Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SinarFe7

Pengaruh Penambahan SCES terhadap Critical Clearing Time dengan Metode Critical Trajectory Talitha Puspita Sari,; Rakaditra Astungkara; Ardyono Priyadi; Vita Lvstianingrum
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keandalan dan kontinuitas merupakan aspek penting pada suatu sistem kelistrikan. Ketersediaan suplai listrik dan sistem yang terinterkoneksi merupakan salah satu penunjang, namun hal ini menyebabkan kestabilan pada sistem menjadi semakin rumit sehingga kestabilan transien menjadi hal utama yang diperhitungkan. Gangguan pada sistem seperti arus hubung singkat tiga fasa dapat menyebabkan sistem menjadi tidak stabil dan generator kehilangan sinkron, oleh karena itu Critical Clearing Time (CCT) harus diperhitungkan untuk menjaga sistem tetap stabil. CCT merupakan waktu maksimum gangguan dapat ditoleransi. Sistem proteksi yang beroperasi setelah batas nilai CCT dapat menyebabkan gangguan lain pada sistem. CCT diperoleh menggunakan metode critical trajectory. Untuk memperbaiki nilai CCT pada sistem, maka perlu ditambahkan Super Capacitor Energy Storage (SCES). SCES dapat menyimpan dan mensuplai listrik dalam jumlah besar secara simultan sehingga dapat menjadi solusi untuk memperbaiki nilai CCT. Pada penelitian ini dapat diketahui jika penambahan SCES yang dimodelkan secara matematis dapat memperbaiki nilai CCT dari sistem.
Pengaruh Penambahan Super Capacitor Energy Storage (SCES) Terhadap Peningkatan Kestabilan Transien Menggunakan Metode Critical Trajectory Berbasis Losing Synchronism Ardyono Priyadi; Arief Riambodo; Talitha Puspita Sari; Soedibyo
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan arus hubung singkat tiga fasa merupakan salah satu gangguan transien yang harus segera diisolir untuk mencegah terjadinya kehilangan sinkronisasi pada pembangkit dan agar sistem tetap stabil. Critical clearing time (CCT) merupakan waktu maksimal pemutusan yang diperbolehkan untuk mengisolasi gangguan agar sistem tetap stabil. Pemasangan Sistem penyimpanan energi super kapasitor pada sistem adalah salah satu cara untuk meningkatkan nilai CCT pada sistem. Super capacitor energy storage (SCES) adalah salah satu penyimpan energi yang mampu mensuplai dan menyimpan tenaga listrik dalam jumlah besar dengan cepat. SCES dapat meningkatkan nilai CCT dengan cara meredam osilasi yang ditimbulkan oleh gangguan 3 fasa. Dengan nilai CCT yang lebih besar, maka waktu operasi dari sistem proteksi lebih panjang . Hasilnya, sistem akan tetap stabil setelah gangguan diisolasi dan hal ini dapat meningkatkan kestabilan transien dari sistem. Dengan penentuan nilai SCES yang optimal pada sistem maka akan didapatkan nilai CCT yang lebih besar dari waktu operasi sistem proteksi yang ada. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan optimasi nilai SCES untuk memperbaiki kestabilan transien sistem tenaga listrik. menggunakan metode Critical Trajectory berbasis Losing Synchronism