Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PADA PEKERJAAN REPETITIF DENGAN METODE LINE OF BALANCE (LOB) DAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) Fepy Supriani
Teknosia Vol. 16 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/teknosia.v16i2.23648

Abstract

In housing projects, many work items are repetitive work. A project schedule that does not take into account repetitive work can lead to delays in project completion time. Proper scheduling methods will need to be applied so that project resources can be used effectively and efficiently. The research aims to analyze project scheduling and know the effectiveness of repetitive job scheduling projects in the building housing project. The study is perfomed by using Line Of Balance (LOB) which is a method of using the operating balance for each on-going performance work. Precedence Diagrams Method (PDM) shows critical tasks that can not be shown by LOB. The subject of this research is the construction of 10 houses sized 35/135 m2 in which 15 workers were employed. The results show that the duration needed to complete the project is  69 days. Compared to the existing duration (78 days) there is a 9 days difference. The effectiveness of scheduling is  11,5%. Keyword: Line of Balance, Precedence Diagram Method, Repetitive Project, Scheduling.
Pemanfaatan Analisis Perambatan Gelombang Seismik dan Implementasinya pada Struktur Bangunan Fazriati Utami; Lindung Zalbuin Mase; Fepy Supriani; Yoka Mahendra
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 25 No 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v25i1.4583

Abstract

Kota Bengkulu dikategorikan sebagai wilayah dengan intensitas gempa yang tinggi di Indonesia. Salah satu wilayah strategis di Kota Bengkulu yaitu Kecamatan Singaran Pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran parameter gempa dan implementasinya pada struktur bangunan di Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Penerapan analisis perambatan gelombang seismic satu dimensi khususnya model Pressure Dependent Hyperbolic (PDH) dilakukan. Model Pressure Dependent Hyperbolic (PDH) merupakan implementasi fungsi hiperbolik dalam mereplikasi karakter nonlinier tanah yang disebabkan beban dinamik. Analisis respons seismik yang dilakukan menghasilkan Peak Ground Acceleration (PGA), percepatan respons spektra periode pendek 0,2 detik (Ss), percepatan respons spektra periode panjang 1 detik (S1), serta faktor perbesaran gelombang (AF). Parameter gempa tersebut merupakan interpretasi dari adanya potensi perambatan gelombang seismik. Parameter gempa tersebut dipetakan secara dua dimensi. Peta parameter percepatan gempa ini kemudian dijadikan sebagai acuan penentuan desain respons spektra untuk Kecamatan Singaran Pati. Desain respons spektra tersebut diimplementasikan pada struktur bangunan. Hasil analisis struktur menunjukkan nilai stress ratio (R) tidak lebih dari 1, sehingga struktur dinyatakan aman. Koefisien determinasi (R2) untuk gaya-gaya dalam menggunakan desain respons spektra hasil perambatan gelombang dan SNI 1726-2019 menunjukkan kemiripan, ini berarti penggunaan desain respons spektra hasil analisis seismik pada penelitian ini dapat diterima.
Penyuluhan Evakuasi Kebakaran Pada Gedung Bertingkat Annisa Fitria Edriani; Lindung Zalbuin Mase; Fepy Supriani
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 1 No. 2 (2021): ANDROMEDA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v1i2.19240

Abstract

Keselamatan terhadap bahaya kebakaran adalah tindakan pencegahan yang dimaksudkan untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan kebakaran yang dapat menyebabkan insiden keselamatan yang merugikan atau perusakan properti . Pada kegiatan pengabdian ini, pengabdi memberikan penyuluhan terkait evakuasi kebakaran pada gedung bertingkat. Pengabdian dilakukan dilakukan di Gedung Kantor Bupati Bengkulu Tengah. Kegiatan penyampaian materi dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2021 di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan PPM dilaksanakan dengan penyampaian materi mengenai definisi kebakaran, cara mempersiapkan diri menghadapi gempa bumi, serta cara evakuasi pada saat kebakaran terjadi. Tim PPM memutuskan untuk melaksanakan penyuluhan di tempat ini berdasarkan hasil pengamatan tim yag menilai masih minimnya ketersediaan sistem pengendali kebakaran (sprinkler, alat pemadam api, pendeteksi asap, dll) di lokasi PPM. Strategi yang digunakan adalah dengan upaya edukatif berupa  penyampaian materi kepada pengguna gedung. Kedepannya kegiatan ini akan diikuti dengan kegiatan-kegiatan lanjutan yang akan terus berkembang dan meng-reinforce materi yang telah diberikan.
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Serta Penentuan Pola Tanam pada Irigasi Air Palik Aur Gading Kabupaten Bengkulu Utara Khairul Amri; Fepy Supriani; Serlinna Anggraini Darmo
JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 02 (2023): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v5i02.990

