p-Index From 2021 - 2026
2.553
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Fadilla Saputri
Universitas Negeri Padang

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelestarian Warisan Budaya Masyarakat Minangkabau Melalui Museum Adityawarman Kota Padang Tasya Martasari; Sukma Puspita Sawitri; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Museum Adityawarman di Kota Padang sebagai pusat pelestarian identitas budaya lokal Masyarakat Minangkabau. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebagai upaya dalam melestarikan budaya Minangkabau agar tidak hilang, terutama di era perkembangan zaman dan teknologi yang dapat menggerus nilai budaya lokal secara perlahan. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah Konsep Pelestarian Budaya oleh Koentjaraningrat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang informan yaitu Pengelola Museum dan Ahli Koleksi Museum. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap pelestarian budaya melalui penyajian koleksi dan kedatangan pengunjung, wawancara yaitu mengumpulkan informasi-informasi mengenai koleksi dan sejarah museum serta perawatannya, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto dan rekaman audio terhadap pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Adityawarman berperan aktif dalam melestarikan Budaya Minangkabau yaitu memberikan pengetahuan tentang sejarah pendirian museum Adityawarman, memberikan informasi mengenai sejarah Minangkabau, memperkenalkan koleksi serta perawatan koleksi museum, dan menyelenggara kan pameran budaya.
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan di Desa Wisata Pariangan Havizah Permata. S; Delmira Syafrini; Harsellya Humayrrah; Hanna Alifia Handi; Fathia Elkhaira; Carina Rianto; Intan Amanda Wulandari; Jihan Afifah; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.8

Abstract

Desa Wisata Pariangan diakui sebagai salah satu desa terindah di dunia, seperti yang tertulis pada artikel World’s 16 Most Picturesque Village. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan di Nagari Tuo Pariangan. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena keindahan Desa Pariangan ini membuka peluang ekonomi yang besar bagi masyarakat, maka penelitian ini melihat keterlibatan masyarakat dalam tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan desa wisata, serta dampaknya terhadap pelestarian nilai-nilai sosial, budaya, kearifan lokal, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori struktural fungsional oleh Talcot Parson, asumsinya yaitu masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bagian atau elemen yang saling berkaitan dan saling menyatu dalam keseimbangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kasus. Kriteria informan penelitian ini adalah masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam perencanaan sampai evaluasi dalam pembangunan wisata Pariangan. Observasi dilakukan untuk mengamati peninggalan budaya dan cafe. Dokumentasi dilakukan untuk memotret penemuan yang berkaitan dengan upaya masyarakat untuk meningkatkan wisata desa Pariangan. Studi kepustakaan digunakan untuk memperkaya sumber data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Partisipasi aktif masyarakat dimulai dari perencanaan yakni melibatkan seluruh masyarakat dalam perencanaan desa wisata Pariangan, dalam pelaksanaan masyarakat membuat cafe-cafe, wisata peninggalan budaya, dan pemandian air panas, dan pada evaluasi dengan keikutsertaan masyarakat dalam menilai serta mengawasi kegiatan wisata desa Pariangan. Kerjasama antara masyarakat, pemerintah dan akademisi menjadikan Pariangan sebagai contoh sukses pembangunan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Dampak Pembangunan Kawasan Permukiman Kumuh di Desa Pauh Barat Kecamatan Pariaman Tangah Kota Pariaman Bella Irwani; Ayu Mustika Putri; Alifa Yurika Ananda; Akbar Aprialcan; Afsi Lailatul Salsabil; Angri Maiwiza; Adinda Putri Forendra; Anisa Afdila; Alya Karlina; Alfitri Julia Sandra; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari pembangunan kawasan permukiman kumuh di Desa Pauh Barat Kec. Pariaman, Kota Pariaman terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena di Desa Pauh Barat terdapat banyak tempat wisata, sehingga kawasan tersebut termasuk ke dalam kawasan permukiman kumuh yang menyebabkan masyarakat sekitar merasa tidak nyaman. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari 5 narasumber dengan kriteria yaitu berada di daerah yang di, mengetahui kejadian atau permasalahan dan bisa berargumen dengan baik. