Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengelolaan Keuangan (Siapkan) Modul Administrasi Berteknologi Java Dan DBMS PostgreSql Wahyudiono Wahyudiono; Febriliyan Samopa; Alwi Alwi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.826 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1319

Abstract

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara telah meluncurkan berbagai jenis aplikasi dalam rangka penatausahaan transaksi satuan kerjanya (satker). Tujuannya adalah menghasilkan laporan keadaan kas dan realisasi anggaran yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa aplikasi untuk membantu satker dalam menatausahakan transaksi yang berhubungan dengan uang negara sudah disediakan. Namun aplikasi-aplikasi yang ada tersebut belum terintegrasi antara satu dengan lainnya. Hal tersebut tentu saja menjadi sebuah penghambat bagi pencapaian efisiensi dan efektifitas pengelolaan data dan transaksi. Pada pengerjaan tugas akhir ini dikembangkan sebuah Aplikasi Sistem Informasi dan Akuntansi Keuangan Negara (SIAPKAN) yang dirancang dengan tujuan dapat mengintegrasikan semua aplikasi yang digunakan oleh satker. SIAPKAN merupakan aplikasi berbasis Web berteknologi bahasa pemrograman Java (JavaServlet dan JSP) dan sistem manajemen basis data PostgreSQL. Dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan Database Management System (DBMS) PostgreSQL, modul Administrasi yang menjadi fokus utama tugas akhir, menjadi gerbang awal dari aplikasi SIAPKAN. Melalui modul Administrasi inilah kebutuhan referensi tiap modul disediakan.
Implementasi Program Pendampingan Manajemen dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Industri Mikro dan Kecil Batik di Kota Mojokerto Dwi Bhakti Iriantini; Wahyudiono Wahyudiono; Santirianingrum Soebandhi; Yuda Prawira; Nisrina Dwi Nur Raniah
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Desember: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i4.869

Abstract

This community service program aims to provide management assistance to micro and small batik industries in optimizing digital platform and social media-based marketing. This allows these micro and small batik industry players to reach a wider network and ensure their business sustainability in the future after the pandemic. This community service program uses a qualitative descriptive approach, which aims to capture the real-world conditions related to the management of batik industry players in Mojokerto. This mentoring program was attended by micro and small batik industry players, primarily small and craft industries, including 10 batik artisans and industry managers residing in Mojokerto. The mentoring method was implemented through four stages: a) identifying mentoring needs for micro and small batik industry players, b) selecting management literacy priorities, c) designing a management literacy mentoring program, and d) implementing the management mentoring program for micro and small batik industries. The management mentoring program indicates that micro and small batik industry players require ongoing marketing and business development management mentoring. After entering the COVID-19 pandemic, batik industry players in Mojokerto have not been able to recover to pre-COVID-19 levels in 2019. The management mentoring program includes four stages: a) delivering material on the role of management, business sustainability, business problems, and formulating solutions; b) identifying relevant management problems discussed in a focus group discussion; c) mentoring on marketing aspects and optimizing the role of cooperatives within batik industry groups; d) mentoring on business sustainability management through digital business optimization. Through this structured management mentoring program, micro and small batik industry players will be able to improve their management and business management.