Abstract

Air Palik Irrigation Area is located in Aur Gading Village, North Bengkulu Regency with a potential area of 1015 Ha with a functional area of 950 Ha. Climate change in Indonesia affects rainfall intensity, temperature, air pressure, humidity and water availability. Limited water availability will hamper the growth process for plants. Based on this, this research was conducted to determine the comparison of water needs and availability in the Air Palik Aur Gading irrigation area and the determination of cropping patterns. The methods used in this study include the aljabar average method to analyze rainfall, the F.J. Mock method to determine the value of water availability and 2 methods, including KP-01 and the CROPWAT 8.0 to determine the value of water demand used. The results showed that the maximum mainstay discharge occurred in November period 2 of 7.11 m3/second. The maximum irrigation water requirement in the KP-01 method was obtained at 3.12 liters/second/hectare which occurred in the first period of August while in the CROPWAT 8.0 method it was obtained at 1.16 liters/second/hectare which occurred in the third period of May. Keywords: Water Demand, Water Availability, Cropping Pattern, KP-01, Cropwat Software Version 8.0
Pendampingan Kegiatan Masyarakat dalam Usaha Penanggulangan COVID-19 di Kota Bengkulu Annisa Fitria Edriani; Lindung Zalbuin Mase; Fepy Supriani
Abdi Reksa Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdi reksa.2.1.46-50

Abstract

Kegiatan mencuci tangan dengan baik menggunakan sabun merupakan salah satu upaya yang efektif untuk menekan penyebaran COVID-19. Kegiatan pertama dalam kegiatan pengabdian kepada masayarakat (PKM) ini adalah pendampingan masyarakat untuk membuat tempat cuci tangan dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan diletakan di depan pintu rumah Ketua RT dan tempat strategis lainnya. Dengan mudahnya penyebaran informasi melalui media sosial, maka penyebaran informasi yang salah (hoaks) juga menjadi mudah. Kegiatan kedua dalam PPM Mandiri ini adalah pembuatan poster yang menjelaskan mengenai COVID-19, cara menekan penyebaran COVID-19, serta informasi lainnya. Kegiatan ini ditujukan bagi warga Kota Bengkulu yang berdomisili di dua RT yang dipilih tim PPM. Kegiatan ini menekankan pada komitmen warga untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan. Diharapkan komitmen tersebut dapat terus terlaksana. Kedepannya kegiatan ini akan diikuti dengan kegiatan-kegiatan lanjutan yang akan terus berkembang dan meng-reinforce materi yang telah diberikan.
Pembuatan Pupuk Kompos Mandiri dari Limbah Organik untuk Tanaman Pekarangan Rumah di RT. 18 Kelurahan Pematang Gubernur Fepy Supriani; Agustin Gunawan; Yuzuar Afrizal
Abdi Reksa Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdireksa.4.2.67-71

