- Hartono
Program Studi Teknik Informatika, STMIK IBBI Medan-Indonesia

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Seni Berbasis Kompetensi Pada Anak Usia Dini (The Development of Competency Based Art Learning Model on the Early-Childhood Children) Hartono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i1.796

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripikan (1) Kemampuan guru dalam mengidentifikasi isikurikulum; (2) Tingkat pola interaksi antara guru dan anak, (3) metode pengajaran yangdigunakan, (4) Pola-pola pemanfaatan potensi alam sekitar sekolah; (5) Tingkat kesulitananak Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.Lokasi di Jawa Tengah. Analisis data dilakukan dengan metode interaktif dari Milles danHubermann. Temuan penelitian menunjukkan (1) Kemampuan guru dalam mengidentifikasiisi kurikulum, Menyusun program pembelajaran mingguan maupun program pembelajaranharian mengacu enam aspek perkembangan.. Program Perencaaan Harian disesuiakandengan kondisi dan situasi di setiap TK masing-masing. Rancangan Satuan KegiatanMingguan, yang berkaitan dengan seni menunjukkan bahwa materi seni musik, seni tari, senidrama, dan seni rupa belum adanya saling keterkaitan dan kesinambungan pada setiap tatapmuka. (2) Tingkat pola intereaksi antara guru dengan anak dalam kegiatan pembelajaran seniterjalin sejak anak sebelum memasuki ruang kelas. (3) Pemilihan metode pengajaran seni,guru kurang memadukan dari beberapa metode. (4) Pemaksimalan pemanfaat potensi alamsekitar dalam pembelajaran seni, masih dimungkinkan untuk ditingkatkan. (5) Tingkatkesulitan anak dalam memahami konsep-konsep seni yang diajarkan oleh guru sangatberagam. (6) terumuskan model pembelajaran seni untuk AUD. Saran-saran yangdisampaikan dalam penelitian ini (1) Perlu pendalam materi seni bagi guru-guru TK. (2)guru di setiap TK perlu ditambah, (3) harus lebih berani danlebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran seni.Kata kunci : Anak Usia Dini, Pembelajaran, Seni, Kompetensi
PEMBELAJARAN TARI DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA PLANTUNGAN KABUPATEN KENDAL Hartono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v9i1.673

Abstract

Dance is taught to children early, so children will have basic ability consists of appreciation,perception, knowledge, and understanding. Based on the importance of dance for children,researcher is attracted to study the processes of dance learning in TK Negeri PembinaPlantungan regency of Kendal. Research in this TK Negeri Pembina Plantungan regency ofKendal viewed correct because they give dance learning especially with a good planning andprogram. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Analyzingdata is done by using descriptive-qualitative analysis. Techniques of checking relevance datause cross-recheck validity. Based on research result, dance learning in TK Negeri PembinaPlantungan regency of Kendal, studied in possession of equipment of dance learning aspect,implementation of dance learning, kind of given services, and in the moment of giving materialis the dance learning that can be counterfeited by surrounded TK.Kata kunci: TK N Pembina, pembelajaran tari, anak TK
KEMAMPUAN GURU SD/MI DALAM MENTERJEMAHKAN MATA FELAJARAN (SBK) SENI BUDAYA DAN KERAJINAN (The Ability of Elementary School Teacher in Translating Art Culture and Craft Subject) Hartono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i2.782