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Teknik analisis ini mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kawasan permukiman baru di Desa Pauh Barat membawa dampak positif yang sangat signifikan bagi masyarakat dan lingkungan setempat. Lingkungan perumahan yang awalnya kumuh tidak beraturan dan tidak tertata dengan rapi kini menjadi lebih bersih, sehat, dan terorganisasi dan menciptakan suasana hidup yang lebih nyaman. Kawasan yang sebelumnya kumuh kini bertransformasi menjadi area potensial untuk pariwisata pantai, sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Kota Padang: Kebijakan Restriktif Untuk Ritel Modern Paulus Eden Fernando Nehe; Reno Fernandes; Irene Putri; Leza Tania Putri; Rahmadheni; Nelly Simbolon; Raisa Rasyidy; Dimas Lindu Zydio Pangestu; Pani Padillah; Anggi Putra; Vivi Lidiani; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.30

Abstract

Kebijakan restriktif merupakan kebijakan yang merujuk pada langkah - langkah yang diambil oleh pemerintah atau badan pengatur untuk membatasi atau mengurangi aktivitas tertentu. Tujuan penelitian ini mengkaji strategi pembangunan berkelanjutan yang ada di kota Padang dan dampak kebijakan restriktif dengan fokus bagaimana tanggapan dari masyarakat kota Padang terhadap kebijakan restriktif. Daya tarik penelitian ini terkait efektivitas kebijakan restriktif dalam melindungi UMKM lokal serta tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Kriteria informan penelitian ini adalah pedagang, konsumen, dan masyarakat. Teori yang digunakan untuk menganalisis hasil temuan adalah teori pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi dan mendukung diberlakukannya kebijakan restriktif karena berdampak baik bagi perekonomian masyarakat dan UMKM lokal. Dampak baik ini terlihat dari kualitas produk UMKM yang inovatif dan berdaya saing. Namun di sisi lain, ada beberapa masyarakat yang tidak setuju terhadap pelaksanaan karena masih beranggapan bahwa keberadaan ritel modern dapat mengganggu perekonomian usaha mikro.
Rendahnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Jembat-an Lolong di Lolong Belanti Kota Padang Fitri Yanti; Delmira Syafrini; Rosidah Rosidah; Hana Thalia Puspita; Khaira Nisa; Khoirin Yelnisa; Shinta Rahmadhani; Hamila Yatursi; Rara Amanda; Ratna Juwita; Selvia Putri Darni; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan Jembatan Lolong di Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena realitanya keterlibatan masyarakat berpengaruh terhadap proses pembangunan. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Lolong Belanti, yang merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Padang Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Teori yang digunakan sebagai dasar analisis temuan adalah Teori Modernisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman dengan tahapan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, meliputi sistem tender yang tidak melibatkan masyarakat, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, minimnya komunikasi dalam proses pembangunan, dan tidak adanya musyawarah yang partisipatif. Masyarakat merasa tidak dilibatkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, yang berdampak pada rendahnya rasa memiliki dan kepercayaan terhadap proyek pembangunan.
Ketahanan Keluarga Pernikahan Dini Akibat Pergaulan Bebas di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Avisenna Jemika; Aulia Agustina Wardianti; Natasya Permata Guselsa; Dila Aulia; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan ketahanan keluarga pada pasangan yang menikah di usia dini akibat pergaulan bebas di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Fenomena pernikahan dini sering kali dipicu oleh faktor pergaulan bebas, yang dapat berdampak pada ketahanan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pasangan yang menikah pada usia dini. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menarik karena mengangkat isu pernikahan dini yang sering kali dianggap tabu dan kurang mendapatkan perhatian serius. Dengan fokus pada Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan yang dihadapi pasangan muda dalam mempertahankan keutuhan keluarga. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti dampak pergaulan bebas sebagai faktor pendorong pernikahan dini, yang relevan dengan fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang memenuhi kriteria tertentu, seperti pasangan yang menikah di usia dini akibat pergaulan bebas. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang diteliti. Hasil yang ditemukan adalah seks pranikah (melakukan seks sebelum menikah) yang memicu terjadinya pernikahan dini, cara mempertahankan keluarga dalam pernikahan dini, kesulitan ekonomi karena nikah dini, perasaan tertekan dan terjebak karena nikah dini.
Peran Pandai Besi dalam Kebertahanan Industri Kerajinan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Nagari Sungai Pua Kabupaten Agam Nailatul Husna; Anggita Mutia Sari; Marsya Fitri Sazali; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Ikhwan Ikhwan
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab menurunnya industri pandai besi di Nagari Sungai Pua serta mengeksplorasi upaya yang dilakukan oleh pengrajin, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam mempertahankan eksistensinya. Daya tarik utama penelitian ini terletak pada kombinasi antara nilai ekonomi dan budaya dari profesi pandai besi yang menjadi simbol identitas lokal, namun kini terancam punah karena tekanan modernisasi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam wacana pembangunan berbasis komunitas dan pelestarian warisan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan berjumlah tujuh orang yang dipilih secara purposif, terdiri dari lima orang pengrajin aktif dengan pengalaman kerja minimal sepuluh tahun, satu tokoh masyarakat yang merupakan mantan pengrajin, serta satu aparatur pemerintah nagari yang membidangi urusan ekonomi. Observasi dilakukan secara langsung di bengkel kerja pengrajin dengan keterlibatan aktif peneliti dalam mengamati proses produksi, interaksi sosial, serta kondisi lingkungan kerja. Studi dokumentasi mencakup pengumpulan data sekunder seperti laporan LKPJ Nagari, arsip, foto, dan dokumen terkait lainnya. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman, yang meliputi empat tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui pendekatan ini, penelitian berhasil mengungkap bahwa penurunan industri ini disebabkan oleh kelangkaan bahan baku, rendahnya minat generasi muda, persaingan dengan produk pabrikan, dan lemahnya dukungan sistemik. Sementara itu, upaya mempertahankan keberlangsungan dilakukan melalui adaptasi teknologi, promosi digital, serta kolaborasi terbatas antara pengrajin dan pemerintah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlangsungan industri pandai besi sangat bergantung pada sinergi kolektif untuk menjaga keseimbangan antara fungsi ekonomi dan pelestarian budaya lokal.
Stigma Masyarakat Terhadap Korban Pelecehan Seksual dalam Keluarga di Pariaman Elsa Rahayu; Dian Aulia Purnama; Muliati Sukma; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji stigma masyarakat terhadap korban pelecehan seksual dalam keluarga di Pariaman, yang merupakan fenomena sosial yang kompleks dan memiliki dampak negatif terhadap korban. Penelitian ini menarik untuk dilakukan/penting dilakukan karena pelecehan seksual yang dilakukan oleh anggota keluarga menimbulkan trauma psikologis yang mendalam bagi korban, terutama anak-anak dan perempuan, yang sering kali mengalami perasaan takut, malu, dan kehilangan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung interaksi sosial di lingkungan tempat korban tinggal, sedangkan wawancara dilakukan terhadap korban, keluarga korban, tokoh masyarakat, pekerja sosial, dan aparat desa atau pihak terkait lainnya. Studi dokumentasi digunakan untuk mengkaji data dari laporan kasus, berita media, serta dokumen lembaga sosial. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria informan antara lain adalah korban atau penyintas pelecehan seksual dalam keluarga, anggota keluarga korban, tokoh adat atau agama, aktivis perlindungan anak dan perempuan, serta pihak aparat yang pernah menangani kasus tersebut. Jumlah informan dalam penelitian ini berkisar antara 5 hingga 6 orang, bergantung pada kedalaman data yang diperoleh dan prinsip saturasi informasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban pelecehan seksual dalam keluarga di Pariaman menghadapi berbagai bentuk stigma sosial yang memperparah penderitaan mereka. Oleh karena itu, korban mengalami tekanan psikologis dan sering kali tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Pengaruh Judi Online Dikalangan Remaja di Kabupaten Padang Pariaman M. Arkhan Rodhiah; Aldya Andhika Adlan; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk perkembangan teknologi digital telah membawa masyarakat ke dalam era baru di mana dunia maya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Melalui internet, masyarakat bebas mengekspresikan diri dan mengakses berbagai informasi. Kebebasan ini didukung oleh hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun, kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif, salah satunya adalah maraknya penyalahgunaan internet untuk kegiatan perjudian online. Di Kapubaten Padang Pariaman, fenomena ini menjadi perhatian serius karena semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam praktik perjudian melalui aplikasi permainan daring seperti Higgs Domino Island. Aplikasi ini awalnya hanya menyediakan permainan kartu dan slot, namun kini disalahgunakan untuk aktivitas perjudian yang melibatkan pertaruhan uang secara ilegal. Perjudian, menurut definisi Kartini Kartono, adalah suatu pertaruhan yang disengaja dengan harapan memperoleh keuntungan dari hasil permainan yang belum pasti. Penyebaran perjudian online melalui platform permainan ini mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan tegas dalam memberantas praktik tersebut demi menjaga ketertiban sosial dan hukum di masyarakat.
