Johanna Renny Octavia Hariandja
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT BANTU INTERAKTIF PENUNJANG AKTIVITAS PENDAMPING INSAN PASCA STROKE Johanna Renny Octavia Hariandja; Robet Maitimo
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1657.496 KB)

Abstract

Seseorang yang telah mengalami serangan stroke, atau yang biasa disebut InsanPasca Stroke (IPS), umumnya akan memiliki kelainan neurologis sepertiberkurangnya kemampuan motorik anggota tubuh dan otot, kognitif, visual dankoordinasi secara signifikan. Hal ini menyebabkan munculnya ketergantungan insanpasca stroke terhadap orang lain dalam menjalankan aktivitas kehidupannya sehariharinyaakibat berkurangnya atau hilangnya kemandirian dan mobilitas insan pascastroke tersebut. Ketergantungan insan pasca stroke tersebut dapat menyebabkanperubahan yang signifikan dalam hidup keluarga dan pendamping yang merawatnya.Posisi penelitian ini adalah sebagai suatu upaya merancang alat bantu yang interaktifuntuk membantu para pendamping insan pasca stroke beradaptasi dalam aktivitasperawatan harian yang harus dilakukan.Melalui wawancara, survei dan design workshop dengan sejumlah pendamping insanpasca stroke, diharapkan dapat diperoleh identifikasi kebutuhan, konsep desain danprototipe akan suatu alat bantu interaktif penunjang aktivitas pendamping insanpasca stroke yang terevaluasi.  
PERANCANGAN APLIKASI SOCIAL MEDIA BAGI LANSIA BERDASARKAN MODEL DESAIN PARTISIPATIF Kristiana Asih Damayanti; Johanna Renny Octavia Hariandja
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1824.927 KB)

Abstract

Proses menua adalah proses natural yang memberikan pengaruh sangat besar terhadap kualitas hidup (quality of life) orang di lanjut usia. Proses menua ditandai dengan menurunnya berbagai fungsi dan kemampuan fisik, psikis serta kognitif orang lanjut usia (lansia). Upaya peningkatan kualitas hidup lansia dapat dicapai melalui desain ruang hidup (living space) yang nyaman serta desain sistem pendukung komunikasi sosial (social communication support) yang lebih sesuai dengan kebutuhan, pola hidup serta kemampuan fisik dan kognitif mereka.Penggunaan teknologi dalam sistem pendukung komunikasi sosial yang banyak berkembang sekarang ini menyebabkan adanya gap antara penggunaan dan keterbatasan lansia. Kebutuhan dan teknologi yang meningkat untuk penggunaan media komunikasi sosial bagi lansia tidak dibarengi dengan kemampuan dari lansia yang malah semakin menurun baik secara fisik maupun kognitif.Penelitian ini merupakan sebuah penelitian aplikatif dan terapan yang bertujuan awal untuk merancang aplikasi media komunikasi sosial bagi lansia. Wawancara dan pengamatan awalmenunjukkan bahwa para lansia tidak menginginkan aplikasi social media yang murni untuk komunikasi sosial saja dan mereka lebih concern kepada masalah kesehatan sebagai shared problem. Oleh karena itu, maka aplikasi yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah aplikasi yang dapat bermanfaat sebagai media komunikasi sosial sekaligus penyedia informasi kesehatan bagi lansia.Melalui wawancara dan serangkaian design workshop dengan sejumlah lansia sebagai responden aktif, diperoleh daftar kebutuhan yang teridentifikasi, konsep desain dan rancangan prototipe akan suatu aplikasi media komunikasi sosial dan penyedia informasi kesehatan bagi lansia.Selanjutnya diharapkan rancangan ini nantinya dapat mendukung penelitian-penelitian terapan lanjutan dalam bidang desain produk untuk menunjang kehidupan lansia yang lebih berkualitas.
Pengembangan Aplikasi Mobile untuk Mempermudah Pencarian Informasi Rute Angkutan Kota di Bandung Priska Pricilia; Johanna Renny Octavia
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 16, No 1 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 1 Maret 2017
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.973 KB) | DOI: 10.20961/performa.16.1.12754