Abstract

Konsep pendidikan seni berbasis kompetensi untuk SD/MI, telahdiaktualisasikan dalam bentuk desain kurikulum pendidikan seni SD/MIdan telah diterbitkan oleh Pusat Kurikulum - Badan Penelitian danPengembangan Departemen Pendidikan Nasional. Harapan yang sangatbesar dengan dimunculkannya kurikulum tersebut. Selanjutnya dengandimunculkannya kurikulum tingkat satuan pendidikan pada mata pelajaranseni budaya dan kerajinan ini dipandang perlu untuk mengetahui sejauh manakemungkinan optimalisasi penerapannya dalam pembelajaran seni di SD/MIyang dapat mendorong creative thinking siswa, member! bekal life-skillskepada siswa, dan menciptakan suasana belajar siswa yang menyenangkan(jayfull learning) dengan memperhatikan kemampuan guru dalammenterjemahkan isi kurikulum berbasis kompetensi mata pelajaran (SBK)seni budaya dan kerajinan.Kata kunci: KTSP, SBK, Konsep Mata Pelajaran Seni
ORGANISASI SENI PERTUNJUKAN (KAJIAN MANAJEMEN) (The Organization of Performing Art (a Management Study) Hartono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v2i2.852

Abstract

Memasuki millenium ketiga, era industri, era teknologi era informasi, atauera gloal, menuntut semua organisasi tidak terkecuali organisasi senipertunjukan untuk lebih efektif, memenuhi kebutuhan pelanggan, danpeningkatan kualitas terus menerus, pengelolaan organisasi seni harusmengoptimalkan nsi sumber daya manusia dalam mendorong peningkatanpengetahuan dan kecakapan, serta perencanaan secara terpadu. Untukmemenuhi harapan-harapan peningkatan kualitas dan kepuasanpelanggan menuntut perubahan manajemen. Upayamengimplementasikan sistem manajemen kontemporer adalah suatupendekatan yang seharusnya dilaksanakan oleh organisasi masa ini yaituuntuk memperbaiki outputnya, menekan biaya produksi, danmeningkatkan produktifitasnya.Kata Kunci : Menejemen Mutu Terpadu, organisasi, seni pertunjukan.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR GENERIK MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA MODERN Hartono, -; Subali, Bambang
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 39, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v39i2.226

Abstract

This research develops the ability in generic thinking to the future physics teachersthrough modern physics learning such as: understanding in sense of scale andsymbolic languages, doing inference, comprehending causality, and doingmathematics modeling. The subject of the research was teacher students who tookmodern physics in third semester. They were encouraged to be actively involved in thelearning process individually in the classroom and was assigned indepedent tasksoutside the class by relying on the resources on the Internet. The result of the researchshowed a significant improvement on five generic capabilities for high GPA groupand four generic capabilities for low GPA group. The only one skill that did notimprove is capability in doing mathematics modeling for low GPA group. It issuggested that there is an expansion of the implementation of physics learning whichis oriented towards the development of generic thinking, including its subskills.Kata kunci: berpikir generik, fisika modern, mahasiswa calon guru
Mengukur Tingkat Reusability dan Efficiency dari Kode Program dengan Pendekatan Fuzzy Logic Halim, Arwin; Sim, Alex Xandra Albert; Gabyola, -; Hartono, -
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.29 KB) | DOI: 10.23887/janapati.v4i3.9789

Abstract

Kode program merupakan salah satu keluaran dalam proses pengembangan sistem. Kualitas dari kode program dapat digunakan untuk merepresentasikan kualitas sistem secara keseluruhan. Salah satu cara untuk mengukur kualitas dari program adalah menghitung nilai metrik kualitas. Nilai-nilai dari metrik kualitas sulit dimengerti karena memiliki makna tersendiri dan bersifat tidak tentu. Pada penelitian ini, faktor kualitas eksternal berupa reusability dan efficiency diukur melalui pendekatan fuzzy logic Mamdani. Masukan dari fuzzy logic diperoleh dari hasil perhitungan CK Metrics dari kode program berorientasi objek. Keluaran dari penelitian berupa aplikasi yang mampu menghitung nilai metrik kualitas eksternal dengan menghasilkan nilai kuantitatif dan kualitatif dari kode program, sehingga dapat digunakan untuk membandingkan dua atau lebih kode program.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR GENERIK MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA MODERN Hartono, -; Subali, Bambang
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 39, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v39i2.226

