Yeni Fitrianingsih
Department Of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Tasikmalaya, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDI RETROSPEKTIF KARIES DENTIS PADA IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR DI PUSKESMAS LARANGAN Yeni Fitrianingsih; Suratmi Suratmi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.423 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.387

Abstract

Tujuan MDGs pada poin 5 sejalan dengan tujuan Pregnancy Risk Assessment Monitoring System (PRAMS) yaitu memperbaiki dan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk pada ibu hamil dapat memberi efek terhadap janin seperti bayi prematur dan berat badan lahir rendah disamping terhadap kesehatan gigi dan mulut bayi nantinya. Banyak faktor yang juga dikaji sebagai faktor yang mempengaruhi berat badan lahir antara lain umur, paritas, pekerjaan, kadar hemoglobin( Hb) , status KEK dan frekuensi pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karies dentis pada ibu hamil dengan berat badan lahir di Puskesmas Larangan. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan kohort retrospektif/.Populasi adalah seluruh ibu yang melahirkan di Puskesmas Larangan bulan Januari sampai dengan Desember 2013, dengan sampel sejumlah 32 orang.Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisa data dengan uji independent t test. Hasil diketahui sebagian besar ibu hamil tidak mengalami karies gigi yakni 21 orang ( 61,8%) ; berat badan bayi normal yaitu 26 ( 76,5%);dan simpulkan bahwa tidak ada hubungan antara karies dentis dengan berat badan lahir serta kadar Hb mempunyai hubungan erat dengan badan lahir. Direkomedasikan melakukan pemantauan kadar Hb sebagai upaya mencegah kejadian berat badan lahir rendah.
EFEKTIFITAS HYPNOBIRTHING PADA IBU BERSALIN TERHADAP NILAI APGAR SATU MENIT PERTAMA BAYI BARU LAHIR DI KABUPATEN CIREBON Yeni Fitrianingsih
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.038 KB) | DOI: 10.33366/cr.v2i3.280

Abstract

Hypnobirthing can be used to deal with and go through pregnancy and childbirth preparation in a natural, relaxing, and comfortable way and to be useful in helping to supply oxygen to the baby during childbirth so that the babies born have better Apgar score. This study aimed to determine the effect of hypnobirthing on the Apgar score on normal primiparous parturient in Cirebon. This was a quasi experimental study using a post -test only with control group design. Samples were taken with consecutive sampling technique which amounted to 60 people consisting of 30 people in the intervention group and 30 people in the control group. The effect of hypnobirthing on the Apgar score was analyzed using unpaired Mann-withney. The results showed that there were significant differences in the first Apgar mean score (the first minute) among respondents who were given hypnobirthing with those not given hypnobirthing (p = 0.000) and there were no significant differences in the second Apgar mean score (5 minutes later) among respondents who were given hypnobirthing with those not given hypnobirthing (p = 0.792). The author suggests that midwives be able to apply hypnobirthing to pregnant women in their third trimester of pregnancy in order to reduce the occurrence of asphyxia in newborns
EFFECTIVENESS OF METHODS FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PARENTAL COMMUNICATION IN THE ROLE OF ADOLESCENT SEXUAL BEHAVIOR IN SMAN 3 KOTA CIREBON YEAR 2016 Elfi Elfi; Yeni Fitrianingsih
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.956 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.709

