Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin CNC Engraver Mini Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Irawan Malik; Sairul Effendi; Soegeng Witjahjo
TEKNIKA Vol. 13 No. 1 (2019): Teknika Januari - Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.377 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3461339

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan mendesain dan membuat suatu alat yang cocok untuk tujuan pembelajaran di Politeknik berkaitan dengan sistem Computer Numerical Control (CNC) yaitu mesin terkomputerisasi yang dapat digunakan untuk mengukir (engraving) seperti layaknya dalam pekerjaan milling dan pemotongan pada berbagai bahan-bahan non logam. Proses permesinan dan keakurasian adalah salah satu manfaat utama dari alat CNC engraver mini ini. Untuk desain dan simulasi rancangan digunakan perangkat lunak SolidworksÓ dengan material utama dari kerangka alat adalah aluminum profil. Di infrastruktur mekanis, berbagai komponen digunakan sesuai kepentingannya, seperti komponen-komponen kerangka, pengarah (guide), dan penggerak (drive). Sistem poros transmisi, menggunakan ball screw untuk menghilangkan kerugian gesekan dan menghemat energi. Bahan besi cor digunakan karena kekakuannya. Batang pengarah dianalisis dan diketahui bahwa ini memiliki defleksi yang sedikit, ekspansi termal yang baik karena kondisi kerja waktu yang lama dan cukup kuat untuk menanggung getaran. Sistem kelistrikan membutuhkan pengontrol, komputer dan bagian-bagian listrik di dalamnya. Alat ini dapat diaplikasikan dalam proses perkuliahan CAD/CAM termasuk kemampuan dalam mencetak rangkaian sirkuit di papan sirkuit (PCB), ukiran kayu, desain estetika dan akrilik.
PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT Della Dwi Friatinia; Sairul Effendi; Almadora Anwar Sani
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 9 No 2 (2024): SJME Kinematika Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v9i2.404

Abstract

Laser cutting machines are widely utilized in various industries for cutting diverse materials. One commonly used material is acrylic, which is typically processed using CO2 laser cutting machines. However, such machines have the drawback of being relatively expensive. As an alternative, diode laser cutting machines offer a more cost-effective solution, although their effectiveness on acrylic, particularly transparent acrylic, remains to be thoroughly validated. Diode laser modules are known to cut materials such as paper, wood, bamboo, leather, and plastics. Preliminary tests indicate that the laser beam does not produce cutting effects on transparent acrylic due to its ability to pass through the material. This study aims to evaluate the effectiveness of coating methods in cutting transparent acrylic using diode lasers and to identify the optimal parameters. Three types of coating media were used: paper, adhesive tape, and black MDF board. The results show that transparent acrylic can be successfully cut using a paper coating, with the optimal parameters being a power intensity of 90%, a cutting speed of 6 mm/min, and two repetitions. These findings provide an economical solution for cutting transparent acrylic using diode laser cutting machines.
STUDI EKSPERIMENTAL PERBANDINGAN EFISIENSI METODE MQL DAN FLOOD COOLING DALAM PROSES PENGEBORAN Ahmad Imam Rifa'i; Sairul Effendi; Dodi Tafrant; Yogi Eka Fernandes; Ade Aryaputra; Muhammad Sultan Raihan; Arjuna Pratama
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 7 No. 1 (2026): MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v7i1.11345

Abstract

Minimum Quantity Lubrication (MQL) merupakan metode pelumasan dan pendinginan dalam proses permesinan. MQL bekerja dengan menyemprotkan fluida pemotongan (cutting fluid) dengan kuantitas cairan yang minim bersamaan tekanan udara pada area pemotongan , teknologi inilah yang membuat cutting fluid langsung menuju zona gesekan tertinggi. Studi eksperimen dilakukan dengan menerapkan teknik flood cooling dan MQL dengan menggunakan fluida pemotongan berbasis minyak nabati pada proses drilling aluminium 6061. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas permukaan MQL bukaan ½ memiliki kualitas permukaan lubang yang lebih halus dengan nilai kekasaran permukaan (Ra) 1,17 µm, sedangkan MQL bukaan ¼ dan flood cooling masing-masing memiliki nilai kekasaran permukaan 1,74 µm  dan 1,62 µm. Nilai kekasaran permukaan dari kedua teknik yang diuji tidak berpengaruh secara signifikan. Akan tetapi penggunaan teknik MQL tetap lebih baik dari pada flood cooling dikarenakan selain teknik ini mampu mengeluarkan kuantitas cutting fluid yang sangat minim. Hal ini menciptakan proses pemesinan yang efisien dan mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan.
Analisis ANALISIS KINERJA ALAT PEMBERSIH FILTER SEMI OTOMATIS TERHADAP EFISIENSI PROSES PEMBERSIHAN Bintang Bisma Suyandi; Sairul Effendi; Muhammad Irfan Dzaky
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 7 No. 1 (2026): MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v7i1.11347

Abstract

Filter strainer adalah komponen penting dalam sistem penyaringan fluida industri yang sering mengalami penurunan performa akibat penumpukan kotoran. Pembersihan manual memerlukan waktu dan tenaga yang besar serta berisiko merusak filter. Penelitian ini merancang dan menguji alat semi otomatis yang terdiri dari tabung utama, sikat tembaga, bor listrik, dan semprotan air bertekanan. Pengujian dilakukan melalui simulasi statik menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) serta eksperimen dengan variasi RPM dan tekanan air (1–5 bar). Hasil menunjukkan bahwa alat semi otomatis dapat memangkas waktu pembersihan unit filter hingga 61–105 detik, dibandingkan metode manual 167–220 detik. Waktu total proses menyeluruh juga menurun dari 4.845 detik (manual) menjadi 3.023 detik (alat). Nilai safety factor mencapai ≥ 1,967, membuktikan kekuatan struktur alat. Penggunaan alat ini mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, dan ergonomi kerja operator.