Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) bagi Masyarakat di Kelurahan Sungai Sapih Arlayati Arlayati; Ikhwan Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i2.1083

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui akses lebih baik ke pendidikan dan kesehatan. Namun, efektivitas PKH di Kelurahan Sungai sapih masih belum efektif dikarenakan masyarakat masih memanfaatkan bantuan PKH untuk kebutuhan yang lain seperti membayar hutang, membeli perlengkapan dapur. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) Bagi masyarakat di Kelurahan Sungai Sapih. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu teori struktural fungsional dari Robert K. Merton yang menjelaskan bahwa setiap konsekuensi-konsekuensi atau dampak yang disadari akan menciptakan penyesuaian dalam suatu sistem. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan 13 informan dengan kriteria yaitu Lurah Sungai Sapih, Pendamping PKH, dan penerima PKH. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dilakukan kepada informan yang terlibat sebagai Penerima PKH, serta studi dokumentasi dikumpulkan melalui dokumen yang ada di Kantor Sungai Sapih. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sungai Sapih dapat dievaluasi berdasarkan lima indikator menurut Sutrisno: pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. PKH telah membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, namun belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan pendapatan. Hambatan utama terlihat pada indikator tercapainya tujuan, sebagian penerima masih menggunakan bantuan untuk keperluan di luar ketentuan, seperti membayar utang, membeli perlengkapan dapur, modal usaha, dan kebutuhan sehari-hari. Hal ini tidak sesuai dengan tujuan PKH sebagaimana tertuang dalam Permensos No. 1 tahun 2018.
Peran Pandai Besi dalam Kebertahanan Industri Kerajinan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Nagari Sungai Pua Kabupaten Agam Nailatul Husna; Anggita Mutia Sari; Marsya Fitri Sazali; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Ikhwan Ikhwan
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab menurunnya industri pandai besi di Nagari Sungai Pua serta mengeksplorasi upaya yang dilakukan oleh pengrajin, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam mempertahankan eksistensinya. Daya tarik utama penelitian ini terletak pada kombinasi antara nilai ekonomi dan budaya dari profesi pandai besi yang menjadi simbol identitas lokal, namun kini terancam punah karena tekanan modernisasi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam wacana pembangunan berbasis komunitas dan pelestarian warisan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan berjumlah tujuh orang yang dipilih secara purposif, terdiri dari lima orang pengrajin aktif dengan pengalaman kerja minimal sepuluh tahun, satu tokoh masyarakat yang merupakan mantan pengrajin, serta satu aparatur pemerintah nagari yang membidangi urusan ekonomi. Observasi dilakukan secara langsung di bengkel kerja pengrajin dengan keterlibatan aktif peneliti dalam mengamati proses produksi, interaksi sosial, serta kondisi lingkungan kerja. Studi dokumentasi mencakup pengumpulan data sekunder seperti laporan LKPJ Nagari, arsip, foto, dan dokumen terkait lainnya. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman, yang meliputi empat tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui pendekatan ini, penelitian berhasil mengungkap bahwa penurunan industri ini disebabkan oleh kelangkaan bahan baku, rendahnya minat generasi muda, persaingan dengan produk pabrikan, dan lemahnya dukungan sistemik. Sementara itu, upaya mempertahankan keberlangsungan dilakukan melalui adaptasi teknologi, promosi digital, serta kolaborasi terbatas antara pengrajin dan pemerintah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlangsungan industri pandai besi sangat bergantung pada sinergi kolektif untuk menjaga keseimbangan antara fungsi ekonomi dan pelestarian budaya lokal.
Relasi Sosial dalam Usaha Makanan Tradisional: Studi Kasus Pedagang Makanan Bika di Kayu Tanam Rossa Arianto; Ikhwan Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1181

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pedagang bika di Kayu Tanam dalam beberapa tahun terakhir, dengan puncaknya pada tahun 2024 yang mencapai 55 pedagang yang tersebar di sepanjang jalan lintas Kayu Tanam. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena mengungkap bagaimana relasi sosial menjadi kunci keberlangsungan usaha bika di tengah meningkatnya jumlah pedagang bika. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk relasi sosial dalam usaha makanan tradisional pedagang makanan bika di Nagari Kayu Tanam. Permasalahan dalam penelitian ini akan dianalisis dengan teori Relasi Sosial George Simmel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan kriteria yaitu pedagang bika yang telah aktif berjualan minimal dua tahun di Nagari Kayu Tanam, memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan usaha baik dalam proses produksi maupun penjualan, terlibat dalam interaksi sosial dengan sesama pedagang, pemasok, dan pelanggan, serta bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan secara terbuka, dengan jumlah informan 12 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Triangulasi data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bentuk relasi sosial asosiatif dalam bentuk kerjasama, bentuk relasi sosial asosiatif yang terwujud dalam bentuk kerjasama berupa tolong menolong antar pedagang, relasi sosial dalam bentuk pertentangan antar pedagang bika, relasi sosial pedagang bika dengan penyedia bahan baku. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan relasi sosial berbasis kerja sama, kepercayaan, dan solidaritas antar pelaku usaha dapat menjadi strategi efektif dalam menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan persaingan yang sehat dalam usaha makanan tradisional bika di Kayu Tanam.
Dinamika Komunikasi Antarbudaya pada Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Nadyan Achmad; Rizky Azzrany; Najwa Izzatul Waafirah; Feby Tria Octari; Zahara Rijani; Delmira Syafrini; Ikhwan Ikhwan; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika komunikasi antar budaya pada mahasiswa perantau di Universitas Negeri Padang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena permasalahan komunikasi mahasiswa perantau sering terjadi di lingkungan mahasiswa karna mereka perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berkaitan tentang bagaimana komunikasi antar budaya yang dilakukan terhadap 10 mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang angkatan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami dinamika yang kompleks, meliputi kesulitan memahami bahasa antarbudaya, hambatan lainnya yaitu mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu, strategi yang digunakan dalam mengatasi hambatan ini diantaranya belajar bersama teman lokal dan mengikuti komunitas bahasa daerah untuk memahami budaya, menyesuaikan gaya komunikasi, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi mahasiswa perantau dengan lingkungan sekitar.
Literasi Digital Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang dalam Penggunaan Platform X sebagai Media Informasi Tiara Putri Anggraini; Syifah Ayu Lia Sabrina; Rice Yunica Azkia; Shifa Hulqha Andari; Zaki Ibnu Rasyid; Zaki Mubarok Arrafly; Delmira Syafrini; Ikhwan Ikhwan; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.191

