Wuli Oktiningrum
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Berbasis Budaya Lokal Blitar untuk Mengukur Dimensi Pengetahuan Matematika Siswa kelas V Sekolah Dasar Miftahul Khoriyah; Wuli Oktiningrum
Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan seperangkat soal matematika Hots dengan konteks budaya lokal Blitar yang valid dan reliabel untuk mengukur dimensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD, (2) mengetahui efek potensial yang muncul ketika siswa mengerjakan soal matematika Hots dengan konteks budaya lokal Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan (development research) yang terdiri dari analisis, desain, evaluasi, dan revisi. Dalam pengembangan soal ini melalui empat tahapan yaitu tahapan preliminary, tahapan self-evaluation, tahapan prototyping, dantahapan field tes. Sebanyak 29 siswa SD Negeri Ngrendeng 02 yang berumur 11 tahun dan 3 pakar terlibat dalam tahap prototyping. Teknik pengumpulan data yng digunakan adalah dokumentasi, angket, hasil tes, dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan seperangkat soal  Hots matematika  sebanyak 5 butir dalam kategori konten, konteks, dan proses yang valid dan praktis untuk mengukur dimensi pengetahuan matematika siswa. Hasil analisis mengungkapkan bahwa: (1) 6,89% siswa mempunyai kemampun berfikir tingkat tinggi sangat baik; (2) 51,72% siswa mempunyai kemampuan berfikir tingkat tinggi yang baik; (3) 37,93% siswa memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi yang cukup; (4) 0,34% siswa memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi yang kurang.Kata Kunci : Pengembangan, Soal Hots, Budaya lokal Blitar, Dimensi Pengetahuan, Matematika 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Ahmad Na'im; Wuli Oktiningrum
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.447 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v2i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah 20 siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran NHT dan 20 siswa kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan data penelitian menggunakan 5 soal uraian, angket,dan dokumentasi. Hasil uji Independent Sample t Test menunjukkan bahwa nilai thitung adalah 3,593. Sedangkan ttabel(α=0,05, N=40) adalah 2,021. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari tabel. Jadi disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Pengaruh tersebut terlihat pada selisih nilai rata-rata kedua kelas, dimana kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 53,6 sedangkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 63,8. Hasil angket juga menunjukkan bahwa siswa setuju terhadap penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) di kelas mereka.
Peran Literasi Digital dalam Pengembangan Kompetensi Calon Guru Sekolah Dasar Silvy Nur A; Siska Afriyanti A; Wafda Aufa A; Wuli Oktiningrum
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juni: Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v2i2.1092

Abstract

This qualitative study investigates the role of digital literacy in developing the competencies of prospective elementary school (SD) teachers in Indonesia. Literature studies show that teacher competencies, encompassing pedagogical, personality, social, and professional aspects, are crucial and influenced by various factors, including digital literacy. The digital literacy gap among SD teachers is attributed to a lack of technology-integrated training, infrastructure disparities, insufficient motivation and support, lack of self-confidence, and low awareness of the importance of digital literacy. This research highlights the importance of enhancing the digital literacy of prospective SD teachers to support their competencies. Proposed strategies include integrating digital literacy into the curriculum, practice-based training, enhancing lecturer competencies, developing a campus digital ecosystem, collaborating with industry, and implementing digital-based evaluations. In conclusion, improving the digital literacy of prospective SD teachers is a crucial step in enhancing the quality of education in Indonesia.
Dampak media digital terhadap perkembangan literasi membaca siswa sekolah dasar Esti Luin Nisa; Salsa Ani Wijayanti; Siti Munawiro; Wuli Oktiningrum
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5052