Abstract

In the fast globalization era, people need good public transportation facilities to easily carry out their daily activities. However, public transportation such as angkutan kota mostly is not preferred compared to other modes of public transportation because it is difficult to acquire necessary information regarding angkutan kota routes in one area. This research aims to develop a mobile application to enhance the process of acquiring information of angkutan kota routes in Bandung. Eight potential users of the developed application were involved as participants in the research, from the identification of user needs through interviews and usability testing, the selection of design concept, to the evaluation of prototype. Based on the thirteen identified user needs, we developed two alternative design concepts from which we chose one best concept to be developed further into a prototype. The evaluation of the prototype through usability testing showed that the developed mobile application has good usability with 73% of efficiency measure, 90% of effectiveness measure, 78% of learnability measure and System Usability Score (SUS) of 71,25.
Perancangan Smart Food Container dalam Sektor Rumah Tangga dengan pendekatan Desain Interaksi Dixon Theo; Clara Theresia; Johanna Renny Octavia Hariandja
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 8 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v8i2.4876

Abstract

Sektor rumah tangga merupakan kontributor sampah terbesar di Indonesia pada tahun 2018, sebesar 48%. Upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah makanan masih berlangsung hingga saat ini. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan pengelolaan bahan makanan menggunakan konsep produk pintar. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk merancang smart food container yang membantu pengguna untuk mengelola penggunaan bahan makanan di kulkas. Metode yang digunakan dalam perancangan smart food container ini adalah desain interaksi. Identifikasi kebutuhan dengan observasi dan wawancara menghasilkan tiga belas daftar kebutuhan terkait smart food container. Perancangan alternatif konsep dilakukan dengan membuat dua konsep berupa wadah yang fleksibel dan memiliki indikator waktu dan suhu. Konsep terpilih diperbaiki dan dilanjutkan ke tahap prototipe. Prototipe dibuat dalam bentuk prototipe tingkat rendah dan dapat menunjukkan interaksi antara pengguna dengan prototipe. Prototipe kemudian dievaluasi terkait tiga aspek, yaitu efektivitas, efisiensi, dan usability. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil berupa prototipe smart food container yang terdiri dari 2 bagian produk, yaitu wadah dan indikator waktu dan suhu. Hasil dari evaluasi menghasilkan nilai efektivitas sebesar 89,09%, nilai efisiensi sebesar 78,18%, dan nilai System Usability Scale (SUS) sebesar 81, yang dapat diartikan bahwa rancangan smart food container tergolong dapat digunakan dengan baik. Terdapat juga perbaikan prototipe seperti perubahan tombol dan tampilan indikator pada indikator waktu dan suhu.
Designing Persuasive Bin to Facilitate Waste Segregation in the Household Sector Through Design Thinking Application Johanna Renny Octavia
Jurnal Sosioteknologi Vol. 22 No. 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2023.22.1.7

Abstract

  The increase in population causes an increase in the amount of public consumption, increasing the amount of waste. Based on databoks.katadata.co.id, households are known to be waste contributors. Then, based on the Katadata Insight Center (KIC) survey in 2019, it was found that 50.8% of households did not sort waste. The behavior of households is an important problem to be solved because mixed waste cannot be separated and recycled again. Seeing these conditions, it is necessary to design a waste bin to persuade households to perform waste-sorting activities. The waste problem is considered wicked, and design thinking is the appropriate method to approach it. Research with design thinking is carried out through understanding, observing, defining, creating ideas, prototyping, and testing stages. In testing the prototype, the persuasive level of the waste bin design was assessed using the Perceived Persuasiveness Questionnaire (PPQ). This research results in a waste bin consisting of four boxes equipped with an adjustable bulkhead, QR-Code, and removable sorting card that can make a sound when not throwing garbage
PERANCANGAN APLIKASI PERSUASIF YANG MEMBANTU PENGELOLAAN BAHAN MAKANAN UNTUK MENGURANGI SAMPAH MAKANAN DALAM SEKTOR RUMAH TANGGA Natalia, Indrawaty; Theresia, Clara; Octavia, Johanna Renny
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 17, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1714.985 KB) | DOI: 10.14710/jati.17.3.141-156

