Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP TEKNIK KOMUNIKASI SBAR DIRSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH irawati irawati; andara maurissa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi SBAR digunakan oleh perawat dalam menyampaikan kondisi pasien kepada dokter. Dalam penerapan komunikasi SBAR membutuhkan pengetahuan yang baik sehingga informasi yang disampaikan jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat terhadap teknik komunikasi SBAR di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasinya seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh sebanyak 264 perawat, Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah probability sampling, sebanyak 73 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa secara keseluruhan pengetahuan perawat terhadap teknik komunikasi SBAR di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori baik yaitu sebanyak 79,5%. Dari hasil penelitian ini diharapkan penggunaan teknik komunikasi SBAR oleh perawat di seluruh ruang rawat inap dapat ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit
PATIENT SAFETY DENGAN BARCODE DI RUANG RAWAT RUMAH SAKIT BANDA ACEH Andara Maurissa; Mariatul Kiftia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i2.3544

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi patient safety berbasis barcode dalam meningkatkan ketepatan identifikasi pasien dan pencegahan risiko jatuh di ruang rawat inap rumah sakit di Banda Aceh. Metode pengabdian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol serta dipadukan dengan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif). Sampel penelitian berjumlah 30 pasien dengan risiko jatuh tinggi yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan barcode terjadi peningkatan signifikan dalam pelaksanaan patient safety, yaitu 100% penilaian risiko jatuh menggunakan skala Morse, 100% pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga, 100% pelaporan kepada dokter, 100% evaluasi ulang setiap shift, serta 100% dokumentasi keselamatan pasien, meskipun pemasangan penanda risiko jatuh baru mencapai 75%. Selain itu, penerapan barcode juga meningkatkan kepatuhan perawat, akurasi identifikasi pasien, serta efektivitas komunikasi dan dokumentasi keperawatan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi patient safety berbasis barcode efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien, khususnya dalam pencegahan risiko jatuh dan ketepatan identifikasi pasien di ruang rawat inap rumah sakit.  
Pengetahuan Perawat Tentang Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh Andara Maurissa; Aina Fitri; Martina Martina
Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2026): April–June, Digital Health and Health Innovation
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/34b9yg35

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prioritas utama yang harus dilaksanakan oleh Rumah Sakit karena sangat erat kaitannya dengan citra Rumah Sakit dan keamanan pasien. Kurangnya pemahaman perawat tentang keselamatan pasien dapat menimbulkan berbagai dampak serius yang memengaruhi pasien, tenaga kesehatan, dan fasilitas layanan kesehatan. Minimnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko kesalahan medis, seperti pemberian obat dengan dosis, jenis, atau waktu yang salah, serta pelaksanaan prosedur yang tidak sesuai standar. Hal ini juga berdampak pada penurunan mutu pelayanan, karena keselamatan pasien merupakan indikator utama kualitas layanan yang memengaruhi kepuasan dan pengalaman pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu perawat kelas III di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 81 perawat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang keselamatan pasien. Data penelitian dianalisis menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh berada dalam kategori baik sejumlah 81 responden (100%). Diharapkan rumah sakit dapat terus mengadakan pelatihan tentang enam sasaran keselamatan pasien secara rutin, menyediakan fasilitas pendukung dan melakukan pengawasan secara berkala kepada seluruh perawat.