Abstract

Penelitian ini menjelaskan literasi digital mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang dalam menggunakan platform X sebagai media informasi. Permasalahan utama penelitian adalah masih bervariasinya kemampuan mahasiswa dalam menyeleksi, memahami, dan memverifikasi informasi di tengah arus informasi digital yang cepat. Penelitian bertujuan mengetahui strategi mahasiswa dalam menilai kredibilitas sumber, menyikapi berita viral, serta kecenderungan mereka dalam membagikan informasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki sikap kritis dalam menerima informasi, seperti memeriksa sumber resmi dan membandingkan informasi dari berbagai platform sebelum membagikan konten. Namun, beberapa mahasiswa masih bersikap pasif dan hanya memverifikasi informasi tertentu. Secara keseluruhan, literasi digital mahasiswa tergolong baik, tetapi konsistensi verifikasi informasi masih perlu ditingkatkan.  
Keberlanjutan Program PNM Mekaar Syariah Melalui Mekanisme Sistem Pembiayaan Tanggung Renteng di Jorong Sigintir Nada Kurnia Putri; Ikhwan Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1472

Abstract

Adanya kelancaran pembayaran pinjaman mingguan nasabah PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir melalui penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng. Fenomena kelancaran pembayaran tersebut menarik untuk diteliti karena diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan Penelitian untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan berhasilnya penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng dalam PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif  tipe studi kasus. Penelitian dilakukan di Jorong Sigintir. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive dengan  jumlah informan sebanyak 13 informan terdiri dari nasabah, bapak jorong dan masyarakat mmum Jorong Sigintir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan mengamati pertemuan wajib nasabah PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Wawancara dilakukan dengan bentuk wawancara langsung. Studi dokumen dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen berkaitan dengan PNM Mekaar Syariah. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial dari James Coleman.Teknik Analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang menyebabkan berhasilnya penerapan sistem pembiayaan tanggung renteng dalam PNM Mekaar Syariah sehingga terjadinya kelancaran pembayaran pinjaman mingguan, yaitu adanya faktor pertemuan mingguan nasabah dan kedekatan sosial antar nasabah, ikatan keluarga, aturan dan konsekuensi serta kepemimpinan di dalam kelompok PNM Mekaar Syariah di Jorong Sigintir. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian terkait nilai-nilai sosial masyarakat yang berperan dalam keberlanjutan program PNM Mekaar Syariah yang belum banyak dikaji oleh penelitian sebelumnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak ditentukan oleh mekanisme program saja, tetapi juga ditentukan modal sosial yang dimiliki masyarakat.
Persistensi Hubungan Patron Klien Induk Semang dan Anak Bagan pada Nelayan di Air Bangis Nurhalimah Nurhalimah; Ikhwan Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1476

Abstract

Anak bagan yang bekerja sebagai pencari dan penangkap ikan yang juga merupakan sebagai penggerak perekonoian masyarakat Air Bangis. Hal ini berbanding kontras dengan kondisi perekonomian pribadi anak bagan yang cenderung berada dalam kondisi tidak mampu, namun selalu menjalin hubungan dengan patronnya yaitu induk semang dalam waktu yang lama dan secara turun temurun, oleh karena itu penting untuk mengetahui mengapa anak bagan masih selalu bertahan dalam pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan hubungan patron klien selalu berlangsung antara induk semang dan anak bagan di Air Bangis, Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus dengan melibatkan 17 informan dengan teknik purposive dengan kriteria anak bagan, induk semang dan keluarga nelayan. Pengumpulan data dilakukan observasi non partisipatif, wawancara secara mendalam dan studi dokumen yang dianalisis dengan teknik analiss data Miles and Huberman. Informan pada penelitian ini adalah anak bagan, induk semang, dan keluarga anak bagan yang terlibat pada hubungan patron klien. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori patron klien yang dikemukakan oleh James C. Scott. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor ekonomi, faktor sosial, faktor sosial budaya, faktor pendidikan dan faktor psikologis yang menjadi penyebab eksisnya hubungan patron klien induk semang dan anak bagan di Air Bangis, Pasaman Barat. Implikasi penelitian ini yaitu hubungan anak bagan dan induk semang bertahan tidak hanya karena saling membutuhkan pekerjaan saja, akan tetapi terdapat bentuk sosial yang dijalin diantara keduanya.