Abstract

Sampah makanan merupakan salah satu penyumbang sampah terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2020, total sampah makanan di Indonesia mencapai 40,23%. Salah satu penyebabnya adalah pengelolaan bahan makanan yang kurang baik. Dalam penelitian ini, dilakukan identifikasi kebutuhan menggunakan metode wawancara dan didapatkan 9 kelompok kebutuhan utama pengguna. Perancangan aplikasi menerapkan pendekatan perancangan persuasif dengan kriteria computers as tool, yaitu membuat kegiatan menjadi mudah dan efisien untuk dilakukan. Pada kegiatan design workshop dihasilkan tiga alternatif konsep. Masing-masing alternatif tersebut dinilai dan konsep terpilih dilakukan penyempurnaan dengan metode gabungan dari tahapan Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate dan Reverse (SCAMPER). Hasil penyempurnaan tersebut dibuat menjadi high fidelity prototype. Prototype tersebut dilakukan evaluasi dengan usability testing dan uji persuasif. Rata-rata nilai usability testing kriteria efektivitas sebesar 91,25% dan kriteria efisiensi sebesar 78,75%, sedangkan kriteria usability keseluruhan diukur menggunakan skor System Usability Scale (SUS) dengan nilai rata-rata sebesar 79,69. Nilai tersebut sudah mencapai nilai batas penerimaan yaitu 68. Uji persuasif diukur menggunakan Perceived Persuasiveness Questionnaire (PPQ). Rata-rata nilai PPQ kriteria effectiveness sebesar 5,833, kriteria quality sebesar 5,542, dan kriteria capability sebesar 5,917. Nilai tersebut sudah mencapai nilai batas penerimaan, yaitu sebesar 4,9. Hasil evaluasi tersebut kemudian dijadikan pertimbangan dalam merancang usulan perbaikan, salah satunya adalah memindahkan fitur edit bersama ke halaman utama aplikasi. Abstract[Designing Persuasive Application for Food Material Management to Reduce Food Waste in Household Sector] Food waste is one of the largest contributors waste in Indonesia. In 2020, total food waste in Indonesia reached 40.23%. One of the reasons is poor food ingredients management. In this study, identification of needs was carried out using interviews and obtained 9 groups of primary needs. The application design applies persuasive technology with computers as a tool approach, which makes activities easy and efficient. The design workshop activity produced three alternative concepts. Each alternative was assessed. The selected concept was refined using SCAMPER and was made into a high fidelity prototype. The prototype was evaluated by usability and persuasiveness testing. The usability testing score for effectiveness criteria was 91the .25%, efficiency criteria were 78.75%, and the overall usability criteria were measured using SUS score with an average value of 79.69. This value has reached the acceptance limit value, which is 70%, 70%, and 68. Persuasiveness testing was measured using Perceived Persuasiveness Questionnaire (PPQ). PPQ value for effectiveness criteria was 5.833,quality criteria was 5.542, and capability criteria was 5.917. This value has reached the acceptance limit value, which is 4.9. The evaluation results are taken into consideration in designing improvements, one of which is the moving shared edit feature to the application's main page.Keywords: food waste; persuasiveness testing; prototype; usability testing
Penerapan Design Thinking dalam Menghasilkan Usulan Rancangan Kemasan Ramah Lingkungan untuk UMKM Makanan dan Minuman Vannia Ignashia Pondaag; Johanna Renny Octavia; Clara Theresia
Journal of Integrated System Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Integrated System Vol. 6 No. 1 (Juni 2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v6i1.6440

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman menuju era digital, masyarakat Indonesia mulai menggunakan aplikasi pesan antar untuk memesan makanan dan minuman. Fenomena ini menyebabkan UMKM makanan dan minuman perlu memperhatikan kemasan yang digunakan. Menurut aplikasi pesan antar GrabFood dan GoFood, makanan berkuah dan minuman dinginmerupakan makanan dan minuman dengan pembeli terbanyak. Hingga saat ini, UMKM makanan berkuah dan minuman dingin belum memberikan perhatian khusus terhadap dampak lingkungan dari kemasan yang ditandai dengan penggunaan plastik dalam kemasannya. Penggunaan plastik berbahaya bagi lingkungan karena plastik merupakan material yang sangat sulit untuk didaur ulang serta proses pembuatannya menggunakan bahan tidak terbarui. Oleh karena itu, penelitianini dilakukan untuk merancang kemasan yang ramah lingkungan untuk UMKM makanan berkuah dan minuman dingin melalui penerapan metode design thinking. Metode design thinking digunakan untuk menghasilkan ide yang inovatif dan kreatif untuk memenuhi kebutuhan pengguna kemasan makanan dan minuman yang ramah lingkungan. Proses pencarian kebutuhan pengguna diawali dengan memahami kebutuhan pengguna yang terlibat yaitu pemilik UMKM makananberkuah, pemilik UMKM minuman dingin, dan pembeli. Proses ini dilakukan dengan explorative inteview kepada pemilik UMKM dan pembeli yang menghasilkan kebutuhan pengguna terkait kemasan yang ramah lingkungan. Berdasarkan kebutuhan ini kemudian dilakukan ideasi bersama pemilik UMKM, pembeli, dan designer untuk menghasilkan ide-ide kemasan ramah lingkungan. Ide-ide yang didapatkan kemudian diwujudkan dalam bentuk prototype berupa kemasanbermaterial kraft bagi UMKM makanan berkuah, kemasan bermaterial kertas bagi UMKM minuman dingin, stiker benih dan QR code, dan sebuah organisasi daur ulang khusus kemasan bernama KemasanKu yang telah sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Studi Awal Pengembangan Instrumen Pengukuran Keberlanjutan Perguruan Tinggi di Indonesia Athalia, Nadia; Hariandja, Johanna Renny Octavia; Wibisono, Yogi Yusuf
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v14i1.8957.146-159

