Grace Hartanti
Alumni of BINUS BUSINESS SCHOOL, BINUS UNIVERSITY, JWC Campus, Jl. Hang Lekir I No. 6, Kebayoran Baru, South Jakarta 12120

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INSPIRASI MATERIAL LOGAM PADA ELEMEN INTERIOR RUANG PUBLIK UNTUK MENDUKUNG PELESTARIAN BUDAYA BANGSA Hartanti, Grace; Nediari, Amarena
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.963 KB) | DOI: 10.37715/aksen.v2i1.231

Abstract

Bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia, material logam sudah lama dikenal. Jenis logam terbagi dua yaitu metal ferro dan metal non-ferro, logam juga sudah diperdagangkan dari perdagangan bahan mentah dan setengah jadi yang kemudian berkembang menjadi perdagangan aneka macam produk berbahan dasar logam dilakukan oleh pedagang besar di Indonesia. Penggunaan material logam yang sangat luas, aplikasi material logam, dapat juga dimanfaatkan juga pada elemen interior. Mengetahui jenis dan karakteristik dari logam menjadi salah satu topik dalam mata kuliah Pengetahuan Bahan Bangunan bagi mahasiswa jurusan Desain Interior dan Arsitektur. Dukungan teknologi juga sangat dibutuhkan dalam pengolahan material logam dalam pemanfaatan material sehingga dapat diciptakan bentuk dan desain yang lebih baik. Inspirasi pengolahan material logam dalam elemen interior dapat diperoleh dari keragaman budaya bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dimana penerapan ragam hias dan material lokal Indonesia dalam perancangan interior ada ruang publik menjadi salah satu kontribusi serta upaya para desainer interior ataupun arsitek Indonesia dalam pelestarian kekayaan budaya bangsa Indonesia ke masyarakat global.
PENDOKUMENTASIAN APLIKASI RAGAM HIAS BATIK JAWA TENGAH MOTIF KAWUNG, SEBAGAI UPAYA KONSERVASI BUDAYA BANGSA KHUSUSNYA PADA PERANCANGAN INTERIOR Hartanti, Grace; Setiawan, Budi
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.793 KB) | DOI: 10.37715/aksen.v3i2.807

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan akan ragam hias yang berasal dari berbagai suku di seluruh pelosok Nusantara. Ragam hias ini merupakan salah satu hasil dari budaya berwujud yang memiliki makna dan arti tertentu yang perlu dilestarikan keberadaannya. Adanya akulturasi menjelaskan adanya proses perubahan budaya yang menghasilkan perpaduan antar budaya. Masyarakat Jawa Tengah salah satu dari masyarakat Nusantara juga memiliki budaya yang sangat kuat. Perpaduan budaya asing seperti Malaysia, Arab, China, dan Belanda telah beradaptasi dengan baik pada kehidupan masyarakat setempat melalui perdagangan dan perkawinan. Hal ini juga berpengaruh pada perilaku masyarakat Jawa Tengah. Beragam ornamen hias maupun warna yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Jawa Tengah terlihat mulai dari bangunan rumah, baju adat serta tarian ataupun pertunjukan yang ditampilkan oleh masyarakat Jawa Tengah. Pada umumnya makna yang terkandung dalam ornamen Jawa Tengah memiliki nilai historis, seperti halnya ragam hias batik Jawa Tengah motif Kawung,sehingga dalam penerapannya dalam sebuah perancangan interior perlu dipahami asal usulnya sehingga budaya tersebut dapat dilestarikan sesuai dengan makna yang terkandung.