Analisis Komparatif Penyebab Putus Sekolah di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan Kecamatan Suliki Rahmat Maulana Kurniawan; Refni Junita Sari; Roni Ramadani; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab anak putus sekolah di dua Kecamatan di Sumatera Barat, yaitu Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan dan Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena  mengidentifikasi dan membandingkan faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan Kecamatan Suliki, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi pendidikan di dua wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati kondisi lingkungan sosial, aktivitas keseharian anak-anak usia sekolah, serta situasi ekonomi keluarga dan masyarakat yang dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan mereka di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan Kecamatan Suliki. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sumpling. Jumlah informan penelitian ini 12 informan dengan kriteria informan siswa putus sekolah, dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan keseimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, rendahnya motivasi belajar, dan pergaulan remaja serta lingkungan juga yang menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Di Linggo Sari Baganti, anak-anak lebih banyak berhenti sekolah karena faktor ekonomi yang mereka harus bekerja membantu orang tua dan minimnya kesadaran mereka untuk belajar. Sementara di Suliki, kurangnya motivasi dan kesadaran untuk belajar menjadi faktor dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa fungsi lembaga sosial seperti keluarga dan sekolah belum berjalan dengan baik dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak.
Co-Authors Adellia Mutiara Putri Adinda Putri Forendra Afsi Lailatul Salsabil Akbar Aprialcan Aldya Andhika Adlan Alfitri Julia Sandra Alifa Yurika Ananda Alya Karlina Alycia Safana Milanda Anggi Putra Anggita Mutia Sari Angri Maiwiza Anisa Afdila Atiqah Mufidah Aulia Agustina Wardianti Aulia Nabila Sarweni Avisenna Jemika Ayu Mustika Putri Bella Irwani Bunga Dinda Permata Carina Rianto Daffaa Febryan Delmira Syafrini Dian Aulia Purnama Dila Aulia Dimas Lindu Zydio Pangestu Elsa Putri Hardyanti Elsa Rahayu Elvira Gustia Farhan Alhi Linadri Fathia Elkhaira Fitri Yanti Hamila Yatursi Hana Thalia Puspita Hanafi Saputra Hanna Alifia Handi Harsellya Humayrrah Havizah Permata. S Ikhwan Ikhwan Intan Amanda Wulandari Intan Wulan Dari Irene Putri Jihan Afifah Khaira Nisa Khairah Fadlah Nasifa Khoirin Yelnisa Kiki Amalia Citra Laras Andira Larasta Agustina Leza Tania Putri M. Arkhan Rodhiah Mardhiah, Desy Marsya Fitri Sazali Mela Yuliana Mitzy Metaria Situmorang Monatio siregar Mona Muhammad Rif'an Muhammad Yahya Muliati Sukma Nailatul Husna Natasya Permata Guselsa Nelly Simbolon Niken ayu Pratiwi Nora Susilawati Nur Aisyah Pani Padillah Paulus Eden Fernando Nehe Priskila Natasia Br. Saragih Rahmadheni Rahmat Maulana Kurniawan Raisa Rasyidy Rani Kartika Rara Amanda Ratna Juwita Refni Junita Sari Reno Fernandes Roni Ramadani Rosidah Rosidah Sabrina Asyifa U Nabila Sandro J.O Tampubolon Selvia Putri Darni Septrian Ramadhani Shilva Putri Mahendra Shinta Rahmadhani Sukma Puspita Sawitri Syiva Rezki Tasya Afridani Tasya Martasari Vivi Lidiani