Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

SKRINING DAN TATALAKSANA ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARO KUMPEH DAN KLINIK MER-C JAMBI Herlambang Herlambang; Amelia Dwi Fitri; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 1 No. 2 (2018): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v1i2.4930

Abstract

ABSTRAK Anemia kehamilan disebut sebagai “ Potentional danger to mother and child “ dimana dapat berpotensi membahayakan ibu dan anak. Usaha kesehatan promotif, preventif dan kuratif terkait anemia pada ibu hamil menjadi penting terutama pada layanan kesehatan primer puskesmas maupun klinik tingkat pertama. Semakin dini seorang ibu hamil diketahui menderita anemia, semakin baik pengetahuan ibu mengenai anemia (society empowerment) bersama dengan penguatan peran tenaga kesehatan diharapkan akan menurunkan angka mortalitas dan morbiditas ibu akibat anemia selama kehamilan. Puskesmas Muaro Kumpeh dan Klinik Mer-C merupakan pemberi layanan primer yang memiliki masalah terkait anemia pada ibu hamil. Kurangnya pengetahuan mitra terkait anemia dan konsumsi tablet besi selama kehamilan, tidak semua ibu mau dan mampu memeriksa kadar haemoglobin (Hb) sebagai skrining awal anemia pada kehamilan dengan berbagai alasan, salah satu mitra tidak memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan. Solusi yang ditawarkan bersifat holistik meliputi kegiatan promotif, preventif dan kuratif. Kegiatan promotif pada wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpe dilakukan di aula Desa Tarikan yang dihadiri oleh 69 orang ibu hamil, sedangkan kegiatan promotif pada wilayah kerja klinik MER-C dilakukan secara individual oleh dokter yang bertugas setelah mendapatkan “refreshing” keilmuan dari pakar. Skrining dilakukan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Muaro Kumpeh sebanyak 68 orang dan 18 orang pada pasien yang berkunjung ke klinik MER-C Jambi. Skrining pada wilayah kerja Puskesmas Muaro Kumpe didapatkan 39 orang ibu menderita anemia, 26 orang dengan kadar Hb 10,9 mg/dl-10,0 mg/dl (anemia derajat ringan), 13 orang dengan kadar Hb 9,9 mg/dl-7 mg/dl (anemia derajat sedang). Skrining pada pasien klinik MER-C dari 18 ibu hamil yang diperiksa didapatkan 6 orang menderita anemia sedang dan 4 orang menderita anemia ringan. Kegiatan skrining disertai dengan pemberian vitamin antianemia sebanyak 30 tablet. Kemudian diperiksa kembali kadar Hb terutama pada ibu hamil yang anemia. Kombinasi antara bukti nyata peningkatan kadar Hb setelah intervensi dan peningkatan pengetahuan diharapkan menjadi fondasi dasar bagi penurunan anemia pada ibu hamil diwilayah kerja mitra yang pada akhirnya diharapkan memberikan dampak bagi penurunan angka mortalitas dan morbiditas ibu dan bayi di wilayah kerja mitra.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN ANGGOTA PERSATUAN DARMAWANITA TANJUNG JABUNG TIMUR Herlambang Herlambang; Amelia Dwi Fitri; Anggelia puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 1 No. 2 (2018): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v1i2.4940