Abstract

Rendahnya minat serta kemampuan literasi membaca di kalangan siswa SD di Indonesia menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama dengan pesatnya perkembangan media digital saat ini. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak media digital terhadap perkembangan literasi membaca di kalangan siswa. menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, artikel, dan sumber akademis yang relevan. hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memiliki efek ganda terhadap kemampuan literasi membaca. Penggunaan media digital pendidikan dengan cara yang tepat dapat meningkatkan minat baca, pemahaman teks, dan kosakata siswa. Namun, penggunaan yang tidak terarah dan akses yang lebih besar terhadap konten hiburan justru dapat menurunkan kemampuan membaca secara kritis dan analitis. Peranan guru, orang tua, dan dukungan infrastruktur sangat penting dalam memanfaatkan media digital secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan integrasi media digital yang terencana dan kreatif dalam proses pembelajaran serta pelatihan literasi digital bagi semua pihak yang terlibat. Diharapkan strategi ini dapat menciptakan budaya membaca yang kuat dan sesuai dengan era digital saat ini.
Integrasi Permainan Tradisional Inovatif GABUL dan GABIL dengan Model Habituasi Sikap Anti-Bullying Bagi Siswa Sekolah Dasar Lutfiatus Lutfiatus Zuhroh; Wuli Oktiningrum; Adzimatnur Adzimatnur; Dyah Ayu Pramoda Wardhani; Andi Wibowo
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v7i1.4687

Abstract

Abstrak Kekerasan di sekolah telah terjadi lebih sering belakangan ini, seperti yang dibuktikan dengan meningkatnya liputan media di surat kabar dan televisi yang membahas masalah ini. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, beberapa permainan tradisional akan dikembangkan yang diintegrasikan dengan metode habituasi anti-bullying untuk siswa sekolah dasar. Permainan tradisional yang digunakan dalam penelitian ini adalah ular tangga anti-bullying (GABUL) dan congklak anti-bullying. (GABIL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan penguatan kepada siswa mengenai jenis-jenis perundungan dan cara mengatasi perundungan di sekolah dasar dengan menggunakan metode habituasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimental satu kelompok pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas empat dan kelas lima yang berjumlah 116 siswa dari 4 sekolah yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan memerlukan analisis uji. Teknik analisis data menggunakan analisis prasyarat dalam bentuk uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan homogenitas, sedangkan uji hipotesis dengan uji t sampel berpasangan. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, ini berarti bahwa ada pengaruh penggunaan media permainan tradisional terintegrasi dan inovatif GABAL dan GABIL dengan metode habituasi anti-bullying terhadap kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media permainan tradisional inovatif GABUL dan GABIL dianggap efektif dalam mengajarkan perilaku anti-bullying kepada siswa sekolah dasar. Media permainan ini dilakukan menggunakan metode habituasi, yang mengajarkan siswa tentang perilaku bullying dan membantu mereka merasakan empati serta harga diri. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi perilaku bullying di kalangan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Permainan Tradisional, Anti-Bulliying, Metode Habituasi, Siswa Abstract Violence in schools has been occurring more frequently lately, as evidenced by the increasing media coverage in both newspapers and on television discussing this issue. Therefore, in this research, several traditional games will be developed that are integrated with anti-bullying habituation methods for elementary school students. The traditional games used in this research are the anti-bullying snakes and ladders (GABUL) and the anti-bullying hopscotch. (GABIL). The purpose of this research is to provide knowledge and reinforcement for students regarding the types of bullying and how to address bullying in elementary schools using the habituation method. This study used quantitative research methods with a pre experimental research design of one group pretest-posttest. The research sample was fourth grade and fifth grade students totaling 116 students from 4 different school. The data analysis technique employed requires test analysis. The data analysis technique employs prerequisite analysis in the form of validity, reliability, normalcy, and homogeneity tests, whereas the hypothesis test with paired sample t-test. The significance value of 0.000 < 0.05, so it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. Therefore, it means that there is an influence of using integrated and innovative traditional game media GABAL and GABIL with the anti-bullying habituation method on students' abilities before and after treatment. Based on the research results, it can be concluded that the innovative traditional games media GABUL and GABIL are considered effective in teaching elementary school students anti-bullying behavior. This game media is conducted using the habituation method, which teaches students about bullying behavior and helps them feel empathy and self-esteem. Thus, it is hoped that it can reduce bullying behavior among elementary school students. Keywords: Traditional games, anti-bullying, students , Habituation Metod