Abstract

As a way to achieve sustainable development, it is important to develop a tool for assessing sustainability of Indonesian universities. There is one tool created by an Indonesian university, which have been utilized by 1,183 universities worldwide. However, the participation of Indonesian universities in sustainability assessment using this tool is considered very low, only 3.12% or about 145 universities in Indonesia. This statistic calls for an effort to develop a new assessment tool that accommodates the context of Indonesian universities. The objective of this research is to develop a sustainability assessment tool that is effective, relevant with the context of Indonesian universities and includes a data input system that is simple to use. The research involves identifying relevant sustainability dimensions, determining indicator criteria suitable for Indonesian context, designing easy data input, and evaluating the validity and reliability of the tool. This study uses a literature review of 29 current measuring tools used globally, which revealed four primary areas (i.e. environment, economics, education, and social). According to this preliminary study, the typical measurement tool averagely has forty indicators. Moreover, it is observed that current tools have some unsuitable indicators to Indonesian context (i.e. infrastructure, environment, and information). This study has streamlined the tool to three primary areas (i.e. environment, social, and education) and 18 assessment indicators. As a follow up study, expert talks, pairwise comparison analysis, and the design and testing of the sustainability assessment tool will be carried out.
A FOOD LOSS BEHAVIOR MODEL FOR MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES IN AN AGRICULTURAL SUPPLY CHAIN Noor, Vicky Rizky; Octavia, Johanna Renny; Sitompul, Carles
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The study about supply chain is always interesting especially in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study is based on the phenomenon that MSME, especially from the production, post- harvest, and packaging section, is contributing the biggest food loss in a food supply chain in Indonesia. This paper tries to apply the extended theory of planned behavior as a framework to examine the behavior of MSME owners. The factors that are going to be examined are subjective norms, attitude towards behavior, perceived behavioral control, knowledge, spirituality, infrastructure, and price stability. The respondents of this study are the owners of MSME, especially the production, post-harvest, and packaging section of the food supply chain in West Java, Indonesia.
Studi Awal Pengembangan Instrumen Pengukuran Keberlanjutan Perguruan Tinggi di Indonesia Athalia, Nadia; Hariandja, Johanna Renny Octavia; Wibisono, Yogi Yusuf
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v14i1.8957.146-159

Abstract

As a way to achieve sustainable development, it is important to develop a tool for assessing sustainability of Indonesian universities. There is one tool created by an Indonesian university, which have been utilized by 1,183 universities worldwide. However, the participation of Indonesian universities in sustainability assessment using this tool is considered very low, only 3.12% or about 145 universities in Indonesia. This statistic calls for an effort to develop a new assessment tool that accommodates the context of Indonesian universities. The objective of this research is to develop a sustainability assessment tool that is effective, relevant with the context of Indonesian universities and includes a data input system that is simple to use. The research involves identifying relevant sustainability dimensions, determining indicator criteria suitable for Indonesian context, designing easy data input, and evaluating the validity and reliability of the tool. This study uses a literature review of 29 current measuring tools used globally, which revealed four primary areas (i.e. environment, economics, education, and social). According to this preliminary study, the typical measurement tool averagely has forty indicators. Moreover, it is observed that current tools have some unsuitable indicators to Indonesian context (i.e. infrastructure, environment, and information). This study has streamlined the tool to three primary areas (i.e. environment, social, and education) and 18 assessment indicators. As a follow up study, expert talks, pairwise comparison analysis, and the design and testing of the sustainability assessment tool will be carried out.