Abstract

ABSTRAK Peningkatan pengetahuan perempuan mengenai kesehatan dan hak reproduksi merupakan salah satu upaya pemberdayaan perempuan. Akses informasi yang memadai dari sumber informasi yang kompeten mengenai kesehatan reproduksi merupakan salah satu hak reproduksi yang harus dipenuhi. Darmawanita (DW) merupakan organisasi yang beranggotakan istri pegawai negeri sipil (PNS). Setiap anggota DW diharapkan dapat menjadi “centre of excellence” pemberdayaan perempuan dan keluarga. Anggota Persatuan DW Tanjabtim juga mengalami masalah sebagaimana diuraikan pada pemaparan sebelumnya sebagai tambahan anggota Persatuan DW Tanjabtim tidak semua berlatar belakang tenaga medis, ibu usia produktif yang memiliki anak dan memiliki anggota diwilayah subordinatnya. Berdasarkan masalah yang telah diuraikan sebelumnya dan pertimbangan kesesuaian kepakaran pengusul pengabdian dalam hal ini spesialis kebidanan dan kandungan sub keahlian Feto-maternal, ahli pendidikan kedokteran, ketersediaan sumberdaya, kebutuhan, manfaat dan partisipasi yang melibatkan mitra pengabdian maka tim pengusul pengabdian menjadikan kurangnya penyediaan informasi yang benar dan memadai tentang kesehatan reproduksi wanita untuk mendukung peningkatan pengetahuan mitra tentang kesehatan repoduksi adalah prioritas masalah. Solusi yang ditawarkan mitra atas permasalahan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya adalah upaya peningkatan pengetahuan anggota persatuan DW Tanjabtim dengan penyediaan informasi yang benar dan memadai. Hal tersebut diwujudkan dengan mengadakan kegiatan workshop tentang kesehatan reproduksi wanita bagi anggota persatuan DW Tanjabtim dengan menitik beratkan pada tema pengenalan dini masalah kesehatan reproduksi wanita. Kegiatan dihadiri oleh 64 peserta yang berasal dari berbagai institusi yang kesemuanya tergabung dalam anggota persatuan darmawanita Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Setelah penyuluhan diberikan soal posttes, hasil posttes menunjukkan peningkatan peserta yang mendapatkan jumlah benar lebih banyak daripada saat pretest. Diberikan 8 soal pilihan berganda terkait tema penyuluhan. Hasil posttes menunjukkan tidak ada peserta penyuluhan yang memiliki jumlah kurang dari 6. Terdapat 15 peserta dengan jumlah benar 6 (23,4%), 17 peserta dengan jumlah benar 7 (26,5%) dan 32(50%) peserta dengan jumlah benar 8. Secara statistik dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beda makna pengetahuan peserta penyuluhan antara sesudah dan sebelum kegiatan pengabdian, berupa peningkatan pengetahuan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DAN PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) Herlambang Herlambang; Amelia Dwi Fitri; Erny Kusdiyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 2 No. 1 (2019): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v2i1.5896

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau Intra Uterine Devices (IUD) merupakan pilihan kontrasepsi yang efektif, aman, dan nyaman bagi sebagian wanita. Pemakaian IUD terhadap penurunan fertilitas mempunyai efektifitas dan tingkat kembalinya yang cukup tinggi. Seperti sebagian besar metode kontrasepsi, AKDR juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berdasarkan data peserta baru yang menggunakan alat kontrasepsi di provinsi kota Jambi tahun 2018 peserta baru pengguna kontrasepsi paling banyak di Kerinci, oleh karena itu maka Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Kerinci. Kegiatan ini dilakukan dengan dalam bentuk pemberian materi tentang peningkatan pengetahuan masyarakat dan pemasangan AKDR. Pada pemberian materi disampaikan tentang pengertian kontrasepsi, alat kontrasepsi, keuntungan dan kerugian menggunakan alat kontrasepsi baik hormonal maupun non hormonal. Setelah itu dilakukan diskusi dengan mitra terutama tenaga medis terkait pelaksanaan kegiatan dan konsultasi kepakaran tentang permasalahan alat kontrasepsi. Pemasangan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dilakukan kepada ibu-ibu usia reproduktif di Kabupaten Kerinci. Pemberian materi dilakukan di beberapa Puskesmas di Kabupaten Kerinci. Pada saat pemberian materi masyarakat sangat antusias. Setelah pemberian materi dilakukan pemasangan AKDR. Pemberian materi diikuti oleh 50 orang. Total pemasangan AKDR adalah 22 orang, yang terdiri dari pelepasan implant dan pemasangan AKDR 7 orang, dan pelepasan AKDR 3 orang, serta 18 orang memilih pemasangan Implant.
PENINGKATAN PENGETAHUAN WANITA TENTANG KANKER SERVIKS DAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR SEBAGAI SKRINING AWAL Herlambang Herlambang; Erny Kusdiyah; Mirna Marhami Iskandar
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 2 No. 1 (2019): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v2i1.5897

