisa berupa banjir, longsor, gempa bumi, tsunami, bahkan gunung meletus. Gempa bumi merupakan fenomena alam yang sudah tidak asing, bahkan gempa bumi juga merusak sarana dan prasarana serta mengakibatkan banyak korban jiwa dan menimbulkan trauma psikologis. Tujuan penelitian ini adalah melihat gambaran pengetahuan lansia tentang bencana dari segi pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan. Jenis penelitian adalah deskriptif ekploratif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden, tetapi setelah dilakukan penelitian hanya berhasil didapat 77 responden. Penelitian ini yang dilakukan pada tanggal 12 sampai 18 Juni 2017 dengan menggunakan kuesioner berskala dicotomus dengan metode pengisian kuesioner melalui wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 77 responden yang diteliti, 55 responden pengetahuan tenrang pencegahan termasuk dalam kategori tinggi (71,4%) dan pengetahuan tentang mitigasi 42 dari 77 responden termasuk dalam kategori tinggi (54,5%). Rekomendasi untuk perawat komunitas agar bisa lebih meningkatkan lagi pengetahuan bencana pada lansia  dalam melakukan berbagai penyuluhan dan pelatihan bencana.
KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PADA KELUARGA DENGAN ANAK DISABILITAS Dewi Purnama Sari; Budi Satria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapsiagaan merupakan hal yang terpenting yang harus dimiliki oleh keluarga yang dapat mempengaruhi  pengetahuan  dan kepedulian keluarga untuk siap dan siaga dalam mengantisipasi bencana. Tujuan  penelitian adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan keluarga dengan anak disabilitas pada bencana gempa bumi dan tsunami disekolah  luar biasa YBSM dan AB BUKESRA Kota Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif study dengan pendekatan cross secsional study. Populasi penelitian berjumlah 138 keluarga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proporsional random sampling pada 87 keluarga dengan anak disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 25 item pertanyaan. Data dianalisa secara deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh pengetahuan tentang bencana (KAP) berada pada kategori siap (71,2%), rencana kesiapsiagaan keluarga dari bencana (EP)berada pada kategori sangat siap (79,7%), peringatan bencana (WS) berada pada ketegori siap (70,8%) dan mobilisasi sumber daya (RMC) berada pada kategori hampir siap (63,3%). Secara umum dapat disimpulkan bahwa kesiapsiagaan keluarga dengan anak disabilitas berada pada  kategori siap (73,5%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan kepada pemerintah agar dapat memberikan pelatihan dan simulasi tentang kesiapsiagaan gempa bumi dan tsunami.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN DAN KEDOKTERAN TENTANG INTERPROFESSIONAL EDUCATION DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Dilta Yundia Futri; Budi Satria; Dini Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interprofessional Education (IPE) merupakan metode pembelajaran yang terjadi antara dua atau lebih mahasiswa dari jurusan profesi kesehatan yang berbeda. IPE merupakan pembelajaran yang sangat penting terutama bagi mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran upaya persiapan dalam praktik kolaborasi kedepannya. Pengetahuan mengenai IPE harus terlebih dahulu diketahui mahasiswa sebelum mengikuti pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memiliki pengetahuan lebih baik dan lebih siap mengikuti pembelajaran dikarenakan sudah mengenal IPE dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran Tentang Interprofessional Education di Universitas Syiah Kuala. Desain penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel secara porpotionated stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 244 responden yang terdiri dari 111 responden dari Fakultas Keperawatan dan 133 responden dari Fakultas Kedokteran. Alat pengumpulan data berupa kuesioner tingkat pengetahuan IPE. Metode analisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan tentang Interprofessional Education mahasiswa Keperawatan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 92 (82,9%) dan mahasiswa Kedokteran sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 110 (82,7%). Kesimpulan dari penelitian adalah mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran mempunyai pengetahuan yang baik terhadap IPE. Direkomendasikan kepada Program Studi Sarjana Keperawatan dan Kedokteran untuk siap menjalankan serta mengembangkan IPE sebagai kurikulum kedepannya untuk menunjang pendidikan pada tahap akademik
HUBUNGAN ANTARA STATUS MENTAL DENGAN ASUPAN NUTRISI PADA LANSIA Juanita Juanita; Budi Satria
Cakradonya Dental Journal Vol 12, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v12i2.18444

Abstract

Lansia mengalami perubahan normal berupa penurunan fungsi status mental. Perubahan ini dapat berpengaruh terhadap kemampuan lansia melakukan aktifitas sehari-hari terutama kemampuan untuk makan, sehingga berpengaruh pada asupan nutrisi lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status mental dengan asupan nutrisi pada lansia. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh lanjut usia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Aceh Besar, sebesar 102 responden yang teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling sebesar 102 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner short portable mental status questionnaire (SPMSQ) dan kuesioner perilaku asupan nutrisi dalam bentuk skala likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian menemukan adanya hubungan antara status mental dengan asupan nutrisi lansia (p = 0.011), yaitu lansia yang memiliki fungsi mental yang baik akan memiliki asupan nutrisi yang baik pula. Oleh karena itu, diharapkan kepada pemberi asuhan, terutama keluarga, untuk membantu memenuhi asupan nutrisi lansia dengan penurunan fungsi mental ini sehingga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatannya.