Muhammad Ifdhaly
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menanamkan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dalam Penerapan Program 18-21 Pada Keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS) (Studi kasus Kelurahan Rawang Kota Padang) Muhammad Ifdhaly; Wirdanengsih Wirdanengsih
Jurnal Perspektif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i1.399

Abstract

Penelitian ini di latar belakang oleh ada nya ketertarikan peneliti kepada program 18-21 yang di kota padang yang mana dalam program ini memfokuskan kepada penanaman pendididkan karakter untuk anak usia dini di kelurahan rawang, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan program 18-21 itu sendiri pada keluarga di kelurahan rawang kota padang. Teori yang di gunakan dalam pembahasan ini teori behavioristik adalah teori yang mempelajari perilaku manusia. Teori behavioral ini berfokus pada peran dari belajar dalam menjelaskan tingkah laku manusia dan terjadi melalui rangsangan berdasarkan (stimulus) yang menimbulkan hubungan perilaku reaktif (respons) hukum-hukum mekanistik. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus, pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan beberapa orang informan, pengumpulan data secara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumtasi. Untuk mengkaji kredibilitas dari penelitian digunakan teknik triangunasi. Data di ananlisis dengan teknik analisis interaktif miles dan huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bagaimana menenamkan pendidikan karakter anak usia dini dalam penerapan progra 18-21 pada keluarga di kelurahan rawang kota padang yaitu (1) penerapan program18-21 pada keluarga (2) sholat dan mengaji dalam nilai religuis (3) belajar dan bermain untuk kedekatan antara orang tua dan anak.
Dampak Re-Branding Image Makanan Tradisional Pada Restoran Sate Manang Kabau Terhadap Persepsi Masyakakat Kota Padang Muhammad Ifdhaly; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qm4n7189

Abstract

Dampak re-branding image makanan tradisional pada restoran Sate Manang Kabau terhadap persepsi masyarakat Kota Padang merupakan topik yang relevan dalam konteks pengembangan industri kuliner dan pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi re-branding yang diterapkan oleh restoran Sate Manang Kabau dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap makanan tradisional yang disajikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan survei terhadap pengunjung restoran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa re-branding yang dilakukan oleh restoran tidak hanya berhasil menarik perhatian konsumen baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian makanan tradisional. Penelitian ini menyoroti beberapa aspek penting dari re-branding, termasuk desain interior restoran, pemasaran digital, serta pengenalan menu yang inovatif namun tetap mempertahankan cita rasa asli. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat Kota Padang mulai melihat Sate Manang Kabau tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan teori bahwa re-branding yang efektif dapat mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan nilai suatu produk atau layanan. Penelitian ini menegaskan bahwa re-branding image makanan tradisional di restoran Sate Manang Kabau telah memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Dengan strategi yang tepat, restoran ini berhasil menciptakan citra yang kuat dan relevan, yang pada gilirannya berkontribusi pada pelestarian makanan tradisional di tengah arus modernisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri kuliner lainnya dalam menerapkan strategi re-branding yang efektif