Abstract

This research develops the ability in generic thinking to the future physics teachersthrough modern physics learning such as: understanding in sense of scale andsymbolic languages, doing inference, comprehending causality, and doingmathematics modeling. The subject of the research was teacher students who tookmodern physics in third semester. They were encouraged to be actively involved in thelearning process individually in the classroom and was assigned indepedent tasksoutside the class by relying on the resources on the Internet. The result of the researchshowed a significant improvement on five generic capabilities for high GPA groupand four generic capabilities for low GPA group. The only one skill that did notimprove is capability in doing mathematics modeling for low GPA group. It issuggested that there is an expansion of the implementation of physics learning whichis oriented towards the development of generic thinking, including its subskills.Kata kunci: berpikir generik, fisika modern, mahasiswa calon guru
PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU SASTRA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Hartono, -; Wahyudin, Ahmad; Nurhidayah, -; Rahayu, Dwi Hanti
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.021 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11505

Abstract

Implementasi lesson study pada perkuliahan Pengantar Ilmu Sastra bertujuan untukmeningkatkan kualitas perkuliahan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Sumber dataadalah 46 orang mahasiswa kelas B peserta mata kuliah Pengantar Ilmu Sastra 2014/2015di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UniversitasNegeri Yogyakarta. Implementasi dilaksanakan dalam empat siklus, masing-masing siklusterdiri atas tahapan plan, do, dan see. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahpengamatan dengan instrumen lembar pengamatan dan dokumentasi berupa foto danvideo. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil implementasi menunjukkan bahwapendekatan saintifik dalam lesson study dapat meningkatkan kualitas perkuliahan padamata kuliah Pengantar Ilmu Sastra di kelas B 2014/2015. Dalam perkuliahan, mahasiswamenjadi lebih aktif, suasana perkuliahan menjadi lebih kondusif, diskusi kelompok dalampendekatan saintifik menjadi lebih hidup karena semua anggota kelompok mempersiapkanmateri diskusi dengan baik. Tahapan lima M dalam pendekatan saintifik secara keseluruhandapat meningkatkan peran aktif setiap mahasiswa dalam proses perkuliahan. Mereka jugamenjadi lebih antusias dan aktif dalam setiap pembelajaran. Perkuliahan yang dilakukanjuga dapat meningkatkan karakter jujur, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan kreatif.Dengan kualitas perkuliahan yang lebih baik, pemahaman mahasiswa terhadap prosesperkuliahan di perguruan tinggi menjadi baik dan pemahaman materi perkuliahan jugamenjadi lebih baik.Kata kunci: pendekatan saintifik, lesson study, kualitas perkuliahan
Hesitant Fuzzy-Stochastic Data Envelopment Analysis (HF-SDEA) Model for Benchmarking Abdullah, Dahlan; Hartono, -; Erliana, Cut Ita
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.5.1.405

Abstract

The Data Envelopment Analysis (DEA) method is a method commonly used in benchmarking. The Dynamic Data Envelopment Analysis (DDEA) method was proposed to improve the DEA method in the benchmarking process. The DDEA method proposed can determine the effectiveness of the Decision Making Unit (DMU). The disadvantage of the DDEA model is that it cannot handle problems that involve benchmarking for stochastic data. To improve the DDEA method, the Stochastic Data Envelopment Analysis (SDEA) method is proposed which can be used for benchmarking involving stochastic data. The SDEA method itself has weaknesses in dealing with noise and uncertainty problems that will appear in the assessment process. The purpose of the research conducted by the researcher was to use the Hesitant Fuzzy method in optimizing the SDEA method so that the Hesitant Fuzzy model - Stochastic Data Envelopment Analysis (HF-SDEA) could be carried out benchmarking process in a situation where the assessment contained many elements of uncertainty. The results of this study are benchmarking methods that can do benchmarking for stochastic data on conditions that contain elements of uncertainty.