Abstract

Tingginya jumlah penderita kanker serviks di Indonesia mampu dicegah dengan melakukan antisipasi sejak dini, yakni pemeriksaan awal seperti pemeriksaan Pap Smear. Anggota persatuan Dharma Wanita Departemen Agama Provinsi Jambi sebagian besar adalah ibu usia produktif dan memiliki anggota di wilayah subordinatnya. Sehingga peningkatan pengetahuan tentang kanker servik dan skrining awalnya dapat dimanfaatkan untuk diri sendiri dan dapat pula menjadi penyedia informasi bagi anggota diwilayah subordinat maupun masyarakat dilingkungan tempat tinggal. Solusi yang ditawarkan pada pengabdian ini adalah upaya peningkatan pengetahuan anggota persatuan Dharma Wanita Departemen Agama Provinsi Jambi dengan penyediaan informasi yang benar dan memadai. Hal tersebut diwujudkan dengan kegiatan workshop tentang kanker serviks dan pentingnya pemeriksaan Pap Smear dengan menitik beratkan pada tema pengenalan dini masalah kanker serviks. Kegiatan dihadiri oleh 50 peserta yang berasal dari anggota persatuan Dharma Wanita Departemen Agama Provinsi Jambi. Setelah penyuluhan diberikan soal post test, hasil post test menunjukkan peningkatan peserta yang mendapatkan jumlah benar lebih banyak daripada saat pretest. Diberikan 10 soal pilihan berganda terkait tema penyuluhan. Pada saat post test diberikan 10 soal pilihan berganda terkait tema penyuluhan. Hasil post test menunjukkan tidak ada peserta penyuluhan yang memiliki jumlah kurang dari 5. Terdapat hanya 1 peserta dengan jumlah benar 5 (2%), 3 peserta dengan jumlah benar 6 (6%), 7 peserta dengan jumalah benar 7 (14%), 19 peserta dengan jumlah benar 8 (38%), 12 peserta dengan jumlah benar 9 (24%) dan 8 peserta dengan jumlah benar 10 (%).
GAMBARAN KADAR VITAMIN D PADA WANITA USIA SUBUR DI KOTA JAMBI; UPAYA AWAL PENGEMBANGAN MODEL KEBIJAKAN KESEHATAN REPRODUKSI Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Safira; Amelia Dwi Fitri; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Deficiency and insufficiency of Vitamin D associated with reproductive associated illness in women. Previous studies reported increasing prevalence of preeclampsia, premature labor, intrauterine growth restriction and infertility in women who have deficiency and insufficiency of Vitamin D. Vitamin D plasma measurement does not perform as routine test in Indonesia, including Jambi province. Although Indonesia is tropical country that have glimpse of sunshine all year around but epidemiology study reported high prevalence of Vitamin D deficiency and insufficiency. Furthermore, we conduct Vitamin D screening in women in reproductive age as early step for develop policy associated with reproductive health. This program recruited 24 reproductive age women that getting explanation about objective and procedure will be performed. Demographic data and blood vein sample for Vitamin D measurement was taken. The author collaborated with Mitra Hospital and PRODIA laboratories for this program. Result of this screening showed all the participants have deficient and insufficient of Vitamin D plasma level, no one has normal Vitamin D plasma level. According to that result we suggested screening Vitamin D performed as routine screening for women in reproductive age and assessment of this caused of this phenomenon. Keyword: Vitamin D, Reproductive age women, reproductive health. ABSTRAK Kadar Vitamin D dibawah normal dikaitkan dengan gangguan kesehatan reproduksi pada wanita usia subur (WUS). Studi terdahulu menunjukkan peningkatan prevalensi preeklampsia, kelahiran prematur, pertumbuhan janin terhambat dan infertilitas pada WUS dengan insufisiensi dan defisiensi Vitamin D. Kadar Vitamin D bukan merupakan skrining rutin yang dikerjakan dilayanan kesehatan di Indonesia termasuk di Kota Jambi. Studi epidemiologi terdahulu menunjukkan meskipun Indonesia merupakan negara dengan sinar matahari sepanjang tahun, akan tetapi prevalensi defisiensi Vitamin masih tinggi. Sehingga pengabdian ini melakukan pemeriksaan kadar Vitamin D pada WUS sebagai upaya awal pengembangan model kebijakan kesehatan reproduksi. Sebanyak 24 orang WUS yang telah mendapatkan penjelasan tentang rangkaian kegiatan pengabdian setuju untuk mengikuti pengabdian ini. Data demografi dasar dan sampel darah vena untuk pemeriksaan kadar Vitamin D diambil pada kegiatan ini. Tim bekerjasama dengan RS Mitra dan laboratorium PRODIA terkait dengan pelaksanaan kegiatan dimasa COVID-19. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma dalam kategori insufisien dan defisien, tidak ada yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Terkait hasil tersebut ,hendaknya skrining Vitamin D dapat dijadikan program pelayanan kesehatan rutin dan dilaksanakan kajian menyeluruh menegnai hal tersebut untuk mendukung intervensi lebih lanjut. Katakunci: Vitamin D, Wanita Usia Subur, Kesehatan Reproduksi