Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEWI MANGROVE SARI, GADIS CANTIK YANG LAHIR DI TENGAH BENCANA Titis Puspitarini; Astuti Kusumawicitra Laturiuw
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.577 KB)

Abstract

Awalnya, penduduk di Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, terdampak abrasi sebagai akibat pembabatan hutan mangrove yang dialihfungsikan sebagai tambak. Ketika terjadi krisis di periode 1990-an, yang menyebabkan harga udang merosot, para penduduk memilih merantau keluar desa dan menjadi pekerja kasar. Bersamaan dengan merosotnya harga udang windu, bencana gelombang air laut dan rob datang merusak tambak dan pemukiman warga. Melihat kerusakan yang terjadi, warga kemudian tergerak untuk kembali menanam mangrove di sepanjang pesisir pantai guna menekan laju abrasi dan kerusakan lebih lanjut. Upaya konservasi lahan mangrove yang dilakukan ternyata tidak hanya berhasil dalam mengurangi kerusakan akibat abrasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem di Dukuh Pandansari. Desa Kaliwlingi kemudian menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rencana DINPARBUDPORA Kabupaten Brebes sebagai lokasi pengembangan wisata mangrove dengan nama Desa Wisata Mangrove Sari (Dewi Mangrove Sari). Kelompok sasaran pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah para pemilik pondok wisata, pengusaha bidang kuliner, dan penanggung jawab bidang pemasaran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Mangrove Sari. Dengan metode lokakarya dan mentoring, kelompok sasaran didampingi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di bidang pariwisata. Salah satu luaran adalah pembenahan situs web yang dimiliki oleh Pokdarwis.
Integrasi ‘Laudato SI’ Dalam Program Pengabdian Masyarakat: Upaya Mewujudkan Green Campus di Kampus BSD UNIKA ATMA JAYA Maria Magdalena Wahyuni Inderawati; Yasinta Ratna Esti Wulandari; Herman Yosep Sutarno; Anastasia Tatik Hartanti; Titis Puspitarini; Ronald Sukwadi
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v6i2.2699

Abstract

This article presents a Community Service Program conducted at the BSD Campus of Unika Atma Jaya, focusing on the integrated implementation of sustainability based on Laudato Si. The activities aim to preserve the environment, particularly the campus lake, and to internalize the values of Laudato Si among the entire academic community. The methods employed involve the engagement of students, staff, and the surrounding community in the Eco Enzyme Festival 2024, which is also part of the effort to break a MURI record. This initiative produced 50 liters of eco-enzyme used to maintain the lake's ecosystem quality. Additionally, the program includes education on waste management and environmental conservation. With active participation from various stakeholders, it is hoped that this initiative will enhance awareness and tangible actions in sustaining the environment at the BSD Campus.