Abstract

Sampah organik adalah sisa sayur, kulit pisang, buah yang busuk, kulit bawang yang didapat dari aktifitas rumah tangga. Sampah organik kering yang memiliki air lebih sedikit yaitu kayu, ranting pohon, kayu dan daun–daun kering. Sampah organik yang tidak diolah akan menimbulkan bau busuk dan penyakit. Permasalahan sampah limbah rumah tangga juga terjadi di Perumahan RT. 18/2 kelurahan Pematang Gubernur. Setiap rumah di RT. 18 masih menyisahkan tanah untuk pekarangan yang oleh masyarakat ditanami berbagai macam tanaman. Jenis tanah yang kurang baik menyebabkan tanaman tidak tumbuh subur. Pengelolahan sampah organik dapat diupayakan agar menjadi budaya di tingkat lingkungan terkecil. Sampah organik berguna untuk bahan kompos pencampur media tanam. Pembuatan sampah organik dapat dibuat secara mandiri sehingga dapat digunakan langsung untuk tanaman di pekarangan rumah, dan jika dikembangkan dapat menambah nilai ekonomis pendapatan rumah tangga. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pengolahan sampah dengan sasaran ibu rumah tangga untuk memanfaatkan sampah organik dalam pembuatan kompos mandiri yang dapat digunakan langsung sebagai media tanam dipekarangan rumah. Metode yang digunakan adalah melakukan sosialisasi dan melakukan praktik langsung pembuatan pupuk kompos dari sampah organic , tanah dan bioaktivator (cairan EM4) dalam wadah compost bag. Untuk menggerakkan ibu rumah tangga untuk langsung mempraktekkan diserahkan compost bag dan cairan EM4 sebagai sarana penunjang.Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, memberikan ketrampilan dalam pembuatan kompos yang dapat digunakan langsung untuk tanaman di pekarangan rumah dan jangka panjang dapat memberi nilai ekonomis untuk masyarakat. Kata kunci: pengelolahan sampah, pekarangan rumah, sampah organic, kompos, cairan EM4
Peningkatan Kreatifitas Ibu Rumah Tangga Dalam Pemanfaatan Sampah Kemasan Plastik Menjadi Produk Berguna di Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu Fepy Supriani; Agustin Gunawan; Yuzuar Afrizal
Abdi Reksa Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdireksa.5.1.111-116

Abstract

Penggunaan produk-produk kemasan plastik dalam rumah tangga menyisakan sampah yang sulit terurai dengan tanah dan jika dibakar akan memberikan polusi udara yang berbahaya. Dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta peningkatan kreatifitas masyarakat maka diperlukan pembekalan keterampilan berupa kerajinan tangan yang mampu mengolah sampah plastik menjadi barang berguna yang memiliki nilai tambah dan nilai jual. Tujuan program adalah peningkatan pemahaman, kreatifitas dan kemampuan kewirausahaan dalam pemanfaatan sampah kemasan plastik dan diharapkan meningkatkan perekonomian dan sosial keluarga. Kelompok ibu rumah tangga melalui TIM PKK (Penggerak kesejahteraan Keluarga) diharapkan dapat menjadi garda depan memastikan edukasi tentang sampah dapat diterapkan dimasyarakat. Tim pengabdian FT UNIB 2023 melakukan sosialisasi dan pendampingan dengan mendatangkan pihak yang telah berhasil mengolah kemasan sampah plastik menjadi barang yang bernilai ekonomis. Kegiatan dimulai dengan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Sawah Lebar Baru dan ibu-ibu TIM PKK, sosialisasi pengumpulan sampah kemasan plastik sebagai bahan utama pembuatan barang berguna, seperti tas, tempat air mineral, keranjang. Melakukan pemisahan sampah plastik berdasarkan jenis, warna dan tebal. Selanjutnya melibatkan komunitas peduli lingkungan yang memberikan pelatihan pembuatan barang berguna dari limbah kemasan plastik. Hasil yang didapat melalui melalui Pengabdian FT UNIB, yaitu menambah pengetahuan tentang pengolahan sampah kemasan plastik, memberikan dan menambah keahlian dalam membuat kerajinan yang bernilai ekonomis, peningkatan kreatifitas dan pembentukan kader pemanfaat sampah di Lingkungan kelompok Rukun Tetangga (RT) melalui tim penggerak PKK kelurahan. Anggota kelompok kedepannya diharapkan bisa memanfaatkan limbah rumah tangganya khususnya sampah kemasan plastik menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis. Kata kunci: Kreatifitas, Keterampilan, Sampah Kemasan Plastik, Kewirausahaan
OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF (Studi Kasus Proyek Non Struktur Gedung Perkantoran Tiga Lantai Tahap Lanjutan di Kota Bengkulu) Iqbal Alfayed; Fepy Supriani; Agustin Gunawan
Inersia: Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/ijts.16.1.29-41