Abstract

Komunikasi orang tua tentang seksual adalah interaksi antara satu orang tua dan satu remaja di mana orang tua secara sadar berusaha untuk memberikan informasi tentang seksual atau kontrasepsi. Protektor yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko pada remaja adalah individu, keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah dan komunitas/lingkungan sekitar. Komunikasi orang tua merupakan salah faktor protektif terhadap perilaku seksual remaja yang berisiko.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas Focus Group Discussion (FGD) dalam peranan komunikasi orang tua terhadap perilaku seksual remaja di SMAN 3 Kota Cirebon Tahun 2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan kuantitatif.Sampel terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kelompok perlakuan (FGD) 10 orang dan pada kelompok kontrol 10 orang Instrumen berupa kuesioner yang diadopsi dari penelitian Amran AA tahun 2010. Hasil diketahui bahwa sebagian besar peranan komunikasi orangtua terhadap perilaku seksual remaja adalah tinggi. Terdapat perilaku seksual berisiko tinggi sebanyak 3,7% dan terdapat peningkatan peranan komunikasi orangtua pada kedua kelompok. Hasil uji statistik independent t test didapatkan hasil yang signifikan (p
PERBEDAAN METODE DEEP BACK MASSAGE DAN METODE ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PUSKESMAS PONED PLERED KABUPATEN CIREBON TAHUN 2017 Yeni Fitrianingsih; Vita Ardiana Prianti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.859 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.706

Abstract

Nyeri paling dominan dirasakan pada saat persalinan terutama selama kala I fase aktif. Nyeri persalinan dapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Sekresi hormon tersebut yang berlebihan akan menimbulkan gangguan sirkulasi uteroplasenta sehingga terjadi hipoksia janin. Salah satu untuk mengendalikan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologi yaitu dengan metode deep back massage dan metode endorphine massage.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebelum dan setelah diberikan metode deep back massage dan endorphine massage di Puskesmas PONED Plered Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy eksperiment dengan desain pretest-posttest group design. Sampel penelitian adalah ibu bersalin kala I fase aktif di Puskesmas PONED Plered Kabupaten Cirebon sebanyak 30 responden diberikan metode deep back massage dan 30 responden diberikan metode endorphine massage. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang diberikan langsung kepada responden. Tahapan analisis data yang digunakan adalah univariat (mean, SD dan distribusi frekuensi), bivariat (Shapiro wilk dan Wilcoxon).Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien Z sebesar 4.738 dan Asym.Sig (nilai p) sebesar 0,000 untuk metode deep back massage dan metode endorphine massage nilai koefisien Z sebesar 4.735 dan Asym.Sig (nilai p) sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Asym.Sig (nilai p) < 0,05. Disimpulkan ada penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif setelah diberikan metode deep back massage dibandingkan dengan setelah diberikan metode endorphine massage.
The Effectiveness of Hypnopressur Hegu Point (li4) and San Yin Jiao (sp 6) on the Duration of Labor in The First Stage of The Active Phase of Primigravida Yeni Fitrianingsih; Noor Pramono Noor Pramono; Dw Pudjonarko; Hanung Prasetya
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v4i2.313

Abstract

Prolonged labor is a complication that increases maternal and fetal mortality. Hypnopressur is a therapy that is being developed to treat pain and length of labor. The aim of this study was to prove that hypnopressur is more effective in shortening the duration of active phase I primigravida labor. The study design was randomized control trial. The research subjects were 80 divided into 4 groups: hypnopressure group (HP) n=20, hypnotherapy (HA) n=20, acupressure (AK) n=20 and control group (K) n=20 Intervention in the active phase of the first stage of labor. Statistical test using Wilcoxon, Kruskal Wallis, and Treatment Effect Analysis Test (RR, RRR, ARR). Hypnopressur (HA) was effective in shortening the length of labor compared to hypnoaudio, acupressure and deep breathing supported by the median value of labor duration in the HP group of (120). The 4 groups showed a significant difference (p=0,032). The results showed that the test difference between the 2 treatment groups were as follows, the HP VS HA group had a difference but not significant (p=0,171), the HP VS AK group had a significant difference (p=0,031), there was a significant difference in the HP VS K group (p=0,006). HP was compared to the control group with an RR of 2,5 (CI 1,739 -28,174), meaning that the RR number was statistically significant and had 2,5 times shorter labor duration than the control group. ARR of 45% means that the difference in the ability of HP treatment in shortening the length of labor is 45% compared to the control group. Conclusion HP is more effective in shortening the duration of the first stage of labor in the active phase of primigravida.