Abstract

  The research objective was to analyze the most optimal time and cost between the additional of overtime and labor. The data used in this study is from the construction project data of a three floors office building advanced stage in Bengkulu City with non structural groups of work. Research began with project network arrangement and critical path identification using Microsoft Project program, the selected critical activity resources then added with  overtime and labor by the Time Cost Trade Off method. The results of the critical path identification showed that there are three critical jobs namely walls plastering  1 : 4 thickness 15 mm, anti-fungal exterior painting and wallpaper that selected to be accelerated in order to shorten the total duration of the critical path. The results showed that the addition of one hour of overtime for the first three days of each critical job accelerated the duration of work by 8.24%, and saved costs by 1.77%. The addition of labor of a worker and a handyman on  walls plastering  1 : 4 thickness 15 mm and anti-fungal exterior painting jobs, as well as one handyman on wallpaper job is known to accelerate the duration by 8.24%, and save costs by 0.61%. The addition of overtime results the most optimal time and cost by accelerating the duration for 7 days (8.24 %), and saving the total cost of Rp. 4.245.237,92 (1.77%)  
Respon Seismik Tanah pada Kawasan Aliran Sungai Muara Bangkahulu Bagian Hilir Kota Bengkulu Nugraha, Ginnabilla Gustia; Mase, Lindung Zalbuin; Supriani, Fepy; Misliniyati, Rena; Amri, Khairul
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20588

Abstract

Kawasan sepanjang Aliran sungai Kota Bengkulu merupakan salah satu kawasan berkembang di Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perambatan gelombang gempa di Sepanjang Aliran Sungai Muara Bangkahulu Bagian Hilir. Perambatan gelombang gempa satu dimensi menggunakan permodelan linier ekivalen dan permodelan nonlinier. Parameter yang diamati adalah Peak Ground Acceleration (PGA), Percepatan Respon Spektra dan Faktor Amplifikasi.  Hasil peneltian menunjukan Nilai permodelan ekivalen linier lebih tinggi  dari permodelan nonlinier. Kawasan muara sungai memiliki nilai PGA > 0,3 membuat kawasan tersebut memiliki  resiko tinggi terhadap gempa. Respons spektra yang dihasilkan di beberapa lokasi penelitian telah melewati desain respons spektra SNI 1726:2019 pada priode pendek, menunjukan bangunan bertingkat rendah cenderung memberikan respon yang lebih besar dibandingkan nilai yang diisyaratkan SNI 1726:2019. Kawasan muara sungai juga memiliki klasifikasi situs D dan nilai Vs30 rendah mengakibatkan nilai amplifikasi yang tinggi pada kawasan tersebut, menjadikan wilayah muara sungai sebagai wilayah yang dimungkinkan terjadi potensi goncangan gempa lebih kuat dari kawasan lainnya.
Mikrozonasi Resistensi Tanah Berdasarkan Variasi Kecepatan Gelombang Geser di Kawasan Pesisir Kota Bengkulu Sulastri Febiana; Lindung Zalbuin Mase; Fepy Supriani; Rena Misliniyati; Khairul Amri
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 13 No. 02 (2025): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v13i02.516

Abstract

Kawasan pesisir Kota Bengkulu berada di lokasi strategis, tepatnya di pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia, sehingga menjadi daerah dengan risiko tinggi terhadap aktivitas gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta mikrozonasi sebagai representasi visual hasil analisis resistensi tanah berdasarkan nilai kecepatan gelombang geser (Vs). Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data sekunder berupa data perlapisan tanah dan nilai kecepatan gelombang geser, perhitungan nilai Vs10, Vs20, Vs30, Vs40, dan Vs50, serta klasifikasi jenis tanah. Proses tersebut menghasilkan profil perlapisan tanah dan profil variasi kecepatan gelombang geser, peta sebaran Vs10, Vs20, Vs30, Vs40, Vs50, peta sebaran Kelas Situs tanah, dan peta sebaran Ground Amplification Factor (GAF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kota Bengkulu memiliki resistensi tanah yang relatif sedang dikarenakan dominasi Kelas Situs tanah yaitu C (tanah keras, sangat padat, dan batuan lunak) dan D (tanah sedang). Hasil mikrozonasi resistensi tanah dapat secara konkret diintegrasikan ke dalam perancangan tata ruang melalui penetapan zona rawan gempa yang dijadikan acuan dalam penentuan jenis tata guna lahan, desain bangunan, dan standar teknis konstruksi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya mitigasi bencana serta menjadi dasar perencanaan tata ruang, pengembangan wilayah, dan pembangunan infrastruktur yang lebih aman di kawasan pesisir Kota Bengkulu. Selain itu, diperlukan studi lanjutan untuk menganalisis kondisi bangunan secara lebih mendalam guna mengidentifikasi risiko spesifik terhadap prasarana yang ada, sehingga dapat dirancang strategi penguatan struktur yang tepat. Kata kunci: Mikrozonasi, Resistensi Tanah, Amplifikasi, Kecepatan Gelombang Geser (Vs), Kelas Situs